
Hari - hari terasa menyenangkanpun telah selesai.
Ikut kegiatan ekstrakulikuler, mempelajari pelajaran yang belum aku pernah tau, menggambar, menghitung, menghafal, dan lain sebagainya.
Hari ini aku kelas 2 SMP. sebelum masuk ke kelas, semua siswa - siswi SMP TOKYO berkumpul di lapangan sekolah karena akan diumumkan kita akan masuk dikelas mana saja. Dan ternyata setiap naik kelas 1, 2, 3 siswa - siswinya diacak kembali dengan tujuan untuk dapat bergaul satu sama lain.
Dari sekian lamanya menunggu namaku dipanggil. Telingaku mendengar namaku disebut oleh ketua osis, ternyata aku masuk di kelas 2 F. Tapi sebelumnya aku sangat senang karena sebelum aku masuk ke kelas 2 F aku masuk dikelas 2 E karena aku sekelas dengan Gion. Dalam hatiku senang sekali, tapi waktu memasuki kelas ternyata ada kesalahan. Akhirnya aku masuk dikelas 2 F.
Di kelas 2 F ternyata aku tidak sekelas dengan Chika. Chika berada di kelas 2 C, dan kelasnya hampir cukup jauh dari kelasku.
Dan di kelas 2 F ini juga aku tak punya banyak teman. Aku orangnya sungguh pendiam dan tidak mudah bergaul dengan anak - anak lain, jadi kalau dianggap aku di kelas 2 F ini tidak punya teman. Ada juga teman tapi gak seakrab dengan Chika.
Pertengahan semester.
aku dan Chika lagi duduk di seperti biasanya. Kita berdua bercerita tentang banyak hal termasuk Gion juga.
Sekian lama aku dan Chika menyelidiki Gion, akhirnya Chika mendapatkan nomor hp Gion dan aku menulis pesan lewat hpku untuk dikirim ke nomor hp Gion.
Dirumah Harumi
"Udahkah tulis pesannya Harumi?" (tanya Chika)
"Sudah. Haduh aku jadi deg deg an nih." (jawab Harumi sambil gugup)
"Emangnya kamu tulis apa dipesan itu? " (tanya Chika)
"Aku tulis mau mengungkapkan perasaanku sama dia." (jawab malu Harumi)
"Begini ("Gion, apakah kamu masih mengenaliku? Aku Harumi yang dulu salah kelas. Sekarang aku di jelas 2 F. Aku mau jujur sama kamu. Jujur saja kalau aku suka sama kamu Gion.") Gitu Chika. " (Jawab Harumi sambil tersipu malu)
"OMG Harumi. Terus - terus dibalas gak? (tanya Chika yang sedang penasaran)
"Belum nih. Kan aku baru kirim. Masa langsung dibalas? Kan gak mungkin. Mungkin saja dia sibuk apalah begitu." (jawab Harumi)
"Ohh begitu. " (kata Chika)
30 menit kemudian
"Chika Chika. Ini pesan aku dibalas barusan. " (ucap Harumi dengan gembira)
"Iyah?? Apa jawaban dari Gion?" (tanya Chika)
"Hmmm. Aku ditolak. " (jawab Harumi yang tiba tiba murung sambil menangis)
"Sudahlah Harumi, itu udah biasa kalau ditolak. Lalu Gion jawabnya seperti apa?" (tanya Chika sambil menghibur Harumi)
"Begini ("Oh iya Harumi. Terima kasih kamu sudah suka sama aku tetapi maaf aku gak bisa menerimamu karena aku sudah punya pacar. ") Gitu Chika. " (jawab Harumi sambil menangis)
"Sudah sudah jangan menangis Harumi. Semua orang pasti punya hak untuk menolak orang yang sudah mengungkapkan perasaan cinta. Dan kamu harus menerimanya. Kamu jangan menyalahkan Gion karena dia berhak untuk menolakmu dan sedangkan kamu gak boleh memaksa Gion untuk suka sama kamu Harumi. Jadi biarlah yang sudah terjadi. Tapi pada akhirnya kamu kan merasa lega karena kamu sudah mengungkapkan perasaanmu ke dia dan kamu sudah tau kalau Gion sudah punya pacar. Kalau tidak maka kamu akan lebih sakit lagi nantinya sebelum mengetahui kebenarannya. Ini masih cinta monyet. Kamu gak usah kepikiran dia yahh?? (Jawab Chika sambil menghibur Harumi)
TO BE CONTINUED