
Sekarang mereka semua sudah berkumpul diMushola dan segera melaksanakan Sholat Tahajud bersama, setelah Sholat Tahajud lalu mereka lanjut mengaji bersama sesuai dengan saran dari Abinya. Dilanjut lagi dengan Sholat subuh setelah itu sarapan lalu mereka bersiap - siap untuk mengantarkan Zahra ke Bandara.
"Aisyah sudah tidak ada barang yang tertinggal kan?" tanya Abi.
"Iya bi tidak ada, semuanya sudah ku masukan kebagasi mobil tadi" jawab Zahra.
"Zahra kamu benar tidak ingin sarapan dulu?" tanya Umi.
"Tidak usah Umi, nanti aku akan mampir sebentar ke lounge untuk makan mi" jawab Zahra sambil tersenyum.
Zahra tadi tidak ikut sarapan, karena dia harus mengecek dan menaruh barang - barangnya kebagasi mobil.
"ABI, UMI, KAK ZAHRA AYO CEPAT KITA JALAN" teriak Husain dari dalam mobil.
"IYA" teriak Umi kepada Husain yang berada didalam mobil, karena Abi, Umi dan Zahra berada didepan pintu sedangkan Hasan Husain didalam mobil yang terparkir diluar gerbang rumah mereka, sebab itu lah mereka berteriak.
"Aisshh tidak sabaran sekali anak kecil yang satu itu" gumam Zahra sedikit kesal.
"Ayo kekita kemobil nanti keburu Adik mu ngambek tidak mau sekolah lagi seperti kemarin" ucap abi, lalu mereka berjalan menuju mobil dan masuk kedalam mobil tersebut.
Didalam mobil posisinya Zahra duduk dibelakang bersama kedua Adiknya sementara Abi dan Uminya didepan. Kali ini Abinya sendirilah yang mengemudi, biasanya ada supir yang mengemudikan tetapi berhubung mereka berangkat pagi sekali sedangkan supir dikeluarga mereka datang tidak sepagi ini.
"Kalian anak lelaki tapi mulut kalian cerewet sekali seperti anak perempuan" ucap Zahra agak kesal dengan kedua adiknya itu.
Bagaimana Zahra tidak kesal, pasalnya kedua anak itu sedari habis Sholat Subuh berbicara terus tanpa henti kepada Zahra yang membuat telinga Zahra hampir sakit karena mendengarkan ocehan kedua anak lelaki tersebut.
"Habis kakak lambat sekali" kata Hasan.
"Gerakan kakak seperti kura - kura berjalan" tambah Husain. Mendengar perkataan kedua Adiknya itu Zahra tambah kesal tapi ia langgsung berIstigfar agar tidak terbawa emosi, lalu Zahra menatap tajam kepada kedua adiknya itu.
["Ya Allah berilah hamba mu ini kesabaran yang lebih, agar hamba bisa menghadapi kedua Adik hamba yang bermulut tajam ini Ya Allah"] batin Zahra masih terus melihat kedua Adiknya itu dengan tajam.
Hasan yang sedang fokus melihat layar Ipadnya pun menyadari bahwa kakaknya sedang melihat mereka berdua dengan tatapan penuh emosi.
"Tidak usah ngebatin deh kak, aku tau kakak lagi kesal kan karena disana pasti tidak ada anak kecil yang imut dan manis seperti kami ini?" Tanya Hasan dengan santai dan percaya diri sekali sambil menatap balik kakaknya dengan tatapan sinis.
"Dih tidak ya" "bi kenapa Abi pakai mobil sport sih bi? Kenapa tidak pakai mobil yang biasa saja, ini kan sempit kursinya bi?" Tanya Zahra agar mengalihkan pembicaraan nya dengan sang adik.
Karena kalau ia teruskan akan timbul perdebatan hebat antara ia dengan Adiknya dan ia akan selalu berakhir kalah dalam perdebatan itu.
"Itu karena badan kakak terlalu gemuk jadi sempit deh" kata Husain yang fokus kegame di Handphonenya dengan wajah datar.
Mendengar perkataan itu Abi Uminya ingin tertawa tapi ditahan, beda lagi dengan Hasan dia tertawa lepas mendengar perkataan adiknya tadi. Sedangkan Zahra, ia tambah kesal tapi tetap diam tidak membalas perkataan Husain, karena hari ini ia sedang tidak ingin berdebat dengan kedua adikya.
"Niatnya kemarin sih Abi ingin membawa mobil biasa, tapi kemarin malam adikmu bilang pakai mobil sport saja. Kata mereka sih agar tidak terlambat datang kesekolah" jawab Abi.
"Kenapa mereka ikut juga sih bi? Kan mereka bisa minta diantarkan supir ke sekolah mereka?" Tanya Zahra.
"Sebenarnya kami juga tidak ingin ikut antar kakak ke Bandara, tapi dua hari yang lalu Abi meminta kami agar ikut mengantar kakak!"pertanyaan Zahra dijawab oleh Husain.
"Kalau kita pakai mobil biasa itu akan memakan waktu satu setengah jam dari Rumah ke Bandara dan dari Bandara ke Sekolah kita itu satu jam. Jadi total dua setengah jam, itu sangat lama sekali kalau sekarang jam 05.00 pagi sampai sekolah berarti jam 07.30, belum lagi salam perpisahan kakak ke Umi dan Abi. Sedangkan mobil sport hanya menghabiskan total waktu satu jam perjalanan, kakak mengerti tidak?" Sambung Hasan menjelaskan dengan panjang kekakaknya.
"Iya aku mengerti" jawab Zahra dengan wajah malas.
Dalam waktu hanya 35 menit mereka sudah sampai diBandara Internasional Dubai.
Setelah itu mereka keluar dari mobil dan Zahra langgsung mengambil koper nya di bagasi mobil dibantu oleh Abinya.
"Zahra, Umi hanya ingin menyampaikan pesan kepada mu. Kamu disana jangan lupakan ALLAH, Sholat lima waktu, membaca Al-Qur'an dan jangan melakukan hal yang dilarang oleh Agama ya" Pesan Umi kepada Zahra.
"Kamu jangan menerima tamu yang bukan Mahrom kecuali ditemani perempuan, kalau ada lelaki yang mabuk kamu harus cepat menghindar, dan jika kamu diajak minum - minum jangan pernah ikut walau dipaksa sekali pun" Sambung pesan Abi kepada Zahra.
"Siap boss, Zahra akan selalu ingat pesan dari Abi Umi" ucap Zahra sambil bersikap hormat layaknya tentara.
"Kak jangan rindu ya sama adik kakak yang tampan dan juga cerdas ini" ucap Hasan.
"Malah kakak senang tidak ada kalian disana, tidak ada yang mengganggu kakak" ucap Zahra.
"Kak jangan banyak makan disana, nanti kakak tambah gemuk" ucap Husain meledek Zahra.
"Hmmm" balas Zahra dengan nada malas.
"Zahra kamu jangan sampai telat bangun pagi ya" ucap Umi.
"Iya mi, Zahra akan pasang alarm suara Umi yang setiap pagi bangunin Zahra. Agar Zahra langgsung bangun" jawab Zahra.
"Nanti kami akan pergi kesana untuk mengunjungi mu, ketika Hasan dan Husain libur sekolah" ucap Abi.
"Tidak bawa Hasan Husain juga tidak apa - apa bi, aku malah senang mereka tidak diajak" ucap Zahra bercanda.
Terkadang Zahra duluan yang memulai timbul perdebatan dengan kedua Adiknya itu.
"Oh gitu ya sudah ketika kita libur sekolah, kita akan berlibur berduaan ke Uzbekistan ditemani oleh Aunty Sarah dan Om Yusuf" ucap Husain yang ngambek setelah mendengar ucapan kakaknya tadi.
"Hey aku hanya bercanda" ucap Zahra sambil menyubit gemas pipi adiknya yang tengah cemberut.
"Ya sudah kita pamit dulu ya nak, jangan lupa hubungi kita ketika kamu sudah sampai dan jangan lupa berdoa sebelum naik pesawat agar dikasih keselamat oleh ALLAH sampai disana" ucap Umi sambil mencium dan memeluk erat Zahra, lalu disambung oleh Abi dan kedua adiknya. Zahra juga membalas ciuman dan memeluk hangat mereka, Zahra yang sudah tidak kuat menahan air mata akhirnya tumpah saat berpelukan dengan keluarganya terutama Orangtuanya. Lalu mereka saling melepas pelukannya.
Ini untuk pertama kalinya Zahra akan pergi jauh dan lama dari keluarganya. Memang Zahra sudah biasa tinggal sendiri saat Umi Abinya ada pekerjaan diluar negeri, tapi itu tidak lama dan juga dia ditinggal sendirian dinegaranya sendiri bukan dinegara orang lain.
"Umi pamit pulang dulu ya nak. Jaga diri, perkataan, dan tingkah laku mu dengan baik di negara disana. Dan juga jangan membuat masalah di negara orang" pamit Umi lalu memberi pesan lagi kepada Zahra.
"Iya mi, InsyaAllah Zahra akan ingat pesan Umi dan Abi tadi" ucap Zahra sambil tersenyum kepada keluarganya.
"Assalamualaikum" salam dari keluarga Zahra, lalu berjalan kearah mobil sambil melambaikan tangan ke Zahra.
"Wa'alaikumusalam" Zahra membalas salam sambil melambaikan tangan balik ke keluarganya.
"Sebaiknya aku cepat ke lounge untuk makan sebentar disana sebelum boarding pass. Hanya ada waktu 45 menit untuk ku, aku harus cepat" gumam Zahra
Zahra berjalan cepat ke lounge agar ia bisa makan sebentar, sesampainya dilounge ia langgsung mengambil sedikit beberapa makanan untuk ia makan. Setelah selesai makan ia mendengar panggilan terakhir untuk penerbangannya, lalu ia berjalan cepat menuju gate penerbangannya yang lumanyan jauh dari lounge, sesekali ia juga berlari. Setelah selesai boarding pass, ia masuk ke dalam pesawat untuk mencari tempat duduknya. Untung saja ia dibelikan tiket pesawat Business Class oleh Abinya, jadi selama dalam perjalanan ia akan nyaman, aman dan tenang.
Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan, Mohon dukungan dan sarannya. Jika ada yang salah tolong dikomen ya ๐
LIKE, COMMENT, VOTE, SHARE AND MAKE IT YOUR FAVORITE ๐
TERIMA KASIH๐ค
mampir juga kekarya ku yang lain hihi ๐