What Love Is This.?

What Love Is This.?
04



07.00


Di kelas Lisa duduk di kursi paling pojok tak ada satupun siswa/i yang mau dekat dengan nya hingga waktu sebentar lagi masuk muncul seorang gadis yang Lisa kenal teman baru Lisa Sherena gadis cantik primadona kampus.


"Hay Lisa."Sapa Sherena duduk di sebelah bangku Lisa.


Hay juga Rena."Ucap Lisa.


Setelah kedatangan Sherena dosen pun datang dan memulai pelajaran seperti bisa lagi lagi Lisa melihat teman sekelasnya yang kurang ber etika tapi apalah daya kalo negur tar dimarahi.


Haish gak ada etikanya gak malu atau pun gak ada gitu sedikitpun keinginan merubah hidup,Lisa.


Jam istirahat tiba hampir semua Siswa/i berada di kantin begitupun dengan Sherena dan Lisa mereka duduk di meja paling pojok menurut Lisa itu adalah tempat paling nyaman dan tidak terlalu berisik.


"Rena."Ucap Lisa sontak menyadarkan Sherena yang sedang memandang lurus ke arah sekelompok pria yang baru datang yang membuat heboh di kantin.


"Ah ya ada apa."Ucap Sherena.


"Kamu liatin apa sih."Ucap Lisa dan berbalik melihat 4 pria yang baru memasuki kantin


"Ah enggak kok gak ada apa apa."Ucap Sherena tapi tetap berusaha curi pandang ke arah 4 pria tadi.


"kamu suka sama salah satu dari pria itu.?"Tanya Lisa.


"Siapa.?gue.?"Ucap Sherena.


"Ya sepertinya satu pria disana sangat menarik untuk mu."Ucap Lisa trpat sasaran membuat Sherena kelabakan.


"Itu adalah kak Leonardo Marvin Alexsander,Renald Wijaya,Fino Abraham,dan David Susilo."Ucap Sherena memperkenalkan ke empat pria tersebut.


"Aku tidak menanya siapa mereka aku hanya menanyakan kamu suka dengan salah satu pria di sana."Ucap Lisa kembali berhasil membungkam Sherena.


Sementara di meja empat pria tempan tersebut Vioana dan sahabatnya datang dan memeluk Renald yang dikenal pacar Viona beberapa minggu ini.


"Hai sayang."Ucap Viona mencium pipi Renald.


"Kalo mau mesra atau ngebucin kontrol tempat woy."Ucap David.


"Sirik ajah lu."Ucap Renald.


"Leo dari tadi geu liat Sherena merhati-in lo terus kayanya dia suka sama lo."Ucap fino,Leo malah menatap tajam Fino.


"Gue gak peduli."Ucap Leo cuek.


"Woy kak dia itu sepupu gue balas napa perasaannya."Ucap Viona.


"I don't care."Ucap Leo.


"Ih myebelin banget nih kak Leo."Ucap Viona kepada sang kekasih.


"Udah lah sayang Leo gak doyan cewek."Ucap Renald sontak mendapat tatapan tajam dari Leo.


Tak terasa Khalisa atau yang lebih di kenal Lisa telah menjalani kehidupan nya menjadi seorang siswi di kampus selama 4 bulan pertemanan dengan Sherena dia jalani dengan baik.


Sherena gadis itu telah terus terang kepada sang sahabat bahwa ia mencintai Leonard senior nya yang sedang lanjut pendidikan S2 dan Leo juga tau jika Sherena mencintainya tapi dia tidak merasakan hal sama kepada Sherena gadis primadona kampus tersebut.


17.00.


"Mau sampai kapan lo acuhin Sherena."Ucap seseorang.


"Dan gue tanya mau sampai kapan lo lari Renald."Ucap Leo.


"Gue gak lari Leo tapi gue mohon bahagikan Sherena."Ucap Renald menatap Leo penuh harapan.


"Kenapa bukan lo. "Ucap Leo menyuruput kopi nya.


"Gue gak bisa Leo,Vio pacar gue lo taukan."Ucap Renald.


"Jika lo tau Vio pacar lo buat apa lo masih mencintai Sherena."Ucap Leo geram kepada Renald yang jelas cintanya buat Sherena tapi dia malah bersama Viona gadis ular menurut Leo.


"Gak segampang itu Leo Sherena cinta lo dan gue gak bisa dapetin dia lo juga tau vio cinta gue jiga gue sama Sherena Vio bisa nekat kepada Sherena."Ucap Renald lirih kini dia bingung harus bagaimana cintanya untuk Sherena tapi wanita yang bersamanya Viona sepupu dari orang yang dicintainya.


"Gue gak bisa nyakiti perasaan cewek."Ucap Leo yang hendak pergi.


"Leo gue mohon terima cinta Sherena demi persahabatan masa kecil kita lo pernah hutang kehidupan sama gue dulu lo mau di jebak sama ****** bar yang ingin mengandung anak lo dan lo tau juga tu ****** suruhan musuh perusahaan lo jadi gue mohon balas pengorbanan gue dengan cara pacarin Sherena,lo harus inget gue di rawat 7 hari di rumah sakit byelamatin lo bahkan gue sampai kritis gara gara di keroyok."Ucap Renald menahan kepergian Leo.


Leo terdiam mengingat semua pengorbanan Renald dulu bahkan Renald sampai kritis hanya untuk menyelamatkan Leo yang di jebak musuh perusahaannya hingga berakhir di rumah sakit dan kritis selama 1 hari dan dirawat selama 7 hari di rumah sakit.


"Apa harus dengan ini caranya."Ucap Leo memejamkan matanya.


"Gue mohon Leo demi kebahagian Sherena dan gue ."Ucap Renald.


"Dan menurut lo gue gak pantes bahagia."Ucap Leo.


"Suatu saat lo pasti akan bahagia gue yakin lo pasti bisa mencintai Sherena dia cantik dan pintar lo pasti akan mencintainya cepat atau lambat."Ucap Renald yakin.


"Segitu besarnya keyakinan lo gue ini cowok noemal yang bisa melabuhkan hati gue sama siapapun teemasuk wanita lain."Ucap Leo pergi meninggalkan Renald


Leo gue yakin gak ada wanita lain sebaik Sherena dan jika ada lo sendiri yang akan bilang ke gue tapi nyatanya sampai sekarang gak ada,Renald.


Sementara Sherena gadis itu sedang asik bersama Lisa di toko buku mereka sedang mencari novel yang menarik untuk mereka baca/beli hingga waktu tak terasa sudah larut merekapun berpisah untuk pulang kerumah masing masing.


"Bay Rena ingat berdoa kepada tuhan supaya kak Leo luluh Aamin."Ucap Lisa di dalam Taxy kepalanya nongol hanya untuk mengucapkan itu sajah.


"Iya tapi lo masuk mau lo ke hantam portal di depan."Ucap Sherena kepada Lisa yang sudah mulai berjalan menjauhi Sherena.


***Kak Leo gue harap besok adalah hari baik bagi kisah cinta gue yang terabaikan ini aamin,Sherena.


TBC***.