What Love Is This.?

What Love Is This.?
10



Hari berganti keadaan Lee Shu masih sama kata dokter Lee Shu koma dan tak bisa di pastikan kapan dia bangun hanya keajaiban sajah yang bisa merubah kedatangan Lisa ke Korea untuk menggantikan sang kakak ipar mengurus bisnis Entartaiment nya karena Somi sang istri juga memiliku usaha sendiri tentu dia akan kewalahan maka dari itu ayah Lisa Jordan mengirim nya ke Korea untuk membantu sang kakak.


"Kak yang kuat ya ini semua pasti akan berlalu."Ucap Lisa mengusap punggung sang kakak.


"Aunty."Yun Ji gadis kecil itu masih polos tak tau apa yang telah menimpa keluarga kecilnya sehingga dia hanya bisa tertawa dan bermain.


"Yun Ji sayang kamu mau jalan jalan.?"Tanya Lisa menggendong sepupunya keluar ruangan.


"Au aunty."Ucap Yun Ji semangat.


Di Indonesia Leo peria itutengah berada dibandara 2 hari kemarin dia sudah mencoba memutuskan Sherena tapi gadis itu masih kuat bertahan meski ditinggal pergi dengan waktu yang lama.


"Aku gak mau putus dari kamu sampai kapan pun jika hubungan ini mesti LDR aku akan menerimanya asal kamu jangan putuskan aku kak."Sherena.


Ucapan itu yang masih terngiang di kepada Leo pria itu memang muak akan hubungan ini tapi Sherena sanagat tulus dia takut bahwa perasaan nya akan muncul tapi bukan untuk Sherena.


Hingga waktu Leo akan pergi tiba tiba seorang gadis memeluknya dari belakang,gadis tersebut menangis di punggung Leo pelukan gadis tersebut sangat erat seolah tak mau melepaskan nya.


"Kak aku mohon tetap bersamaku aku akan menunggu mu meski kita terpisah jarak dan waktu."Ucap Sherena di sela isak tangis nya.


"Rena cukup."Ucap Leo pria tersebut tidak meu mengantung hubungan seorang gadis hanya karena nya.


"Kak aku mohon berikan aku satu ke sempatan untuk menunggu mu aku mohon hanya itu berikan kebahagian itu kepada ku kak."Ucap Sherena bersimpuh gadis tersebut sudah tak tahu lagi bagaimana mempertahankan hubungan nya.


"Aku mohon kak biarkan aku menunggumu jika tidak aku akan hancur entah bagai mana aku menjalani hidup ku ini kak."Sherena.


"Baiklah kita tak akan putus namun maafkan aku karena aku tak bisa bersama mu."Ucap Leo membangunkan Sherena.


"Makasih kak."Sherena kembali memeluk Leo dan mengantar kepergian Leo dalam waktu yang lama.


Sore hari Sherena gadis tersebut datang ke perusahaan KB Company Grop beberapa hari yang lalu dia melihat Gilang berada di perusahaan ini rencananya hari ini dia kn menemui Gilang untuk berbicars berdua.


"Permisi apa disini ada pak Gilang."Ucap Sherena.


"Pak Gilang ada nona dia sedang rapat nona tunggu sajah."Ucap Resepsionis.


"Baiklah."Sherena duduk di kursi yang telah di sediakan menunggu setelah 2 jam lamanya Sherena baru bertemu dengan Gilang yang baru sajah selesai rapat.


"Kak Gilang."Ucap Sherena Gilang yang merasa di panggil menoleh dan mengerutkan keningnya dia sama sekali tidak mengenal gadis yang menyebutnya kakak.


"Kak Gilang aku ingin bicara."Ucap Sherena setelah berada di hadapan Gilang.


"Nona siapa.?"Tanya Gilang.


"Saya Sherena Brawijaya teman Lisa."Ucap Sherena.


"Baiklah mari ikut keruangan saya."Ucap Gilang berjalan duluan di depan Sheren.


Setelah berjalan dan menaiki Lift ke lantai 17 kini Sherena telah sampai berada di ruangan Gilang.


"Jadi ada apa nona menemui saya."Tanya Gilang setelah duduk di kirsinya.


"Bapak gak nyuruh dulu saya duduk."Ucap Sherena.


"Baik,silahkan duduk nona Sherena."Ucap Gilang sungguh gadis ini membuang waktunya.


"Jadi begin-i kak,Lisa kan dekat sama kakak beberapa hari ini Lisa gak masuk kampus dan gak keliatan kalo boleh tahu kemana ya ."Ucap Sherena.


"Lisa pergi ke Korea dan tak akan kembali di waktu yang dekat."Ucap Gilang.


"Baiklah jika anda tidak ada keperluan lain silahkan keluar."Ucap Gilang pria tersebut mulai fokus ke layar didepan nya meninggalkan gadis yang masih Syok.


...Kenapa semua orang yang berarti bagiku pergi,Sherena....


"Kak kalo boleh tahu dimana alamat Lisa tinggal di Korea."Ucap Sherena.


"Maaf saya tidak bisa memberi tahu kepada siapa pun."Ucap Gilang.


"Aku mohon kak."Sherena menyatukan kedua tangan nya.


"Tidak bisa sebaiknya anda pergi nona sebelum saya panggilkan keamanan."Ucap Gilang yang sudah jengan dengan sikap Sherena sungguh itu sangat mengganggu pekerjaan nya.


"Tapi kak."Ucap Sherena masih kukuh.


"KEAMANAN."Suara Gilang yang memanggil keamanan membuat Sherena ciut shingga gadis tersebut memilih untuk keluar sendiri.


"Baik kak saya akan keluar sendiri tak perlu memanggil keamanan segala,lagian saya juga pernah jadi model di sini setidaknya bapak hargai saya yang pernah bekerja sama dengan perusahaan ini."Ucap Sherena dia keluar dan membanting pintu mood nya sungguh hancur begitu pula dengan Gilang.


BLAMMM.


"Dasar gadis gila."Ucap Gilang dari dalam ruangan.


Setelah keluar dari ruangan Gilang Sherena berjalan keluar perusahaan menuju cafe di sebrang sana,cafe yang selalu ramai apa lagi di jam jam istirahat mungkin orang orang akan berdesakan silih berganti menempati kursi yang kosong.


"Ada yang bisa saya bantu nona."Ucap pelayan Cafe.


"Capucino dan steak."Ucap Sherena.


"Baik mohon ditunggu."pelayan cafe itu pegi,Sherena gadis itu memandang ke sekeliling betapa sakitnya matanya ketika melihat orang berduan dan bermesraan sementara dia LDR.


"Duania kejam dan tak adil."Lirih Sherena.


Cafe sangat ramai membuat pesanan Sherena telat datang ke mejanya,gadis itu kesal terus mengetuk ngetuk mejanya dengan pelan namun,dari meja sebrang terhiat seorang pria memperhatikan nya lalu berjalan dan duduk di kursi di hadapan Sherena,Sherena masih belum menyadarinya hingga suara briton menyapanya dia baru menatap siapa pria di hadapan nya.


"Hai Sherena."Ucap pria tersebut.


"Eh hallo Ren."Sherena gadis tersebut menyapa Renald yang duduk di hadapan nya.


"Lo sedang apa disini."Tanya Sherena.


"Tadi gue lagi minum Coffee di cafe ini terus gue liat lo ya udah gue samperin."Ucap Renald.


"Gue gak liat vio ada disini."Ucap Sherena.


"Vio udah dua hari liburan ke Eropa bersama mama nya ya jadi gue sendiri."Ucap Renald.


"Kita senasib gue juga lagi sendiri."Ucap Sherena.


"Lo putus."Ucap Renald terkejut.


"Gak Kak Leo pergi beberapa tahun ke Prancis."Ucap Sherena.


"Ah ya gue baru inget,swmangat buat LDR nya semoga langgeng."Ucap Renald meski sakit tak berdarah.


"Aamin semoga."Ucap Sherena..


Setelah berbincang dengan Renald pesanan Sherena datang dan menikmati pesanannya,ketika makanan milik Sherena habis dia pulang di antar Renald karena tadi dia naik taxi.