
Hari minggu adalah hari paling malas untuk orang di hari ini mereka pasti akan bersantai di rumah istirahat dari kegiatan yang melelahkan merebahkan diri diatas kasur empuk dan hanya bermalas malasan itu semua tidak berlaku bagi Lisa gadis bungsu keluarga Bramasta pewaris kerajaan bisnis KB Company Group sebuah usaha yang bergerak di Real Estate dan Make up Fashion,Lisa adalah pewaris akhir dari kerajaan bisnis orang tuanya kakak nya Somi memilih menjalankan usaha rumah Mode nya bersama sang suami di Korea dan seperti ini lah Lisa gadis muda dengan segudang bakat berkutat dengan dokumen dan Laptop yang menyala di depan nya.
"Nona ini data data model yang akan kita gunakan untuk iklat Kosmetik baru kita."Ucap Yuna.
Lisa gadis itu sedang membaca beberapa berkas dan memainkan pulpen di jari lentiknya dia sedang berpikir bagaimana membuat peluncuran produk terbaru prusahaan nya bisa meledak di pasaran.
"Baiklah kak Yuna akan ku baca dan ya tolong nanti wakilkan untuk mewawancarai para model tersebut."Ucap Lisa lalu membuka Map dan mulai membaca biodata para model yang sedang naik daun.
"Baiklah,nona nanti jam 13.00 setelah makan siang kita ada rapat dengan Mr.sergio di cafe kenanga."Ucap Yuna.
"Baiklah kakak atur sajah dan ya aku minta tolong atur semua rapat yang memang penting di hadiri oleh diriku dan yang tidak terlalu penting di wakilkan sajah oleh asisten Hito."Ucap Lisa.
"Baiklah nona saya akan atur ulang jadwal nona kalo begitu saya pamit undur diri."Ucap Yuna.
Lisa selama menjabat menjadi wakil CEO dia selalu membuat segala sesuatunya sempurna mulai dari peluncuran oroduk yang bagaikan Bom di pasaran hingga pembuatan bangunan seperti perumahan selalu laku dengan cepat dia sangatlah handal dalam taktik memperhitungkan segala kemungkinan yang akan dapat untuk prusahaan tak heran di usianya yang muda membuat para investor segan berhadapan dengan nya meski Lisa tidak selalu muncul dan lebih sering di wakilkan ke 2 asisten nya.
"Em Soraya dia adalah model yang baru baru ini melejit karena berpacaran dengan seorang aktor,aku tidak suka karena dia hanya menumpang ketenaran."Ucap Lisa melihat bio data seorang model.
"Vanya model yang terkenal karena tubuhnya yang berisi,tidak aku tidak membutuhkan model seperti dia lagi pula iklannya bukan produk pakaian dalaman tapi kosmetik."Ucap Lisa lagi melihat model yang sama tidak pas.
"Sherena Brawijaya.?"Ucap Lisa sedikit menaikkan alisnya tanda heran.
"Hah selama ini Rena adalah model aku baru tau dia memiliki tubuh idela tidak terlalu ber isi dan tidak kurus wajah yang pas untuk kosmetik yang selalu di gunakan konsumen negara ini dan jika di padukan akan sangat bagus baiklah aku memilih Rena untuk iklan kosmetik terbaru ini."Ucap Lisa lalu menelpon sekertaris Yuna.
Truttt Truttt Truttt.
"Ya hallo nona ada yang saya bisa bantu."Ucap Yuna.
"Kak aku sudah memilih modelnya dan tolong kamu wawancarai dia sajah dulu sebelum melakukan kontrak."Ucap Lisa.
"Baik nona saya sendiri yang akan mewawancarainya."Ucap Yuna.
"Baikkah kak segera wawancarailah Sherena Brawijaya lakukanlah yang terbaik untuk perusahaan ini."Ucap Lisa.
"Baik hari senin pada siang hari saya akan mewawancarainya."Ucap Yuna.
"Baiklah kak aku tunggu semua laporan nya."Ucap Lisa.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
"Ok Mr.Sergio hope you can reach well.
(Baik Mr.Sergio semoga anda bisa bekerjasama dengan baik)."Ucap Lisa menjabat tangan rekan bisnisnya
(Ok Nona Lisa saya juga bertrimakasih atas waktu dan kerjasamanya saya harap kedepannys hubungan kerjasama kita lebih akrab lagi)."Ucap Mr.Sergio.
"Sure, nice to know you Mr.Sergio.
(Tentu,Senang bisa mengenal anda Mr.Sergio.)"Ucap Lisa.
Kini waktu menunjukan pukul 15.26 Lisa sudah selesai dengan semua pekerjaan nya dia tinggal menunggu hasil dari peluncuran beberapa produk dan perumahan yang iya buat semoga sajah di pasaran sangat menarik minat para Konsumen.
"Pak kita ke supermarket sajah dulu."Ucap Lisa,Hari minggu Lisa sering pulang pergi kantir menggunakan mobil bukan tidak bisa mengendarai sendiri namun dia lelah jika setelah bekerja membawa mobil membuat dia suntuk ketika dijalan demi mwnghindari sesuatu yang buruk dia memilih di supiri sajah.
"Baik nona."Ucap sang sopir.
Karena jalanan sedikit macet membuat Lisa ngantuk dan akhirnya tertidur saat di perjalanan ke supermarketwajar sajah setiap hari Lisa sibuk dengan kerjaan dan kuliah nya.
"Nona kita sudah sampai."Ucap pak sopir,Lisa yang orangnya kalo tidur gak kebo kecuali kalo dia memang cape dan badannya kurang sehat mungkin di akan sulit di bangunkan.
"Eh udah sampai ya,bapak tunggu ajah dulu Lisa mau belanja."Ucap Lisa kemudian keluar menuju supermarker.
Di dalam Lisa banyak memilih camilan dan bahan masakan dia juga banyak memasukan Es Cream karena dia sering melihat anak kecil habis mengaji lewat depan rumahnya Lisa tahu pasti anak anak itu cape makan nya dia setiap ada waktu ke supermarket dia beli banyak es Cream untuk di bagikan.
"Sayur udah,daging udah,ikan,bumbu,camilan,minuman,dan yang lain udah semua tp kaya ada yang kurang apa ya.?"Ucap Lisa mengingat ngingat barang yang dia akan beli.
"Ah ya buah."Ucap Lisa kemudian dia berjalan kearah tempst buah buahan,saat dia akan mengambil apel tiba tiba ada tangan lain yang ikut ingin mengambil apel tapi kalah cepat dengan Lisa dan akhirnya tangan Lisa lah yang dia pegang.
"Eh."Lisa melihat siapa pemilik tangan tersebut dan kemudian dia sedikit terkejut dengan orang di hadapannya.
"Ka....kak Leo."Ucap Lisa.
"Lisa,kamu lagi ngapai."Tanya Sherena yang sama sedang memilih buah buahan.
"Ah ini aku sedang beli keperluan rumah."Ucap Lisa.
"Banyak banget Lisa,tp maaf ya aku kira kamu orang biasa sajah soalnya kamu selalu pake sepedah ke kampus."Ucap Sherena yang baru pertama kali melihat Lisa belanja banyak di supermarket yang notabennya pasti cukut mahal.
"Emm akuhanya orang cukup sajah."Ucap Lisa dia risihdari tadi Leo menatapnya entah apa yang di pikirkan dia.
"Ah ya sudah aku duluan kekasir."Ucap Lisa lalu pergi untuk membayar semua belanjaan nya.
TBC.