Your My Love

Your My Love
k



Beberapa bulan sudah berlalu, zui masih tetap dalam pendiriannya yaitu ingin berteman dengan pria yang berada di balik topengan itu, ia tak perduli dan tak ambil pusing mengenai rumor itu, selama ini pendekar jian zai tak pernah benar benar menolaknya, ia akan terus mengejar hingga mendapatkan apa yang ia inginkan


dari kejauhan Lian nampak sedang termenung menatap air yang mengalir deras lian duduk di bebatuan sambil menatap serulingnya.


"Ini hadiah terakhir dari mu, sebelum kau masuk di sekolah kerajaan"ucap lian zi tersenyum menatap seruling nya" Untung saja benda ini tidak hilang saat aku jatuh dari jurang itu"ucap lian zi


"Aku menemukan mu" Ucap zui chan, yang baru keluar dari semak semak dan berjalan mendekati Lian di tepi sungai "apa yang kau lakukan di sungai ini menghitung ikan atau mengawasi air yang mengalir ini,"


"Apakah tuan tidak memiliki pekerjaan lain selain mengawasi ku " Ucap Lian menyimpan seruling di balik Jubahnya


"Aku hanya tertarik oleh sebuah melodi yang sangat merdu jadi aku mengkuti nya,, jika kau tidak prcaya kau bisa ikut dengan ku mencari asal suara itu"Ucap zui Chan perlahan duduk di samping Lian.


"Aku tidak mendengarnya" Ucap Lian perlahan menuju daratan dan menaiki kudanya zui chan mengikuti nya dari belakang.


"Hey" Ucap zui chan yang tiba tiba menyerang lian yang  masih menunggi kuda lian menghindari serangan zui chan dan menghentikan kudanya.


"Kau tau aku adalah pemain pedang terbaik di negri ini, aku berfikir untuk mencoba mu, apakah kemampuan mu sesuai dengan nama besarmu" Ucap zui yang kini beranjak turun dari kudanya dan pertarungan pun terjadi


"kau lumayan juga, ini kali pertama aku menemui perung yang sangat tangguh, aku merasa beruntung memiliki teman seperti mu" Ucap zui chan dan kembali menyerang Lian tampa sengaja pedang zui chan mengenai  jubah Lian hingga sebuah seruling jatuh dari balik jubah itu.


lian zi segera melompat kearah kuda dan meninggalkan zui chan yang terdiam kaku menatap Lian yang kini semakin menjauh


"aku sudah tau itu kau,kau selalu saja menghindari ku tapi tenaga saja aku akan selalu mengejarmu,"ucap zui chan menunggangi kudanya dan segera kembali ke istana,.


Senja baru saja berlalu lian termenung di penginapan nya tatapan nya begitu datar menatap langit malam yang terlihat gelap bulan terlihat bersembunyi di balik awan bintang pun tak terlihat memancarkan cahayanya sepertinya langit sedang kesepian malam ini seperti Lian yang kesepian sejak penghianatan sahabat nya (jendral cai yi ) .


di sisi lain zui chan nampak termenung memandangi seruling yang baru di temukan nya ini, seruling ini tidak dapat berfungsi seperti ada kekuatan spiritual yang menyegel nya " Bahakan kau menghindari ku,"ucap zui chan angin malam yang lembut sedari tadi menerpa wajah zui chan


"Ada apa dengan mu tuan,"ucap feng zun


" aku akan segera menemukan apa yang ku cari "ucap zui chan meletakan seruling di atas meja yang berada di depan nya


" Benar kah, kau berhasil menjadikan pendekar jian zai Teman mu? " Ucap feng zun duduk tak jauh dari zui chan


"Dia menyembunyikan diri dari semua orang, bahkan dari ku, tapi aku tidak perduli soal itu, aku ingin berteman dengan nya dan aku akan terus mendekatinya dan harus mendapatkan nya"


" Ku fikir tidak ada yang istimewa dari pendekar itu kenapa tuan begitu tertarik padanya,dan satu lagi tuan berbicara banyak hari ini"Ucap zui chan,


"Aku tak perlu menjawab, teh" Ucap zui chan, feng zun punenungkah teh untuk tuan nya


"Hm jika aku boleh menyarankan lebih baik tuan tidur, malam