
Sambil mengusap air mata, Harumi menjawab
"Iya Chika. Kamu benar. Aku akan berusaha untuk move on dari dia." (kata Harumi)
"Nah gitu dong. Kamu harus semangat Harumi. Laki - laki itu ada banyak dan tidak cuma dia seorang saja. Fighting!!" (jawab Chika memberikan semangat kepada Harumi)
"Oh iya Chika. Aku juga mau keluar dari extrakulikuler marching band." (jawab Harumi)
"Lho? Kenapa kamu keluar?" (tanya Chika)
"Kan kamu sudah tau kalau Gion ikut marching band, kalau aku gak keluar otomatis aku ketemu sama dia dong. Aku gak mau sakit hati lagi Chika." (jawab Harumi dengan nada sedih)
"Oh ya aku lupa. Maaf Harumi. Okelah kalau kamu keluar. Dan juga kamu jangan galau terus seperti ini. Ayo kapan - kapan kita keluar main kemana gitu?" (tanya Chika dan memberi semangat)
"Oke oke Chika. Enaknya pergi kemana? Ke mall kah? " (tanya Harumi balik)
"Ah ke mall boleh saja. Kita juga belum pernah kesana. Jangan lupa bawa uang yang banyak nih." (tertawa kecil Chika ke Harumi)
"Tenanglah Chika. Aku pasti akan bawa uang banyak. Biarkanlah kita refreshing. " (jawab Harumi sambil tersenyum)
"Oke oke. Oh ya Harumi, aku mau pulang dulu yah. Gak kerasa sudah mau hampir malam, takutnya dimarahi orang tuaku kalau pulang malam - malam." (Chika sambil berdiri dan menuju ke pintu rumah Harumi)
"Oh iya ya Chika. Hati - hati di jalan." (membukakan pintu dan gerbang rumah Harumi dan Harumipun melambaikan tangannya)
"Iya. Byee." (jawab Chika)
"Byee." (jawab balik Harumi)
Beberapa minggu kemudian, hari ini adalah hari dimana semua siswa siswi libur dikarenakan tanggal merah.
Pagi hari di rumah Harumi.
"Harumi... Selamat Pagi." (ucap Chika sambil berlari menuju arah Harumi, berteriak dan melambaikan tangannya)
"Hey Chika, selamat pagi juga." (ucap Harumi sambil menyapu halaman depan rumah dan melambaikan tangannya juga)
"Mumpung hari ini tanggal merah, gimana kalau refreshingnya sekarang? Kan kita mau naik kelas 3, takutnya gak ada waktu untuk refreshing lagi. " (kata Chika wajah merenung)
"Iya ya, kelas tiga kita pasti tak punya banyak waktu untuk refreshing kemana saja." (ucap Harumi wajah menerung juga)
"Gimana? Jadi gak refreshingnya? " (ucap Chika sambil tersenyum)
"Oke, jangan lupa mandi sekalian." (ucap Chika tertawa kecil)
"Iya ya aku tahu kok. Ayo Chika masuk dulu, diluar masih dingin. " (ucap Harumi kembali sambil tersenyum dan mempersilahkan Chika masuk rumah Harumi)
Sambil menunggu Harumi yang lagi mandi, Ibu Harumi menyajikan teh hangat kepadaku.
"Halo Chika. Sudah lama kamu tak main kesini. " (sapa Ibu Harumi)
"Halo juga tante... Iya tante, akhir - akhir ini aku sibuk terus tante, mengurus adik sepupu yang lagi datang kerumah, jadi gak sempat kesini." (jawab Chika)
"Oh begitu. Chika pandai yah mengurus adik sepupu. " (ucap Ibu Harumi sambil tersenyum)
"Oh tidak tante, biasa - biasa saja. " (jawab Chika sambil tersenyum juga)
"Habis ini kamu dan Harumi mau pergi kemana?" (tanya Ibu Harumi)
"Mungkin mau ke Tokyo Tower, soalnya disitu yang paling dekat." (jawab Chika)
"Apa tidak ramai kalau kesitu? Sekarang lagi tanggal merah, pasti ramai sekali. " (ucap Ibu Harumi)
"Yaahhh gimana yah tante? Mumpung kami berdua kelas 2 tidak apa - apa kesana untuk refreshing. Kalau udah kelas 3 pasti gak bisa keluar lagi karena menghadapi ujian sekolah yang banyak. " (jawab Chika)
"Oh iya tante lupa." (ucap Ibu Harumi sambil tersenyum)
Tidak lama kemudian Harumi keluar.
"Ayo Chika, kita berangkat. " (ucap Harumi)
"Ayo Harumi. " (jawab Chika)
"Tante kita mau berangkat dulu ya. " (ucap Chika sambil berdiri dan salam ke Ibu Harumi)
"Iya Chika, hati - hati dijalan." (jawab Ibu Harumi sambil salam juga ke Chika)
"Ma, aku berangkat dulu. " (ucap Harumi salam kepada Ibunya)
"Iya Harumi. Hati - hati dijalan yah." (jawab Ibu Harumi sambil salam juga kepada Harumi dan tersenyum)
To Be Continued