There Is Love Over Time

There Is Love Over Time
BAB 4



Kirana memakai bathrobe untuk menutupi tubuh nya setelah selesai mandi. "sssttthhh...." Kirana yang hendak berjalan meringis karena bagian intinya masih saja terasa sakit.


Tanpa banya bicara Firman mengangkat tubuh Kiran. "agghhh..... an-anda.." pekik Kiran kaget.


"diam lah! saya tau pasti masih sakit" potong Firman saat Kiran ingin protes.


Firman mendudukan Kiran di ranjang kemudian melangkahkan kaki nya keluar kamar, sedangkan Kirana bingung harus memakai baju apa setelah melihat baju yang ia pakai malam tadi sudah tidak berbentuk. Tidak lama Firman masuk lagi kedalam kamar nya. "masih sakit?" tanya dr Firman.


Ditanya seperti itu sebenarnya Kiran merasa malu tapi mau bagaimana lagi bagian inti nya memang terasa masih perih. " hhhhmmm..." jawab Kirana meanggukan kepalanya.


"sini biar saya obatin dulu!" kata Firman.


"eehh... apa yang anda lakukan ?" Kiran kaget ketika Firman menarik kaki nya.


"ngobatin punya anda, saya gak ngapa ngapain kamu kecuali anda yang minta" kata Firman.


"tenang! saya hanya mau oleskan cream untuk bisa mengurangi sakit di inti anda, buka kaki nya!" kata Firman.


Kirana diam dan pasrah membuka kaki nya dengan bersandar di kepala ranjang, mau tidak mau karena memang ia merasa bagian inti nya masih sakit ini semua karena senjata rudal milik dr Firman.


*glekk..*


Dr Firman meneguk saliva, sebagai lelaki normal melihat pemandangan indah di depan mata nya membuat ia merasa kan panas dingin di tu buh nya, sungguh indah pemandangan nya tidak ada sedikit pun bulu di sekitar bagian inti yang berwarna pink itu membuat dr Firman ingin rasa men ji la ti, meng is ap bagian warna pink itu. Sadar dengan apa yang ia pikirkan Dr Firman menggelengkan kepala nya.


"sudah selesai ?" tanya Kinara.


"bentar saya oles dulu! punya mu sedikit bengkak" kata Dr Firman, bi bir nya tersenyum tipis karena ini semua akibat perbuatan nya.


"sakit ya ? " tanya dr Firman pada Kirana.


"hhhmmm.." Kirana hanya menganggukan kepala nya menjawab pertanyaan dr Firman karena merasa malu.


"maaf, gara gara saya anda...,", dr Firman benar benar sudah mengambil hal yang paling berharga dari wanita yang bisa ia tebak wanita di depan nya ini sedang patah hati di tambah melihat Kirana kesakitan semakin membuat dr Firman merasa bersalah.


Dr Firman yang dasar nya pria hangat memiliki hati baik bersikap lemah lembut, sopan pada orang, terlebih lagi dengan orang orang yang ia sayang, dr Firman memperlakukan orang orang yang ia sayang penuh dengan kasih sayang tetapi setelah pergi nya Nadia dr Firman berubah jadi dingin pada semua orang.


"tidak perlu minta maaf! bukan salah anda , saya yang menginginkan nya" Kirana memotong ucapan dr Firman.


"sudah selesai! anda bisa pakai baju saya dulu tadi saya sudah minta orang membilikan baju kamu" kata dr Firman yang sudah selesai.


"sebentar lagi rasa sakit nya pasti berkurang, istrahat lah dulu disini! saya akan masak untuk kita sarapan " kata dr Firman.


Sejenak Kirana tertegun dengan kelembutan laki laki yang baru melangkah keluar kamar, Kirana bangkit mencoba berjalan dan benar saja rasa sakit yang ia rasakan berkurang berganti dengan rasa sejuk di bagian intinya, Kirana berjalan kearah walk in closet mengambil kemeja putih dr Firman yang terlihay kebesaran di badan nya namun malah terlihat se xy kemudian Kirana berjalan mengambil hp di dalam tas nya terlihat sangat banyak panggilan tak terjawab dari Evans dan orang tua nya yang bisa ia pastikan setelah ia pulang akan terjadi drama, tidak ingin ambil pusing memikirkan masalah yang membuat hatu nya hanucr Kirana melangkah kan kaku keluar kamar nencari dr Firman.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


~~bersambung~


💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓


💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓


💓 I LOVE YOU ALL 💓