
Beberapa hari kemudian...
Di hotel bintang lima....
Mobil sport mewah Lamborghini yang di kemudikan dr Firman telah sampai di sebuah hotel mewah bintang lima yang hari ini-saat ini jadi saksi bisu hancur seorang dr Firman, hari ini titik hancur sehancurnya kehidupan dr Firman.
Sebuah perasaaan juga keidupan yang sebelumnya jujur saja belum pernah sama sekali dr Firman merasakan seperti saat ini meski dulu ia pernah beberapa kali mejalin hubungan dengan yang nama nya pacaran dan berakhir dengan putus namun ia tidak pernah merasakan sekacau ini bahkan dulu saat di khianati Alona wanita cantik yang ia cintai karena menurut dr Firman dulu Alona adalah wanita baik baik yang mempunyai hati tulus serta baik hati tapi nyata nya penilaian dr Firman salah sebab wanita itu berhianat dengan selingkuh bersama pengusaha muda sukses saat itu dengan tega nya Alona saat itu datang menemui dr Firman di restroran mewah yang sengaja dr Firman boking hanya untuk mereka berdua karena hari itu selain tanggal jadian mereka dr Firman juga berniat untuk melamar Alona tapi ternyata malam itu yang di dapat dr Firman adalah rasa kecewa, marah, sedih karena terang terangan Alona mengakhiri hubungan mereka dengan datang bersama pria lain menggandeng me sra lengan pria yang tidak lain adalah Hengky seorang pengusaha muda, Alona menemui dr Firman yang sudah menunggu nya lebih dulu tapi dulu dr Firman masih bisa santai tidak seperti perasaan nya sekarang padahal cara Alona lebih sadis mengakhiri hubungan mereka tapi kenapa si al nya ia saat ini rasa nya sangat rapuh juga hancur.
Dr Firman benar benar harus bisa berbesar hati dan ihlas kalo nanti dia masuk melihat wanita yang sangat ia cintai bersanding dengan pria lain, dr Firman menghela nafas nya untuk menetralkan perasaan nya setelah itu ia membuka pintu dan keluar dari mobil dan setelah itu ia berjalan membukakan pintu mobil untuk Kirana, ya dr Firman datang bersama Kirana yang dari tadi diam lebih tepat nya Kirana diam karena diam diam ia memperhatikan dr Firman yang terlihat dan bisa di pastikan pria tampan tapi sayang gi la karena selain ngesalin tapi juga me sum saat ini perasaan nya tidak baik baik saja.
"Ayo sayang turun!" ucap dr Firman lembut membuka pintu mobil untuk Kirana dengan senyuman yang bukan hanya Kirana saja tapi kaum hawa yang melihat nya pasti meleleh melihat senyuman dr Firman.
"Ck, sayang sayang pala lo peang! Syukurlah kalo kamu sadar kalo ada aku karena tadi rasa aku seperti mahluk astral tak kasat mata yang tidak anggap" ucap Kirana ketus tapi tetap menyambut uluran tangan dr Firman dengan berjalan bergandeng mes ra.
Dr Firman mendengar itu terkekeh ternyata ada untung nya juga mengajak Kirana karena bisa sedikit menghibur dr Firman." baru sadar kalo kamu itu mahluk astral dan hanya pria tampan dan juga baik hari seperti aku lah yang dapat melihat kamu!" ucap dr Firman terkekeh pelan setelah itu ia meringis pelan karena sakit akibat cubitan maut Kirana di.pinggang nya.
................
Saat ini Dr Firman dan Kirana sudah berada di dalam baleroom tempat Nadia dan Raka mengadakan resepsi pernikaan mereka, dr Firman sedikit tersenyum, sebuah senyuman getir mata nya menatap nanar melihat wanita yang sangat ia cintai saat ini terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin yang ia kenakan, selain itu Nadia juga terlihat sangat bahagia karena sejak tadi terlihat Nadia dan Raka tertawa ntah apa yang mereka tertawakan yang pasti Nadia dan Raka saat ini terlihat sangat bahagia bahkan selama ia mengenal Nadia ia tidak pernah melihat tawa Nadia seperti saat ini, sedih, sakit, hancur perasaan yang muncul di hati yang tidak bisa dr Firman hindari namun ia tetap mencoba belajar ihlas menerima kenyataan kalo Nadia bukan lah untuk nya.
Kirana yang sejak tadi berjalan di samping dr Firman dengan tangan nya juga yang sejak tadi di genggam dr Firman ikut menghentikan langkah nya saat dr Firman berhenti dengan arah pandang nya menatap nanar kearah pelaminan, meski dr Firman tersenyum tapi Kirana merasakan genggaman dr Firman tanpa dr Firman sadari ia menggenggam tangan Kirana dengan kuat bahkan terasa sakit namun Kirana tahan, Kirana paham sebenarnya dr Firman mencoba menguatkan diri dan hati nya dengan mengeratkan genggaman nya tanpa dr Firman sadari, Kirana juga paham dr Firman tersenyum tadi itu hanya untuk menghibur hati atau diri nya sendiiri padahal sebenar nya saat ini Kirana tau dr Firman rapuh.karena bisa di lihat dari mata tajam dr Firman yang sekarang memerah seperti.menahan air mata agar tak.bisa jatuh.
"ck kata nya tampan, ternyata pria tampan bisa galau, melow juga!". Ejek Kirana.
"ets tapi tadi secara tidak langsung kamu tadi bilang aku tampan arti nya kamu.mengakui.kalo aku ini pria tampan hhmmm" narsis dr Firman.
"ck, tampan ? itukan kata kamu.aku kan bilang 'kata nya'" kesal Kirana.
"ck, kata nya tampan tapi di tinggal kawin, mewek lagi hahaha" ejek Kirana.
"ck" dr Firman hanya berdecak ia melanjutkan langkha nya mengajak Kirana dengan menggenggam tangan Kirana, merema berjjalan kearah dimana Nadia dan Raka berada.
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
~~bersambung~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
💓 I LOVE YOU ALL 💓