Zevius

Zevius
Tanggung jawab dan Succubus keras kepala



Selama itu...


•Succubus-Succubus?:"{Wajah ketakutan}"


•Via:"{ketakutan, Kaki lemas} (Apakah aku sudah salah melepaskannya?)"


•Zevius:"..."


•Via:"Ka-kau, Tidak, Maksudku Tu-tuan tolong pertimbangkan lagi.., Maafkan kami."


•Zevius:"Maaf, tapi hadiah yang akan kuberikan ini tidak bisa kalian kembalikan."


•Succubus-Succubus?:"{Bergetar ketakutan}"


•Via:"{Lemas lalu jatuh dalam posisi duduk} Ti-Tidak jangan.."


•Zevius:"Wagalax..."


Pintu besar pun muncul dari bawah tanah, Bersebelahan dengan portal Zevius.


•Succubus-Succubus?:"...?"


•Via:"A-Apa ini?"


•Zevius:"Karena tuan kalian sudah kubunuh, Jadi kurasa ini adalah tanggung jawabku untuk menggantikannya dengan sesuatu yang lebih pantas... Dari pada raja itu.."


•Via:"Jadi maksud tuan."


•Zevius:"Ya, Aku akan memberi masing masing dari kalian pasangan. Jadi sekarang kalian punya pasangan masing masing, Tidak perlu rebutan OK *Blink* {Mengedipkan sebelah matanya}"


•Succubus-Succubus?:"Be-Benarkah tuan!!, Anda bisa melakukannya?!, Bagaimana?!!,-"


•Zevius:"Memang di Kastil ini kalian Hanya memiliki 1 laki laki, Dengan Aku memasukkan populasi pria ke Kastil ini, mungkin kalian bisa menstabilkan populasi laki laki disini... tentunya dengan cara... ya.. itu... tanpa aku bilang pun kalian pasti paham."


•Succubus-Succubus:"..."


•Zevius:"Aku ingin tau Via."


•Via:"Y-Ya!, Apa Tuan?!"


•Zevius:"Ada berapa populasi succubus di Kastil ini?"


•Via:"Eum~, Kira kira ada.."


•Zevius:"Seribu?"


•Via:"T-Tuan Tau?!"


•Zevius:"Berarti jawaban ku tadi itu benar?"


•Via:"Ya~.(Hebat~)"


•Zevius:"O~(Padahal aku tidak pake skill lo!). Kalau begitu aku beri satu peringatan lagi.."


•Succubus-Succubus?:"Apa itu tuan?!"


•Zevius:"Saat Laki laki semua sudah aku panggil, Aku harap kalian jangan dulu terburu buru untuk berhubungan terlalu dekat dengan pasangan yang kalian pilih itu. Kalian harus melakukannya dengan perlahan dan sabar, perkenalan dulu... seperti nama kalian , Usia kalian, Hobby kalian, dan lainnya..,"


•Succubus?:"Kami tidak paham tuan..?"


•Zevius:"Singkatnya, Lakukan hubungan yang pelan pelan saja dulu"


•Succubus-Succubus?:"Akan kami usahakan tuan"


•Zevius:"Baiklah kalau begitu. Aku anggap kalian sudah paham.{Mengangkat lengannya ke depan Pintu}"


•Via:"(Sebenarnya siapa Tuan ini?)"


•Zevius:"(Aku harap tanggung jawabku ini terpenuhi dengan baik)... HUMAN MENS GATE !!!"



Pintu pun terbuka, Banyak laki laki yang muncul dari pintu tersebut. Semua laki laki yang keluar juga beragam, pria berkulit putih, Sawo, Sawo matang, termasuk juga hitam.


•Via:"Tu-Tuan kalau boleh aku tanya.."


•Zevius:"Silahkan.."


•Via:"Berapa jumlah laki laki yang ada disana?"


•Zevius:"Sekitar Seribu Seratus, Tapi karena aku berjanji akan memberi kalian masing masing satu Laki Laki. Jadi sekarang kalian silahkan pilih... dari seribu seratus laki laki ini, mana yang akan kalian jadikan sebagai pasangan hidup kalian.."


•Succubus-Succubus?:"KYAaaaa!!! Terimakasih Tuan!!!"


•Zevius:"Yang penting ingat apa perkataan ku tadi.., Jika kalian melanggar perkataan ku tadi, Maka semua laki laki ini akan menghancurkan dunia kalian."


•Succubus-Succubus:"Ya!, Akan selalu kami ingat perkataan Tuan!!"


Selagi para Succubus memilih, Zevius Melihat hanya dua orang Succubus yang tidak ikut memilih, itu membuat Zevius penasaran dan bertanya kepada mereka berdua.


Via:"{Melihat teman temannya memilih laki laki..} Kakak tidak ikut memilih?"


Gea:"Eum~ tidak, hehe."


Zevius:"Hey kalian..{Menepuk pundak Gea dan Via}"


Via:"Hi!{Kaget, pipi merah}"


Gea:"Hi!{Kaget, pipi merah}"


Via:"(Tangannya menyentuhku!, Tangannya Menyentuh Ku!!)


Gea:"(Perasaan Hangat ini sungguh luar biasa!!, Hatiku berdebar!, Apa yang dikatakan Via ternyata benar!)"


Zevius:"Kalian..? Apa kalian tidak ingin memilih?"


•Via:"Apakah kami harus memilih?"


Zevius:"Hm?, Ya iya."


•Gea:"Kenapa?"


•Zevius:"Kenapa?, Katanya kalian pengen punya pasangan, dan ditambah lagi ini memang tanggung jawabku juga."


•Gea:"Ka-Kalau begitu.."


•Via:"Kami.."


•Zevius:"Hm?"



•Zevius:"He?"


•Gea&Via:"{Menatap Zevius dengan Mata Yang Berkaca-kaca, Pipi merah.}Tuan~"


•Zevius:"HEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!!!"


Seluruh kastil dipenuhi suara "HE" Zevius


•Via:"Gimana Tuan!"


•Gea:"Maukan?!"


•Zevius:"Yang aku bilang kan pilih laki laki yang ada di pintu itu kan?!!"


•Gea:"Tapi Tetap tuan Laki Laki juga!"


•Via:"Makanya itu Kami memilih tuan!"


•Zevius:"(Aduh! Aku tidak bisa menerima mereka! Aku sudah terlalu banyak di kerumuni perempuan!, Aku juga sudah terlalu banyak diberi beban!!) A-Aduh maaf ya aku belum siap... Eu. Gimana succubus succubus? Kalian sudah selesai?"


•Succubus-Succubus:"Sudah tuan!, Terimakasih!"


•Zevius:"Baguslah. Wagalax Close Gate!"


Laki laki yang tidak terpilih kembali masuk kedalam pintu, Pintu secara perlahan menutup dan kembali kedalam tanah.


•Zevius:"Nah~ Sekarang karena tanggung jawabku sudah terpenuhi aku pergi dulu ya. Oh ya! untuk kalian berdua aku sisakan di sana {Sambil menunjuk ke kedua orang laki laki yang berdiri tegak}"


•Gea:"Tidak-Tidak! Kami ingin tuan!!"


*Bruk!*


•Gea:"Kami mohon mau ya tuan! {Sambil memeluk kaki Zevius}"


•Zevius:"!!!(Kakiku! Kaku! Dikubur Dadanya!!! AAAA!!!!) hah~ maaf ya..{melepaskan pelukan gea perlahan}"


•Via:"Kami mohon Tuan!! {Memeluk Zevius dari belakang}"


•Zevius:"!!! (Hah! Aku sudah meratakan dadanya!! AAAA!!!) {Balik badan, Melepaskan pelukan Via} Maaf ya~..Aku pergi dulu. Tata! Semoga kalian senang!!"


Setelah Zevius selesai memberi hadiah kepada para succubus, Zevius pun Kembali ke Mansionnya, pergi mandi dan beristirahat


•Zevius:"Hah... Tidak ada yang lebih menyegarkan selain mandi dirumah seorang.."


•Zevius:"Saat itu..."


(((•Gea:"Ka-Kalau begitu.."


•Via:"Kami.."


•Zevius:"Hm?"


•Gea&Via:"Menginginkan tuan!"


•Zevius:"He?"


•Gea&Via:"{Menatap Zevius dengan Mata Yang Berkaca-kaca, Pipi merah.}Tuan~")))


•Zevius:"Mata itu.. sepertinya.. mereka melakukan itu karena ada permintaan dari seseorang ya...?"


•Zevius:"Tapi Siapa?.."


•Zevius:"Yah~ Sudahlah lagi pula mereka sudah kuberi pasangan... (Leganya..)"


Zevius Menyelesaikan mandinya dan pergi kekamarnya...


•Zevius:"Baiklah.. Aku Harus tidur sekarang.., Besok adalah hari yang baru, dan juga misi baru.."


•Zevius:"{Berdo'a} Amin.., Zzz.."


Pagi Harinya...


•Zevius:"Zzz.."


•Zevius:"Roti~.. Bantal.. Emm~ Baunya Harum {Ngiler} Zzz. A.. Am!"


•???:"Kya!"


•Zevius:"Mmm.. Rotinya.. Keras~ Zzz, aku makan permen aja~. Emm.. {Menjilat}Zzz"


•???:"I~ Ah!"


•Zevius:"Emm~ Rasanya Hambar..ya..?, Hambar.. Hambar... Ham-Bar? Hambar?!! {Spontan Membuka mata}"


•Via:"Hah~ Hah~"


•Zevius:"HA!! (Ini ekornya!!, Pantas saja Hambar!) {Melepaskan ekor Via} Via! Ngapain kamu kesini?!! {Remas}"


*Boing*


•???:"Ah~"


•Zevius:"Ha?! (Jangan jangan, Roti keras itu...) {Melirik}"


•Gea:"Ah~ Ja.Jangan~."


•Zevius:"UWA!! {Melepaskan Tangannya dari Gea} Kamu! Kamu Juga! Ngapain Kesini?!!"



•Via:"Berisik Tuan~ nanti tetangga sebelah keganggu.., Sini, Aku peluk."


•Zevius:"Tidak! Kalian ini! kemarin sudah aku kasih pasangan kan?! kalian kemana kan mereka?"


•Gea:"Kami kasih ke temen kami.."


•Zevius:"GHA! (Gila mereka ya?)


•Via:"Sudah sini tuan~. Tidur sama kami..{Menarik paksa Zevius tidur}"


•Zevius:"{Mencoba berontak} Lepas! Lepas!!"


•Gea&Via:"{Memeluk Zevius lagi, Kali ini dengan pelukan yang lebih kuat lagi...}


•Zevius:"{Pipi sedikit memerah} (Gawat!, Kondisi Gawat ini-Kondisi Gawat ini-Kondisi Gawat ini!!!)


•Gea:"Nah gitu~ Jangan berontak ya tuan.."


•Via:"Iya~, Kami gak bakal ngapa ngapain tuan kok.."


•Zevius:"Tapi aku nantinya yang Kenapa napa!! (Sebelah kanan dipeluk Roti.. Sebelah kiri dipeluk Permen... apa apaan kan coba?!, Tahan Nafsumu Zev. T-A-H-A-N. TAHAN!!. Tunggu.. Sampai kapan harus aku tahan coba?!! tidak!!. O. A~. (Aku punya ide..)"


•Gea:"Lilith lettore a cuore"


•Zevius:"Apa?"


•Gea:"Tuan~ apa kamu mau menakut nakuti kami dengan serangga?"


•Zevius:"Eng-Enggak!~ Siapa bilang! (Dia bisa baca hatiku lo!)"


•Gea:"Tentu aku bisa.."


•Zevius:"Hah! (Dijawab!)"


•Gea:"Ya iyalah.. pasti aku jawab.. Tuan kan Tuanku.."


•Zevius:"...(Ji~192737197718829100)"


•Gea:"Haha, Tuan ini lucu ya"


•Zevius:"Hah~ baiklah sepertinya aku harus-"


*Tok* *Tok* *Tok*


•Lavatia:"Zev~ boleh aku masuk. ada yang ingin aku bicarakan.."


•Zevius:"(Gawat INI!!) Tu-Tunggu Lav-"


•Via:"{Menutup mulut Zevius} Su~dah.. biar~kan sa~ja~. Se~ka~rang ki~ta~ Tidur tuan~ hihihi"


•Lavatia:"(Hah?! Suara perempuan?! Tapi Sheila dan Yui ada di bawah tadi!, Apa jangan jangan.. AH! mungkin perasaan ku saja..) Zev.."


•Zevius:"Mtumbumbntm!"


•Gea:"Sekali lagi kamu bicara Aku cium LO!"


•Zevius:"HM!!, H.."


•Gea:"Hahaha!, nah begitu.."


•Lavatia:"(Hah?!! Ini sudah dua kali aku mendengar suaranya. Berarti ini bukan khayalan ku!!) Zev aku masuk ya.."


Tanpa berfikir lagi Lavatia langsung masuk dan menemukan sesuatu yang mengejutkan.


•Lavatia:"Ze-Zevius?.."


•Zevius:"Tia.."


•Lavatia:"Tidak ku sangka ternyata kamu Hobby memasukkan Gadis kekamar mu ya?!"


•Zevius:"Tidak! ini tid-"


•Via:"{Menutup mulut Zevius lagi} Iya.. dia ini laki laki yang nakal ya..,"


•Lavatia:"He."


•Yui:"Hei Sheila. Lihat! Sepertinya Tia sedang bicara sama seseorang deh!, tapi kayaknya bukan Zevius!"


•Yui:"Ya. Ayo kita lihat"


Sheila:"Ayo!"


•Via:"Dia juga kemarin pergi bersama kami ke tempat indah lo!"


•Zevius:"He?"


•Lavatia:"He.."


•Via:"Oh ya! kami juga sempet ciuman lo!"


•Lavatia, Sheila, Yui:"HEEEE..."


•Zevius:"Tut-Tunggu dulu! kami tidak melakukannya"


•Gea:"Ah~ kamu ini. Bilang aja~ jujur sama Mereka.. ya.., Bukan sekedar Itu aja.. kamu juga sempet tidur bareng sama kami kan ditempat itu.. indah~ sekali.."


•Sheila:"O~ Pantesan Kemarin malam aku lihat kamu dikamar gak ada. Rupanya~ lagi senang senang Ya...{Tatapan Murderer}"


•Zevius:"Tidak-Tidak! kemarin malam aku itu Jalan jalan di koridor terus masuk kekastil mereka ini!! {Sambil menunjuk ke arah Via dan Gea}"


•Via:"kebohongan kamu itu kelewatan lo Tuan.., sekarang aja Kamu yang minta supaya kami melayani Tuan dikamar ini..."


•Sheila, Yui, Lavatia:"{Wajah penuh dengan aura Hitam}"


•Zevius:"Tidak tidak! Semua itu bohong! Bohong! Kalian jangan percaya!"


•Sheila:"{Mengepalkan tangan} *Krek!* Zev... Kawan ku... Biar aku pukul ya. Gak sakit kok, Cuman perih aja. karena yang akan ku pukul itu. Pohon pisang mu..."


•Zevius:"Janganlah please lah ya... {Ketakutan}"


•Yui:"Boleh aku keluarkan sihir ledakan ku.. Tenang aja... Gak bakal sakit kok.. Cuma mati aja.."


•Zevius:"Jangan dong... nanti aku kasih eskrim ya.."


•Lavatia:"{Menundukkan kepala} H..."


•Zevius:"(Hah.. sepertinya Lavatia tidak terlalu memikirkannya ya.., Baguslah...) Kamu memang sahaba-"


•Lavatia:"{Spontan mengangkat kepalanya} KU KUBUR KAU HIDUP HIDUP ZEVIUS!!


•Zevius:"Hi!{Kaget} (Ternyata perkiraan ku salah..) Ayolah! aku kan sudah bilang mereka itu bicara bohong!."


•Sheila:"Buktikan.."


•Yui:"Aku ingin lihat seperti apa kejadian yang sebenarnya..."


•Lavatia:"Aku minta buktinya"


•Zevius:"Iya-Iya! aku buktikan, Akan aku tunjukan seperti apa kejadian sebenarnya.."


•Via:"Zzz"


•Gea:"Zzz"


•Zevius:"Wagalax.. Risetto"


Kejadian Kembali diputar.. Sheila, Yui, Dan Lavatia melihat bayangan Via dan Gea yang menyelinap masuk kedalam kamar Zevius. Setelah kejadian terakhir, Bayangan kejadian pun mulai memudar dan perlahan menghilang


•Zevius:"Lihat!, Bukan Aku! yang memasukkan mereka!, Tapi mereka sendiri yang masuk kekamarku..."


•Sheila,Yui,Lavatia:"O~"


•Yui:"Jadi kenapa kalian berdua berbohong?!"


•Via:"Karena Dia adalah milik kami!"


•Sheila,Yui,Lavatia:"HAH!! {Wajah kesal membara!}


•Zevius:"Tunggu-Tunggu sabar! Jangan keluar kan sihir kalian teman teman! aku bisa Mati nanti!"


•Sheila:"Ide Bagus Zev"


•Zevius:"HAH?!! (Sepertinya aku salah bicara)"


•Lavatia:"Ayo kita musnahkan"


•Zevius:"He?!"


•Yui:"Ayo!"


•Zevius:"TuttutTunggu Jangan Lakukan!!"


•Sheila:"ROSE! Tangkai Duri Beruntun!!"


•Yui:"MAJIKKU! Renzoku Bakuhatsu"


•Lavatia:"ZAPKIEL! Golem Lava!"


•Zevius:"!!(Perempuan Ini!) Wagalax dire alwaqt"


Dengan Tiga serangan sekaligus, Zevius mencoba menahan serangan itu dengan kemampuan yang dimilikinya.


•Zevius:"Sudah Cukup!, Aku tidak ingin ada keributan lagi di kamarku!, Aku ingin kalian semua Keluar dari kamar ku sekarang!!"


•Sheila,Yui,Lavatia:"Maaf...{pergi keluar kamar}"


•Via:"Aku sih Gak mau"


•Zevius:"{Melirik}"


•Gea:"Ya, kami ingin tidur dikamar ini-"


•Zevius:"O.. baiklah.. Aku akan pindah kamar..{Pergi keluar kamar}"


*Brak*


•Zevius:"Wagalax Lock"


•Gea:"Tuan! Jangan kunci kami disini!"


•Via:"Tuan! Maafkan perilaku kami tuan! Tolong buka pintunya!"


•Zevius:"..."


Zevius Pergi menemui ketiga temannya lagi...


•Lavatia:"Zev.. Maaf ya.. aku berlebihan tadi"


•Sheila:"Iya.. Aku juga"


•Yui:"{Menunduk}"


•Zevius:"Ya~ tidak apa apa.. sebaiknya kalian harus bisa lebih mengendalikan emosi kalian Lagi ya.., Maaf juga aku sudah membentak kalian tadi"


•Sheila, Yui, Lavatia:"Hm..{Mengangguk}"


•Zevius:"Ya Sudah, Ayo kita pergi ke guild!"


•Sheila, Yui, Lavatia:"YA! {Mengangkat tangan ke atas"


•Zevius:"(Aku tidak mungkin membiarkan mereka berdua ditinggalkan seperti ini.. Untuk berjaga jaga saja..) {Memelankan suara} Wagalax..Dubbel mens.."


•Sheila:"Apa?"


•Zevius:"Hm?"


•Sheila:"Kamu tadi mengatakan sesuatu?"


•Zevius:"Oh tidak, aku hanya bilang "pagi yang indah saja" hehe.."


•Sheila:"Oh~"


diperjalanan menuju Guild, Keadaan cuaca mulai gelap ditutupi awan hitam, Bulan terangkat kembali, angin kencang tapi panas, Seluruh tanaman layu termasuk pohon sekalipun, Buah buah yang ada di sekitar seketika membusuk, Hewan hewan berlarian tidak tentu arah, Dan petir mulai menyambar dengan keras.


•Zevius:"{Melihat keatas} (cuaca apa ini? Aneh sekali..?!)"


•Sheila:"Zev.. ada apa ini?"


•Zevius:"Mana ku tau?"


•Lavatia:"Anginnya panasya.. Sejuk.."


•Zevius:"Itu karena kamu lava, Tia.."


•Yui:"Aku bisa merasakan energi gelap yang sangat kuat! sepertinya energi ini dekat jaraknya dengan Guild.."


•Zevius:"Ayo kita periksa! {Berlari menuju guild}"


Dengan melihat dan merasakan tanda tanda aneh itu, Membuat Keempat anggota tim mempercepat gerak mereka menuju istana guild.


Sesampainya disana


*BRAK!*


•Zevius:"Nona guild!! apakah ada sesuatu yang sudah terjadi?!!"


•Guild:"eum..Sepertinya.."


•Zevius:"Apa?"


•Guild:"Salah seorang pahlawan kegelapan akan muncul ke tempat ini.."


•Yui:"APA?!!"


•Zevius:"Siapa? Tingkat apa?! Level berapa?!!"


•Guild:"Dia sering dipanggil dengan nama Death Panther, Dia dalam tingkat Boss level seratus.."


•Zevius:"Ngapain dia kesini?!"


•Yui:"Memusnahkan Semua tempat yang dia kunjungi.."


•Zevius:"APA?!, Apakah ada cara supaya dia tidak menghancurkan tempat ini?!"


•Yui:"Hanya ada satu cara"


•Zevius:"APA?! {Mendekatkan wajah dan Menatap Yui}"


•Yui:"Itu, A-Anu,Eumm itu apa-"


•Guild:"menantangnya bertarung"


•Zevius:"HAH?! {Mendekatkan wajah dan menatap Guild} Lalu aku harus bagaimana?"


•Guild:"A-Anu,Eumm Itu,Emm apa-"


•Sheila:"Itu berarti kita harus menang! Agar Death panther itu tidak menghancurkan tempat ini, Termasuk Mansion kita!"


•Zevius:"O~ Begitu~"


•Lavatia:"Tapi.. aku pernah dengar.. kalau si Death Panther ini tidak pernah dikalahkan"


•Zevius:"Kalau begitu dia adalah musuh level tinggi ya?"


•Guild:"Begitulah.."


•Zevius:"Berapa upah yang akan aku dapat jika aku berhasil membunuhnya dan membawa kepalanya kesini?"


•Guild:"Mungkin.. Sekitar 130juta Moko"


•Lavatia:"Seratus"


•Yui:"Tiga"


•Sheila:"Puluh"


•Zevius:"JUTA!!!(Itu jumlah yang besar! Aku bisa Kayak Lo!! bisa bisa aku kayak mendadak lo!.) Baiklah kita akan coba melawannya!"


•Sheila:"Emang yakin~, kamu bisa menang?"


•Yui:"Nanti kita bisa bisa mati Loh!"


•Zevius:"Kita Coba aja dulu.."


•Lavatia:"Aku mah ikut aja~"


•Sheila:"Ok Deh.. terserah.."


•Yui:"LOL"


•Zevius:"Baiklah.. AYO!"


...


•???:"H..(Mati.. penyesalan.. Kebencian.. Kesakitan..) Akan aku buat mereka semua merasakan hal yang aku rasakan..."


AAAAA!!! TOLONG!!


•???:"Phantom..EvilEye!, Phantom..Shadow Wolf!!"


Pahlawan ini adalah seorang pahlawan kegelapan tingkat Boss level seratus, Dia adalah salah satu Boss yang paling ditakuti di setiap kawasan, Dia telah membantai Banyak kawasan, termasuk kawasan Kastil para succubus. Dia lahir di Negeri Kegelapan, Dia hidup dan disiksa semasa kecilnya, dia tidak pernah memiliki dukungan dari siapapun, dia selalu dihianati, baik oleh teman maupun oleh orang tuanya sendiri. Dia memiliki tampang wajah yang tampan namun memiliki Hati yang dingin, Dia sering dibilang sebagai makhluk tak berperasaan.. karena orang yang pernah baik terhadapnya juga suatu saat pasti akan dibunuhnya.


•???:"...(Aku benci dunia ini!)"


•Zevius:"Hey kau!"


•???:"Hmm..?"


•Zevius:"Hentikan kekacauan ini sekarang juga!!"


•???:"Siapa kau?"


•Zevius:"Namaku Zevius, Dan mereka ini adalah teman teman ku.."


•Sheila:"{Keringat dingin}"


•Yui:"{Kaki, tangan bergetar}"


•Lavatia:"{Menahan takut, Tangan dingin}"


•???:"Teman..Kah?... Hah. Kalian kesini mau cari mati dengan ku atau apa?"


•Zevius:"Kami kesini untuk mengalahkan mu!"


•???:"Hmm?"


•Zevius:"Tidak akan ku biarkan kau menghancurkan tempat ini! APALAGI SAMPAI MENGHANCURKAN MANSIONNYA!!"


•???:"hah~ Cecunguk"


•Zevius:"Apa?"


•???:"Kalau begitu Kalahkan aku!, Jika kalian berhasil, maka akan aku hentikan semua ini. Tapi jika kalian gagal, akan aku musnahkan kalian!!"


•Sheila,Yui,Lavatia:"Tu-"


•Zevius:"Baiklah Aku Terima!"


•???:".. Kalau begitu perkenalkan... Aku lah Death Panther! namaku ALeandratus, Kalian bisa panggil aku dengan nama Ale atau dratus.. terserah..."


•Zevius:"Ok Ale! kita lihat kemampuan mu!"


•Aleandratus:"H.! aku akan mengubah Semangat itu dengan kesengsaraan."


•Zevius:"Coba saja kalau bisa."


•Aleandratus:"Baiklah, Jadi~ siapa yang akan maju lebih dulu...? Aku Menunggu.."




Bersambung...