Vampire Love For Humans

Vampire Love For Humans
episode 4



"Kakak Akshana sedang tidur " Jawab Arnius dengan berbohong.


"Aku ingin melihat " Kata Ken


"D-dia tidak ingin di ganggu" Jawab Arinus dengan canggung.


"Kenapa ayah canggung?? " Tanya Ken.


"Ayah hanya kelelahan" Jawab Arnius dengan bohong.


"lebih baik ayah istirahat, aku juga sudah mengantuk" Bicara Ken.


"Selamat tidur anakku" Bicara Arnius


"Selamat tidur ayah" Balas Ken dengan senyuman.


"Huh, untung saja Ken tidak tau. Akshana ini menyusahkan saja " Bicara Ken dengan sehela nafas.


"Lebih baik aku mencari langsung" Bicara Arnius.


"Penjaga ikut aku mencari Akshana!!" Perintah Arnius.


"P-pak saya mau bertanya" Bicara salah satu penjaga.


"Bertanya apa?? " Tanya Arnius.


"B-bukankah Nona Akshana sedang tidur??? Mengapa mencari dia?? " Tanya salah satu penjaga dengan canggung dan gugup.


"Saya berbohong pada Ken supaya Ken tidak khawatir" Jawab Arnius.


"O-oh seperti itu" Jawab Penjaga dengan canggung dan gugup.


"Sudah jangan banyak bicara lebih baik mencari secepatnya daripada berlama lama!!!" Perintah Arnius.


"Baik Tuan" Jawab penjaga dengan gagah dan berani.


"Mari kita mencari menggunakan Kuda saja!! " Perintah Arnius.


"Baikkk" Jawab penjaga.


Selama Arnius sedang bersiap mencari Akshana, Akshana berlari dengan tergesa gesa seperti di kejar manusia. Karena dia tidak ingin ditemukan oleh siapapun. Ditengah jalan Akshana bertemu pria tinggi dan berkulit putih pangeran itu sangat tampan, ia berkendara menggunakan kuda.


"Brukkk" Suara Akshana menabrak Kuda pangeran tersebut.


"A-aaaaa" Kesakitan Akshana.


"Mm-maaf, aku tidak melihat tadi.


Bicara Akshana dengan penuh kesalahan dan menunduk.


" Huh, makannya kalau jalan lihat lihat. Main tabrak saja, memang kuda saya apa main ditabrak!!! " Bicara Pangeran tersebut dengan kesal dan kekerasan.


"K-kan tadi aku sudah minta maaf" Bicara Akshana.


"Aku tidak akan memaafkanmu" Bicara Pangeran tersebut.


"Suara apa itu?? " Tanya dengan gelisah.


" Apa kau tidak melihat kudaku yg sangat bersih ini karena kau menabraknya dia menjadi kotor. Dasar kau wanita Sialan" Bicara Pangeran tersebut dengan kesal dan ingin memukul Akshana.


"Berhenti!!! " Bicara Arnius dengan gagah.


"Siapa kau???!!! " Tanya Pangeran dengan kesal.


"Aku adalah kekasih dari wanita yg kau sebut sialan itu" Jawab Arnius dengan percaya diri.


"Oooh kau kekasih wanita sialan ini, hey wanita sialan jangan kau menunduk tegakkan wajahmu ayo cepat!!!!" Perintah pangeran.


"T-tidak mau" Jawab dengan pelan.


"Ooo tidak mau ya, sini kau " Bicara Pangeran dengan memegang pipi Akshana.


"hmmm" Kesakitan Akshana sambil pipinya dipegang kencang oleh Pangeran.


"H-hahh" Terkejut Pangeran melihat wajah Akshana.


"Mengapa kau??? " Tanya Arnius.


"D-dia cantik sekali" Bicara Pangeran dengan terpesona.


"S-siapa namamu wanita cantik??? " Tanya dengan terpesona.


"N-namaku" Jawab Akshana.


Saat Pangeran bertanya Arnius pun menyela pembicaraan Akshana dengan Pangeran.


"Sudah, ayo kita pulang!!! " Perintah Arnius.


"B-baik" Jawab Akshana dengan penuh penyesalan.


"Ayo naik kudaku" Perintah Arnius.


"B-baik Arnius " Jawab Akshana sambil menunduk.


"Kau duluan " Perintah Arnius.


"Aku didepan?? " Jawab Akshana dengan terkejut.


"Iya, aku takut kau jatuh" Jawab Arnius.


"B-baiklah" Bicara Akshana dengan muka memerah.


"S-sudah" Bicara Akshana dengan gugup dan malu.


"Tunggu, aku akan naik" Bicara Arnius.


"dukk"Duduk Arnius di belakang Akshana.


">//<, oh tidak mukaku memerah" Bicara dalam diri Akshana dengan malu.