
Wow tuan berbicara lebih dari 4 kata hari ini," Ucap Feng zun tak percaya, ini seperti sebuah mimpi baginya, Feng zun sudah cukup lama mengikuti seorang Zui Chan, dan ini lah kali pertama ia mendengar Zui Chan bicara panjang, biasanya ia sangat pelit suara,
Zui chan mengabaikan ucapan konyol dari pelayan itu, ia segera beranjak mendekati kuda, Keduanya sudah meningglkan perayaan dan berjalan menuju istana.
" Apa yang sedang akau lakukan?" Ucap penasehat Lu duduk di depan Zui Chan yang terlihat sibuk dengan kuas dan tintanya
" membuat undangan khusus," Ucap Zui Chan yang masih sibuk dengan pekerjaannya
"Seorang pria asing, Feng zun, segera antarkan surat ini padanya" Zui chanAku akan kembali" Ucap Zui Chan bangkit dari duduknya dan kembali menunggangi kudanya menuju perayaan, setelah berkeliling di perayaan lentera Zui Chan hanya menatap pria bertopeng itu dari kejauhan
" Ada apa tuan?" Ucap Feng zun yang merasa tuanya aneh, tak biasanya Zui Chan memperhatikan orang asing
"Tidak apa apa, kau awasi dia dan jangan sampai lengah, cepat atau lambat kita akan mengetahui tujuannya ke negri ini" Ucap Zui Chan memandang pria yang baru ia kenal ini,
"Wow tuan berbicara lebih dari 4 kata hari ini," Ucap Feng zun tak percaya, ini seperti sebuah mimpi baginya, Feng zun sudah cukup lama mengikuti seorang Zui Chan, dan ini lah kali pertama ia mendengar Zui Chan bicara panjang, biasanya ia sangat pelit suara,
Zui chan mengabaikan ucapan konyol dari pelayan itu, ia segera beranjak mendekati kuda, Keduanya sudah meningglkan perayaan dan berjalan menuju istana.
" Apa yang sedang akau lakukan?" Ucap penasehat Lu duduk di depan Zui Chan yang terlihat sibuk dengan kuas dan tintanya
" membuat undangan khusus," Ucap Zui Chan yang masih sibuk dengan pekerjaannya
"Seorang pria asing, Feng zun, segera antarkan surat ini padanya" Zui chan mengulurkan undangan yang dibuatnya pada feng zun
"Mematuhi tuan" Ucap Feng zun pelan
"ayah fikir selain raja dan jendral kau tidak memiliki teman lain, hari² mu kau habiskan di dalam pengadilan dengan ditemani kasus kasus mu, bahkan ayah tak pernah melihat senyum mu lagi semenjak tiga tahun terakhir" Ucap penasehat Lu menatap putranya, walaupun ia tidak mengexpresikannya penasehat lu tau saat ini putranya begitu senang, itu terlihat jelas dari matanya,
Apa yang sedang akau lakukan?" Ucap penasehat Lu duduk di depan Zui Chan yang terlihat sibuk dengan kuas dan tintanya
" membuat undangan khusus," Ucap Zui Chan yang masih sibuk dengan pekerjaannya
" Siapa yang akan kau undang" Ucap pelan sehat Lu penasaran, keceriaan telah menghilang dari putrinya tiga tahun lalu, apakah ia menemukan hal menarik hari ini?, ia terlihat lebih hidup dari sebelumnya
"Seorang pria asing, Feng zun, segera antarkan surat ini padanya" Zui chan mengulurkan undangan yang dibuatnya