
" iya mereka seorang vampire " // bicara satu pria
" eehh kok kamu tau batin ku??? " // tanya Akshana
" aku bisa membaca pikiran dan batin seseorang " // bicara pria lain
" aah begitu yaa ehehe " // Akshana
" jadi, maukah kau ikut dengan kami??? " // bicara satu pria
saat sedang menawarkan Akhsana, tiba tiba Arnius datang dan bicara lantang .
" JANGAN BERANI BERANINYA KAU MEMBAWA ISTRIKU " // ucap Arnius dengan lantang
" ohoho wow santai tuan Arnius " // ucap satu pria
" h-haaa i-istri " // kaget
" ohh jadi dia ini istri mu yaa " // pegang tangan Akhsana
" JANGAN KAU SENTUH SENTUH DIA " // ucap Arnius
" baiklah baiklah, bicara dengan santai tidak perlu seperti itu tuan Arnius " // lepas tangan Akhsana
" kakak " // lari Ken
" tangkap anak itu " // teriak satu pria
" AKSHANA LARI DARI SANA " // ucap Arnius
" KENNN MASUK KE DALAM " // perintah Arnius
" PENJAGAAAA TANGKAP MEREKA " // Arnius
Akshana pun lari dan Ken berhasil di ambil oleh sekelompok pria tersebut, Akshana yang panik seketika langsung mengumpet sambil berfikir bagaimana caranya mengambil Ken.
" aku harus berfikir aku harus berfikir, ayoo Akshana ayooo berfikir " // pukul kepala
" aha aku akan mengendap endap untuk menyelamatkan Ken " // ucap Akhsana
" cari perempuan itu " // bisik satu pria
" baik baik " // ucap satu pria
// keluar dari persembunyian
// mengendap endap
// jalan pelan di belakang pria pria
" aahh itu dia Ken " // lihat Akhsana
" Ken Ken " // bisik Akshana
" aduhh Ken tidak mendengar ku " // ucap Akhsana
" LEPASKAN ANAKKU ATAU KAU KU BUNUH " // ucap Arnius
" ahahahaha tidak semudah itu untuk melepaskan anak ku ini " // pegang pipi Ken
" isshhh, paman sangat jelekk " // ucap Ken
" kurang ajar kau anak kecil " // ucap pria tersebut
" astaga Ken berani sekali " // kaget Akshana
// colek Ken
// tengok
" e-eehh Ken jangan dulu " // ucap Akhsana
" ohh kau disini yaa gadis cantik " // pegang satu Akhsana
" lepaskan isshhh lepaskan!! // ucap Akhsana
" AKHSANA AKU SUDAH MENYURUH MU UNTUK PERGI MASUK KENAPA KAU MALAH AARGHHHH!!! CEPAT TANGKAP MEREKA SEBELUM MEREKA MEMBAWA KEN DAN AKHSANA " // ucap lantang Arnius
// bawa Akhsana dan Ken
// pergi
" sampai jumpa tuan Arnius " // ucap satu pria
// menghilang
" aahh mereka menghilang tuan " // ucap penjaga
" AAARGHHHH KALIAN TERLALU LELET " // kesal Arnius
" aku harus datang ke istana yang sangat kotor itu " // ucap Arnius
" kalian disini saja, biar aku yang pergi " // ucap Arnius
Di perjalanan menuju istana ular, Akhsana tiba tiba mengeluarkan darah dari hidungnya.
" heeiii kakak kenapa dengan hidung mu " // ucap Ken
" aah hidung?? kenapa?? ada apa?? " // bingung Akhsana
" hidung kakak berdarah " // ucap Ken
" hah berdarah???? " // kaget
" eehh hidungnya berdarah " // ucap salah satu pria
" ambil kotak obat " // ucap satu pria
Dan tiba tiba entah karena apa Akshana pun pingsan dan tak sadarkan diri.
" eehhh dia pingsan " // ucap pria tersebut
// tumpu salah satu pria
" ayo cepat kita harus cepat pulang ke istana " // ucap salah satu pria
" wajahnya sangat cantik " // elus pipi Akshana
" heeii sudahlah jangan kau sentuh sentuh perempuan itu, dia juga sudah punya suami " // ucap pria lain
// cium pipi Akhsana
" heeiii ada anak kecil disini bodoh " // ucap satu pria
" heeii mau diapakan kak Akhsana " // ucap Ken
" jangan berani beraninya menyentuh kak Akhsana " // ucap Ken
" berisik sekali kau anak kecil " // ucap pria
" akan ku adukan ke ayah nanti, biar kalian dibunuh oleh ayah " // ucap Ken
" ayahmu?? ahahaha berani membunuh kami?? akan ku hancurkan istananya dahulu lalu ayah mu " // ucap pria tersebut
" sudah, lagi pula dia anak kecil sudah sudah tidak usah bertengkar " // ucap pria lain