Your My Love

Your My Love
13



"Terimakasih atas pertolongan mu" Ucap si pria dengan nafas yang sedikit tersegal


"Jangan di lebih lebih kan, istirahat lah sebentar setelah itu kau boleh pergi" Ucap Lian zi berjalan pelan kembali ke pohon tempat kesukaannya


"Terimakasih, aku akan segera pergi" Ucap si pria, ia berjalan pelan menjauhi Lian zi yang menyadarkan tubuhnya ke pohon


"Eee---kau belum menyebutkan nama mu" Ucap Lian zi sedikit berteriak karena si pria sudah cukup jauh


"Cai yi" Ucapnya dan menghilang di balik hutan yang lebat, Lian hanya tersenyum ia kembali mentap langit yang luas, Hari sudah mulai gelap Lian zi berjalan pelan menuju istana.


"Ampun raja aku sudah berusaha melarangnya tapi dia tidak dapat di hentikan" Ucap seorang pelayan wanita saat Lian zi berada di depan pintu kamarnya


"Tidak apa apa, lanjutkan pekerjaan mu" Ucap Lian zi perlahan membuka pintu kamarnya.


"Kau kembali" Ucap Lian zi pada seseorang yang sedang membelakanginya


"Apakah kau tak merindukan ku" Ucapnya tampa berbalik, ia masih terlihat sibuk dengan buku yang berada di tangannya, lian perlahan duduk di mejanya menuangkan teh dan meminumnya


"Duduk lah," Ucap Lian si pria  perlahan meletakan buku di rak dan berjalan mendekati Lian zi


"Bahkan kau tak menjawab pertanyaan ku" Ucapnya masih berdiri tak jauh dari Lian zi


"Ada beberapa pertanyaan yang tak perlu di jawab, hm ceritakan apa yang kau lakukan di sekolah kerajaan tempo hari" Ucap Lian Zi kembali menyesap tehnya.


"Duduk lah, sebelum aku menghukum mu, sudah lama aku tidak menghukum mu" Ucap Lian zi memandangi wajah cemberut Zui Chan yang sangat lucu baginya.


"Kau selalu saja begitu," Ucap Zui Chan keduanya sama sama terkekeh, ah sudah hampir satu tahun berlalu,


"Oh iya aku ada hadiah kecil untuk mu" Ucap Zui Chan perlahan duduk di hadapan Lian zi dan mengulur sebuah seruling kearah Lian zi


"seruling yang indah, apa kau sudah memberikan nama untuknya? "Ucap Lian zi menatap seruling yang berada di tangan nya


"Tidak" Ucap zui chan


"Kenapa tidak"


"Raja, sekolah kerajaan tidak akan memberi ku waktu luang untuk memikirkan nama untuknya , jika kau mau kau bisa memberi nama " Ucap Zui Chan menyesap teh yang baru saja di tuang


"Terlalu lama di sekolah kerajaan membuat mu gila" Ucap Lian


"Itu benar, kau tau sekolah kerajaan sangat lah membosankan, begitu banyak aturan yang mengikat kami, ada banyak hal yang hal yang tidak boleh di lakukan huh sungguh membosankan,''ucap Zui Chan panjang kali lebar


"Dan kau memcoba untuk melanggar aturan itu?, "


"Tentu saja tidak, aku tidak mungkin berani melanggar sebuah aturan kerajaan, kelak aku akan menjadi penegak hukum yang paling bertanggung jawab dan di disiplin, aku hanya merasa jenuh, ku fikir tidak akan ada masalah jika aku bermain sejenak, hanya untuk menghibur diri ku saja , siapa sangka  tuan jin Liang begitu menakutkan, bahkan dia menghukum dengan 3 jam berlutut di depan kelas ,sebenarnya itu bukan masalah bagi ku, bukankah kau pun  selalu menghukum ku, bahkan lebih gila darinya, sudah lah, oh iya aku baru saja menemukan teman baru di sana, Dia cukup menarik walupun sedikit kolot dan sangat pendiam kadang juga menyebalkan, dia berasal dari provinsi Xi Zian konon katanya ia adalh anak orang terkaya di sana, kau tau setelah sekian lama aku mendekatinya, akhirnya dia mau berteman dengan ku sungguh pencapaian yang sangat memuaskan bukan?, sudahlah ku akan menemui ayah, kita bicarakan hal lainnya di hari esok, hmm jika kau mau kita bisa bermain di balik gunung besok" Ucap Zui Chan meninggalkan ruangan pribadi Lian.