
Dari mana tuan mendapatkan seruling jelek itu, dan Ada apa dengan seruling itu, tuan memperhatikan nya sedari tadi, "
"Menurut mu "
"Aku tidak mungkin bisa mengikuti jalan fikiran tuan, aku hanyalah pelayan mu,ya walaupun aku memang lebih tampan dari tuan tapi semua orang mengetahui kalo tuan lu zui chan adalah seorang hakim yang begitu cerdas " Ucap feng zun
"Beberapa bulan ini tuan terlihat aneh apakah ada sesuatu yang membentur kepala tuan " Ucap feng zun yang
" Ku fikir pohon ini belum pernah di hitung berapa banyak daun nya apakah kau ingin" Ucap zui chan mendekati pohon yang berada tak jauh dari tempat nya duduk
"Tidak tuan, tidak, kau selalu menghukum ku di luar batas kemanusiaan,"
"Keluar" Ucap zui chan mengangkat kepalanya memandang feng zun
"Tuan kau ini sungguh terlalu bagai mana bisa aku meninggalkan mu, kita sudah bersama sejak kau menyelamatkan ku, aku sudah berjanji untuk menjadi Abdi sejati mu, jadi jangan mengusir ku" Ucap feng zun menyilang tangan nya di dada
"Prajurit" Ucap zui chan seorang prajurit mendekati zui chan
"Hmm aku kan keluar tuan" Ucap feng zun keluar dari ruangan zui chan"aku hanya bertanya".
.
.
Mentari pagi kembali menyapa memberi harapan baru bagi setiap manusia, mungkin ada yang hilang di hari lalu tapi yakin lah hari ini akan lebih baik dari hari lalu,
di ketinggian lian nampak sedang termenung menatap negri Huan. zui chan berjalan mendekati Lian yang tampak termenung
"Apa yang kau fikir kan, ini seruling mu tidak sengaja jatuh saat kita bertarung,aku tak berniat untuk melukai mu,aku hanya ingin mencoba kempuan ku, ternyata kau tidak begitu buruk, bakan kau memiliki kesempatan banyak untuk membalas serangan ku tapi kau tidak menggunakan nya aku sangat yakin kau sudah mulai menyukai ku" Ucap zui chan beranjak duduk
"Entah apa yang membuat Dari mana tuan mendapatkan seruling jelek itu, dan Ada apa dengan seruling itu, tuan memperhatikan nya sedari tadi, "
"Menurut mu "
"Aku tidak mungkin bisa mengikuti jalan fikiran tuan, aku hanyalah pelayan mu,ya walaupun aku memang lebih tampan dari tuan tapi semua orang mengetahui kalo tuan lu zui chan adalah seorang hakim yang begitu cerdas " Ucap feng zun
"Beberapa bulan ini tuan terlihat aneh apakah ada sesuatu yang membentur kepala tuan " Ucap feng zun yang
" Ku fikir pohon ini belum pernah di hitung berapa banyak daun nya apakah kau ingin" Ucap zui chan mendekati pohon yang berada tak jauh dari tempat nya duduk
"Tidak tuan, tidak, kau selalu menghukum ku di luar batas kemanusiaan,"
"Keluar" Ucap zui chan mengangkat kepalanya memandang feng zun
"Tuan kau ini sungguh terlalu bagai mana bisa aku meninggalkan mu, kita sudah bersama sejak kau menyelamatkan ku, aku sudah berjanji untuk menjadi Abdi sejati mu, jadi jangan mengusir ku" Ucap feng zun menyilang tangan nya di dada
"Prajurit" Ucap zui chan seorang prajurit mendekati zui chan
"Hmm aku kan keluar tuan" Ucap feng zun keluar dari ruangan zui chan"aku hanya bertanya".
.
.
Mentari pagi kembali menyapa memberi harapan baru bagi setiap manusia, mungkin ada yang hilang di hari lalu tapi yakin lah hari ini akan lebih baik dari hari lalu,
di ketinggian lian nampak sedang termenung menatap negri Huan. zui chan berjalan mendekati Lian yang tampak termenung
"Apa yang kau fikir kan, ini seruling mu tidak sengaja jatuh saat kita bertarung,aku tak berniat untuk melukai mu,aku hanya ingin mencoba kempuan ku, ternyata kau tidak begitu buruk, bakan kau memiliki kesempatan banyak untuk membalas serangan ku tapi kau tidak menggunakan nya aku sangat yakin kau sudah mulai menyukai ku" Ucap zui chan beranjak duduk
"Entah apa yang membuat