What Love Is This.?

What Love Is This.?
01



Universitas Garendra.


...Dimana tempat berkumpulnya anak anak dari orang orang ternama yang pasti pada naik mobil semua tidak pernah ada yang bawa motor atau sepedah gaya glamor ciri khas mereka dimana yang berkedudukan pasti akan di hargai dan memiliki banyak teman tapi berbanding terbalik dengan gadis yang baru masuk sekarang....



Khalisa gadis berkacamata tebal mengayuh sepedahnya masuk ke dalam dengan senyuman secerah mentari,Khalisa atau biasa di panggil Lisa gadis belasteran INKO(INDONESIA KOREA) Ibunya adalah asli orang korea dan ayahnya keturunan indonesia sunda.


"Eh lu liat gak tu siapa.?"Salah satu siswi di sana heran kenapa bisa ada orang bawa sepedah ke kampus orang pegawai kampus ajah nyimpen motornya lewat jalan lain.


"Jangan bilang dia salah satu murid disini."Siswi tersebut malah bekomentar ketimbang menjawab petanyaan sahabatnya.


"Eh bego gue nanya lo napa lo malah nanya gue."Ucap siswi tersebut menoyor kepala sahabatnya.


"LU yang bego la gue mana tahu emang gue ibu tuk cewek gak jelas bentuknya."Siswi tersebut membalas dengan tatapan sinis.


Lisa gadis tersebut memarkirkan sepedajya diantara mobil yanng bederet semua Siswa/i disana mulai bebisik mempertanyakan siapa gerangan gadis dengan beroenampilan udik ini.


"HUH."Lisa menghirup udara dalam dalam sebelum melangkahkan kakinya kadalammencari ruangan kepala dari universitas.


Ayo lisa kamu bisa,Lisa.


Lisa berjalan menyusuri setiap lorong kampus semua mata memandang dirinya banyak orang yang beebisik tentangnya namun dia acuhkan toh dia kesini buat nuntut ilmu.


"Nah ini ruangan nya."Ucap Lisa lalu mengetuk pintu.


Tok


Tok


Tok.


"Masuk."Teriak seseorang di dalam.


Lisa masuk ke dalam menemui kepala dari Universitas.


"Kamu Khalisa.?"Tanya bapak kepala.


"Iya pak."Jawab Lisa.


"Nanti kamu ikut pak willy yang akan ngajar di kelas kamu dan saya harap kamu betah disini dan jangan sia siakan Beasiswa yang telah kamu dapatkan."Ucap pak kepala.


"Baik pak sebisa mungkin saya tidak akan mengecewakan."Ucap Lisa dengan penuh keyaninan.


"Saya pegang ucapan mu."


"Pak wil tolong bapak perkenalkan Khalisa di kelas dengan teman teman nya."Ucap Pak kepala kepada pak willy.


"Baik pak."Jawab pak Willy.


Lisa mengikuti pak Willy dari belakang setiap di perjalanan Lisa selalu tersenyum kepada  setiap orang tapi berbeda dengan orang yang dia lewati.


"Pagi semua."Sapa pak Willy yang memang dosen pagi ini.


Pagi pak.


"Baik disini kita kedatangan Siswi baru bapak harap kalian bisa berteman dengan baik."Ucap pak Willy menata semua muridnya.


"Eh lu tau siapa dia."Tanya Desi.


"IH udik siapa sih dia."Tanya Maya.


"Bego lo may gue tanya lo siapa dia lo malah nanya lagi."Ucap Desi menoyor maya.


"Wah gila lo des main toyor ajah lo tau siapa gue."Ucap Maya menatap taham Desi.


"Lo juga tau siapa gue hah."Ucap Desi tak kalah sinis.


Begitulah jika anak anak dari irang terpadang berkumpul dimana jabatan dan kedudukan selalu di utamakan.


"EH bukan nya dia cewek tadi pagi yang parkir sepedah di tempat parkir mobil Sherena."kata Dafa.


"Weh serius lo daf."Tanya Maya yang  sudah kepo.


"Sumpah dah si Viona sampe naek pitam tapi Sherena bilang gak papa."Ucap Dafa.


"Gila berani bener tu cewek."Ucap Desi geleng geleng kepala.


"Baik Khalisa silahkan perkenalkan nama kamu."Ucap Pak Willy.


"Hallo semuanya perkenalkan saya Khalisa panggil ajah Lisa."Ucap Lisa memperkenalkan diri dengan ramah.


"ADUH GATELLL."Teriak seorang Siswi dari tengah tengah.


"Viona ada apa.?"Tanya pak Willy.


"A...ADUH PAK GATEL SENYUM NYA ITU BIKIN SAYA GATAL."Ucap Viona dia berdiri tubuhnya menggeliat menggaruk garuk bagian tubuh yang tidak gatal.


"VIONA.!!"Pak Willy Sedikit membentak Viona yang memang sudah keterlaluan.


"Emang nyatanya begitu pak bakan tau semua anak disini kaya apa dan tentunya saya gak biasa deket dengan orang yang bentukan nya kaya gitu pak apa lagi tanpa penghalang."Ucap Viona memandang Lisa sangak jijik.


"VI...."Pak Willy terpotpng mendengar omongan Lisa.


"Ya sudah silahkan kamu duduk."Ucap pak Willy kemudian Lisa duduk dekat wanita cantik.


"Baik kalian buka buku tentang lengelolaan dana hal 135."Ucap pak Will.


Disaat pelajaran berlangsung Lisa heran betapa minimnya rasa hormat seorang murid kepada gurunya dia melihat hampir semua siswa/i di sini malah main Hp dan ada  juga  yang ngobrol.


Ya ampun mereka gak ada hormatnya,Lisa.


...KANTIN....


Lisa duduk sendiri membawa bekal makan dan tentunya banyak yang mencibir nya karena membawa bekal seperti anak Tk sajah.


DRET


...EOMA💕...


Lisa sayang gimana hari pertama ngampusnya.?


^^^                  Baik eoma disini orangnya ramah✔^^^


Syukurlah Eoma senang mendengarnya.


^^^Ya eoma Lisa juga seneng punya temen baik✔^^^


Kamu lagi apa Lisa.?


^^^Lisa lagi istirahat Eoma.✔^^^


Baiklah makan yang banyak suapa konsentrasi


^^^Baik Eoma.✔^^^


...oFF...


"Hei"sapa seorang mahasiswi cantik.


"EH hai."Jawab Lisa dengan ramah.


"Perkenalkan saya Sherena Brawijaya panggil sajah Sherena."Ucap Sherena mengulurkan tangan.


"Khalisa panggil ajah Lisa."UcapLisa menerimauluran tangan Sherena.


"Soal tadi maaf-in Viona ya."Ucap Sherena.


"Apa ya aku udah lupa."Jawab Lisa.


"Gimana kalo kita berteman."Ucap Sherena menawarkan persahabatan.


"Hmm baik."Ucap Lisa tersenyum ramah.


Semua orang mulai melihat intraksi antara Sherena dan Lisa mereka mumlai bergosip terutama KDM (Kania,Desi,dan Maya.).


"Eh gue gak salah liat Sherena deket sama tu siapa."Ucap Desi tapi lupa dengan nama Lisa.


"Khalisa."Kata Kania.


"Nah itu gue alergi ngomong nama tu anak."Ucap desi menggosok lengannya secara bersilang.


"Ih Kania lo harus ke dokter udah pulang ngampus."Ucap Maya.


"Idih gak akan bisa tu cewek nyakitin gue."Ucap Kania meneguk Jus mangga.


"SI Vio pasti marah kalo liat Sherena deket sama tu anak."Ucap Desi pandangannya masih tertuju ke meja Lisa dan Sherena.


"Emang si Vio kemana.?"Tanya Maya.


"Ini nih kalo lo emang gak selalu kumpul di saat Allah bagi bagi IQ kemana ajah sih lu selalu ajah lola."Ucap Kania.


"Lah lo kok malah sewot."Ucap Maya tak terima.


"Gini ya may lo itu selalu lola dan ya Vio kan biasa selalu pergi ke kelas kak Renald."Ucap Desi yang sudah geram melihat dua sahabatnya cek cok.


"Gue udah tau."Jawab Maya.


MAYA,Desi dan Kania.


"Apa.?"Tanya maya polos.


"Vunda bilang jangan pernah mau bicara sama orang gila karena apa orang gila tetaplah gila gak akan ngerti."Ucap Desi melengos pergi di ikuti Kania.


"Ih sengklek mereka udah teriak nama guebareg yang gila siapa coba."Ucap Maya acuh tetap memakan kentang gorang nya.


GUE NYESEL KENAL LO MAY,DESI.


ANDAI KEPINTARAN BISA DI BELI GUE SUMBANGIN BUAT LO MAY,KANIA.


Hallo semua maaf jija ceritanya garing saya baru buat pertama kali dan soal tentang perkuliahan maaf juga saya gak terlalu ngerti masih belum kuliah sayah doa kan sajah semoga saya bisa kuliah supaya bisa lebih menghayati dan mohon dukungan nya untuk saling menghargai.


PERHATIAN.!!!.


TYPO BERTEBARAN.