
" kau anak kecil mengerti apa?? hah??!!! " // lantang satu pria
" HEEII SUDAH JANGAN KARENA WANITA ITU KALIAN JADI BERTENGKAR " // ucap lantang satu pria
seketika suasana menjadi hening, Ken yang khawatir Akhsana di apa apa kan pria tersebut langsung memeluk Akhsana dengan erat.
// peluk Akhsana
// menaruh kepala di dada Akhsana
" kakak, aku takut " // ucap Ken sambil mengeluarkan air mata
" kakak, ayoo bangun Ken takut di sini " // ucap Ken
Salah satu pria yang melihat Ken menangis merasa iba pada Ken dan langsung memberhentikan kereta kuda yang mereka tumpangi. Para pria lain pun terkejut dan bertanya
" kenapa di berhentikan?? " // tanya satu pria
" eeh ada apa ini?? // tanya pria lain
" anak kecil itu menangis " // ucap pria tersebut
" lalu?? apa hubungannya dengan kereta ini di berhentikan?? " // tanya satu pria
" kita bangunkan wanita itu, biarkan ia menemani anak itu " // ucap pria tersebut
" aahh baiklah " // ucap pria lain
" heii wanita heii bangun, anak kecil itu menangis " // ucap pria tersebut
Akhirnya Akshana pun terbangun dari pingsannya dan Akhsana melihat Ken yang sedang menangis di dada nya
" Ken, kenapa kamu menangis?? " // tanya Akhsana
" eehh kakak " // peluk Akhsana
" kenapa kamu menangis, sudah sudah Ken kan kuat jadi tidak boleh menangis yaa " // ucap Akhsana
" kakak, aku takut " // ucap Ken sambil menangis
" sudahh, ada kakak disini jadi Ken tidak perlu takut " // peluk Ken
Akhirnya mereka pun sampai di kerajaan ular, Ken dan Akhsana pun di turunkan dari kereta kuda.
" ayoo turun " // ucap satu pria
" b-baiklah " // ucap Akhsana
" sini Ken, kakak gendong " // ulurkan tangan
" ada di kerajaan ular " // jawab salah satu pria
" ayo cepat masuk " // ucap satu pria
Mereka pun masuk, Ken dan Akhsana langsung dibawa ke bawah tanah yang berada di kerajaan tersebut. Ken dan Akhsana dibawa ke kurungan bawah tanah.
" kalian di sini, jangan ke mana mana " // ucap satu pria
" b-baiklah " // ucap Akhsana
" K-ken kamu tidak apa apa kan?? kamu jangan takut ya, kakak ada di sini " // meneteskan air mata
Ternyata Ken tertidur saat mereka sedang dibawa ke bawah tanah tadi.
" ohh Ken tidur yaa " // ucap Akhsana
" m-maaf yaa kakak tidak bisa menjaga Ken dengan baik, maaf juga kakak selalu menyusahkan ayah Ken dan Ken maafkan kakak yaa " // cium kepala Ken sambil menangis
Para pria memantau semua pergerakan mereka dari cctv di ruang itu, mereka melihat Akhsana yang sedang menangis dan berkata.
" heeii apakah kita tidak terlalu jahat pada mereka " // ucap satu pria
"heii itu tugas kita dari kapten " // ucap pria lain
" sudah soal urusan lain biar kapten yang memerintah " // ucap satu pria
mereka pun akhirnya memakan makanan yang sudah di siapkan, lalu mereka tidak lupa memberi makan Ken dan Akhsana.
" ini makanan mu " // beri makanan
" te-terima kasih " // ucap Akhsana
" aku harus membangunkan Ken untuk makan " // batin Akhsana
" Ken, ayo bangun kita makan dahulu " // ucap pelan Akhsana
Ken pun terbangun dari tidur nya dan langsung menyantap makanan tersebut.
" makanan ini sangat enaakk kak " // ucap Ken sambil makan
" iya, enak " // ucap Akhsana
" eehh memang kakak sudah makan?? " // tanya Ken
" aah sudah kakak sudah makan tadi, ini biar Ken yang makan Ken tidak boleh tidak makan ya?? " // ucap Akhsana sambil mengelus Ken
" iyaa kak " // ucap Ken