
suatu saat aku pasti bisa berteman dengan mu" Ucap Zui Chan telah membulatkan tekatnya, ia perlahan merebahkan tubuhnya di rerumputan, menatap langit malam dan menghitung bintang di angkasa lepas
"Keluar lah," Ucap Zui Chan, ia tau ada yang sedang mengawasinya sedari tadi, dan yah ia juga pasti mengenali sosok itu
"Maafkan aku" Ucap Feng zui perlahan keluar dari semak semak, berjalan pelan mendekati Zui Chan yang masih berbaring di rerumputan
"Duduk lah," Ucap Zui Chan yang hanya di balas anggukan patu oleh Feng zun Wow tuan berbicara lebih dari 4 kata hari ini," Ucap Feng zun tak percaya, ini seperti sebuah mimpi baginya, Feng zun sudah cukup lama mengikuti seorang Zui Chan, dan ini lah kali pertama ia mendengar Zui Chan bicara panjang, biasanya ia sangat pelit suara,
Zui chan mengabaikan ucapan konyol dari pelayan itu, ia segera beranjak mendekati kuda, Keduanya sudah meningglkan perayaan dan berjalan menuju istana.
" Apa yang sedang akau lakukan?" Ucap penasehat Lu duduk di depan Zui Chan yang terlihat sibuk dengan kuas dan tintanya
" membuat undangan khusus," Ucap Zui Chan yang masih sibuk dengan pekerjaannya
" Siapa yang akan kau undang" Ucap pelan sehat Lu penasaran, keceriaan telah menghilang dari putrnya tiga tahun lalu, apakah ia menemukan hal menarik hari ini?, ia terlihat lebih hidup dari sebelumnya
"Seorang pria asing, Feng zun, segera antarkan surat ini padanya" Zui chan
"Aku akan kembali" Ucap Zui Chan bangkit dari duduknya dan kembali menunggangi kudanya menuju perayaan, setelah berkeliling di perayaan lentera Zui Chan hanya menatap pria bertopeng itu dari kejauhan
"Tidak apa apa, kau awasi dia dan jangan sampai lengah, cepat atau lambat kita akan mengetahui tujuannya ke negri ini" Ucap Zui Chan memandang pria yang baru ia kenal ini,
"Wow tuan berbicara lebih dari 4 kata hari ini," Ucap Feng zun tak percaya, ini seperti sebuah mimpi baginya, Feng zun sudah cukup lama mengikuti seorang Zui Chan, dan ini lah kali pertama ia mendengar Zui Chan bicara panjang, biasanya ia sangat pelit suara,
Zui chan mengabaikan ucapan konyol dari pelayan itu, ia segera beranjak mendekati kuda, Keduanya sudah meningglkan perayaan dan berjalan menuju istana.
" Apa yang sedang akau lakukan?" Ucap penasehat Lu duduk di depan Zui Chan yang terlihat sibuk dengan kuas dan tintanya
" membuat undangan khusus," Ucap Zui Chan yang masih sibuk dengan pekerjaannya
" Siapa yang akan kau undang" Ucap pelan sehat Lu penasaran, keceriaan telah menghilang dari putrnya tiga tahun lalu, apakah ia menemukan hal menarik hari ini?, ia terlihat lebih hidup dari sebelumnya
"Seorang pria asing, Feng zun, segera antarkan surat ini padanya" Zui chan mengulurkan undangan yang dibuatnya pada feng zun
"Mematuhi tuan" Ucap Feng zun pelan
"ayah fikir selain raja dan jendral kau tidak memiliki teman lain, hari² mu kau habiskan di dalam pengadilan dengan ditemani kasus kasus mu, bahkan ayah tak pernah melihat senyum mu lagi semenjak tiga tahun terakhir" Ucap penasehat Lu menatap putranya, walaupun ia tidak mengexpresikannya penasehat lu tau saat ini putranya begitu senang, itu terlihat jelas dari matanya,