
Akhirnya Akshana dan Ken kembali ke goa, di perjalanan Ken diganggu musuh ayahnya. Ken yg masih kecil sangat ketakutan, Akshana bingung.
"ada apa ini?? " Tanya Akshana.
"Hai, Perempuan Cantik, kau kakaknya Ken kah?? " Tanya salah satu Vampire.
"Bb bukan aku hanya orang yg bersama Ken " Jawab Akshana dengan gemetar.
"Ayahhhh, hwaaaaa" Ken Menangis.
"Eh, Ken kenapa menangis?? kan ada kakak" Tanya Akshana kepada Ken.
"Aku takut kak" Jawab Ken.
"Ken tidak perlu takut ada kakak disini kok. Kakak gk akan ninggalin Ken. // Sambil memeluk erat Ken" Jawab Akshana.
"Hei, kalian berdua cepat beritahu dimana Arnius" Tanya salah satu Vampire.
"Aaa dii" Rasa Ingin menjawab Akshana.
"Jangan diberi tahu kak, mereka musuh ayah".
" Aah, baik" Jawab Akshana
"Kami, tidak tau dimana Arnius".Jawab Akshana.
" Benarkah?? " Tanya salah satu Vampire.
"Tangkap mereka berdua" Suruh salah satu Vampire.
"Tidak, kami tidak mau ikut. Tolooongggg!!!! " Jawab Akshana
"Tolooonggggg!!!!! Ayahhhhh!!!! " Teriak Ken.
"hey, kalian jangan berani sakiti anakku" Arnius berbicara.
"Ayaahhhhhh, tolongggg" Teriak Ken sambil senang.
"Aah, anak sialan mengapa kau menggigit ku" Teriak salah satu vampire.
"Kemari kau Arnius atau wanita ini aku bunuh" Ancam salah satu Vampire ke Arnius.
"Lepaskan anakku dan wanita itu" Bicara Arnius.
" Aayah" Teriak Ken dengan lemas.
"Keeennn"Teriak Arnius sambil membangunkan Ken.
" Beraninya kalian melempar anakku" Teriak Arnius sambil kesal.
"Hhahahhahaha, sini kau kalau berani" Tantang salah satu Vampire.
"Baiklah,aku maju awas kalian!! " Arnius menerima tantangan.
"Toolooongg!! Keennn!!!! " Teriak Akshana.
"Awasss dibelakang muu!!" Teriak Akshana.
"Cukupp,kami menyerah. Awas kmu Arnius!! " Ancam satu Vampire.
" Pergi kauu " Usir Arnius.
"Kenn kau tidak apa " Tanya Arnius.
"Aku tidak apa ayah" Jawab Ken.
"Kakak Akshana, bagaimana ayah?? " Tanya Ken kepada Ayah.
"Ayah, ayu kita bawa ke goa saja, dan obati dia " Ajak Ken.
"Baiklah ayah yg bawa wanita ini" Terima ayah.
"Ayah, kakak ini baikk sekali, tadi saat aku ingin dibawa mereka, kakak ini berusaha agar mereka melepaskan aku, tetapi dia yg kena"Cerita Ken.
" Akan kita apakan Kakak ini ayah?? " Tanya Ken.
"Berarti wanita ini berjasa, dia akan ayah obati" Jawab Arnius.
"Makasih ayah" Jawab Ken dengan senang.
"Oh ya, Ken kau kenal wanita ini darimana?? " Tanya Ayah Ken.
"Dari goa ayah" Jawab Ken.
"Ooo, dari goa baiklah ayo percepat jalanmu, kasian wanita ini" Bicara Arnius.
Akhirnya mereka sampai di goa dan Arnius pun langsung mengobati Akshana. Dengan tatapan yg serius Arnius melihat wajah cantik Akshana hingga dia terbangun.
"Aaaaaa!!!! " Teriak terkejut Akshana.
"Maaf, saya melihat anda terlalu dekat" Maaf Arnius.
"Siapa kau?!!! " Tanya Akshana sambil teriak.
"Itu ayah ku " Jawab Ken.
"Oooh, maafkan saya sudah berteriak"
Maaf Akshana.
"Tidak apa " Jawab Arnius.
"Yasudah aku ingin mencari Rusa" Bicara Ken.
"Mau aku bantu?? " Tanya Akshana.
"Tidak usah kalian berdua saja " Jawab Ken dengan ringan.
"Eeeee" Memerah muka Akshana.
"Mengapa Muka kau memerah??!! " Tanya Arnius.
"Tidak tau " Jawab Akshana dengan gugup.
"Baiklah sekarang kau harus mandi" Bicara Arnius.
"Jangan mengintip" Bicara Akshana.
"Baiklahh" Jawab Arnius.
karena terlalu senangnya Akshana dengan perlakuan Arnius, Akshana pun tidak melihat kalau Arinius mengintip.
"Heyyyyyyyy!!!!!! " Terkejut Akshana.
"Maaf Maaf Maaf!! " Maaf Arnius.
"Beraninya kau!!! " Kesal Akshana.
"Maafkan aku!!" Bicara Arnius.
"Baiklah aku maafkan jangan diulang lagi " Perintah Akshana.
"Memang yg punya rumah siapa?? "Tanya Arinius.