
Setelah Akshana mengenakan baju ia langsung turun untuk pergi makan. Akshana yang baru tuduh di sambut pelukan oleh Ken.
" kakak " // Ken
// peluk Akshana
" eehh Ken kamu kenapa?? kangen kakak yaa?? "
// Bicara Akshana
" iya Ken kangen sekali sama kakak " // Ken
" Ayoo kak kita makan " // Ken
Saat ingin duduk mereka dikejutkan oleh seekor ular putih di lantai.
"Aaaaaaaa ada ulaarrr!!!!" // Ken
"Eeeee Ken jangan panik, sini kakak gendong" // Gendong Ken
" Aaaaaaa ayaahhh ada ulaarr " // menangis
" eehh cup cup Ken jangan nangis, biar kakak buang yaa ularnya " // Akshana
" Jangann kakk nnti kakak di patok " // Ken
" Mana ularnya?? " // Arnius
" itu di sana " // Akhsana & Ken
" Sini kau ular " // Arnius
Akhirnya ular itu pun di buang oleh Arnius
" Huhuhuhuhu " // Ken
" cup cup jangan nangis Ken, tenang kakak ada di sini kok bersama Ken cup cup " // Akhsana
" kamu itu lelaki, seorang lelaki tidak boleh cengeng " // Arnius
" sudah biarkan lagi pula dia masih kecil "
// bicara Akshana
" harusnya kau seperti seorang pejantan yang gagah dan tidak cengeng " // Arnius
" Ayah hanya bisa bicara saja " // Ken
karena Akshana tidak mau adanya pertengkaran antara ayah dengan anak, Akshana pun menengah
" e-eee mari kita makan " // Akshana
" sudaahh, Ken tidak boleh begitu sama ayah, oke?? " // tanya Akshana
" okeiii " // jawab Ken sambil makan
setelah selesai makan mereka pun pergi ke kamar masing masing. saat ingin pergi ke kamar, salah satu penjaga ada yang bilang bahwa Akshana sedang di cari oleh segerombolan pria berbaju hitam. Setelah itu Akshana pun keluar untuk menemui segerombolan pria itu, di depan gerbang Akshana melihat banyak nya pria yang melihat ke arah dia. Akshana pun canggung untuk bertanya karena di lihat segerombolan pria. Akshana yang canggung pun bertanya.
" a-ada a-apa mencari saya?? " // tanya Akshana
Tiba-tiba muka Akshana memerah, mereka yang melihat muka Akshana memerah pun langsung tertawa kecil
" hahahaha " // ketawa kecil
Akhsana yang kebingungan pun bertanya
" a-ada apa?? " // merasa bingung
" j-jangan jangan muka ku memerah " // batin Akshana
Akshana yang sedang membatin langsung menutupi wajahnya agar tidak di lihat.
" kenapa di tutupi?? " // tanya salah satu pria
" dia maluu mungkin, hahaha " // jawab pria lain
Akshana yang berada di tempat langsung diam membeku tidak bisa bergerak karna malu. Akhirnya salah satu pria memegang tangan Akshana dan berkata.
" sudah tidak perlu malu pada kami, kami hanya ingin bertanya jalan padamu " // ucap salah satu pria
Akshana yang tadi tidak bisa bergerak jadi bisa bergerak setelah mendengar perkataan salah satu pria tersebut dan bertanya pada pria tersebut
" jika ingin bertanya jalan kenapa tidak pada penjaga saja?? dan kalian tahu namaku dari mana??? lalu apa tujuan kalian mencari aku?? " // tanya Akshana
" pertanyan mu banyak sekali nona " // ucap salah satu pria
" sudah biarkan lebih baik kita langsung menjawab dan langsung membawa nya " // ucap lagi salah satu pria
" hah!!!! membawaku??!!! " // batin Akshana
Akshana yang tidak berani pun cuma bisa diam dan bertanya dengan suara gemetar
" k-kalian a-akan me-membawa ku ke-kemana?? " // ucap Akshana sambil gemetar
" kau sudah membuat nya takut, coba kalian diam sebentar bisa tidak??!!! " // ucap lantang salah satu pria
seketika pun jadi hening dan salah satu pria langsung berbicara
" kami sebenarnya ingin membawa mu pergi dari istana ini, kami dari kerajaan ular ingin membawa mu pergi dari kerajaan vampire ini "
" h-haa!! kerajaan vampire??!! berarti Arnius dan Ken vampire?? " // batin Akshana