There Is Love Over Time

There Is Love Over Time
BAB 22



Dengan perasaan yang sudah tidak bisa.di jelaskan lagi betapa sakit dan hancur nya hati nya saat ini, dr Firman melangkah pasti dengan tangan nya yang masih menggenggam tangan Kirana yang membalas ikut menggenggam tangan dr Firman seolah olah Kirana menyalurkan kekuatan dan semangat untuk dr Firman melalui genggaman tangan nya, terlihat Nadia dan Raka asik bicara dengan sahabat sahabat Nadia dan Raka sejak mereka sekolah.


"eheemmm.." terdengar suara deheman seseorang di saat empat sahabat itu asik berpelukan, Raka mengarahkan mata nya seketika mata Raka menatap tajam kearah orang yang itu.


Nadia dan ketiga sahabat nya mengurai pelukan nya,mereka sadar banyak orang lain juga yang mau memberi selamat dan doa pada pasangan pengantin itu,setelah Nadia dan tiga sahabat nya mengurai pelukan mereka melihat orang yang berdehem tadi seketika semua nya jadi tegang, Nadia, Dina, Putry, Dina tegang dengan jantung yang berdetak tidak karuan, berbeda dengan Raka yang menatap tajam kearah orang itu.


"hey kenapa kalian menangis, apa kalian tidak memberi selamat dan mendoa kan pada sepasang pengantin yang berbahagia ini" kata orang itu yang tidak lain adalah dr Firman, ia masih bisa tersenyum padahal hati dan perasaan nya begitu sakit, hancur lebur melihat wanita yang teramat dicintai bersanding dengan laki laki lain.


"aahh... i-iya ka dok, ma-maaf kita tadi terlalu terbawa suasana" kata Ani terbata bata.


Dr Firman melemperkan senyuman maut nya yang bisa membuat wanita jadi klepek klpek melihat senyuman nya, dr Firman melangkah mendekat keRaka dan Nadia bersama seorang wanita di samping nya menggenggam tangan wanita itu.


Dr Firman melepaskan genggaman tangan nya pada wanita di samping nya itu untuk bisa memberi selamat pada Raka dan Nadia. "selamat ya untuk kalian Nadia, Raka, aku ikut bahagia dengan kebahagiaan kalian terutama kamu Nad, semoga kamu dan keluarga kecil kamu selalu dalam kebahagiaan"ucap dr Firman mendoakan tulus, ia masih bisa berusaha untuk tersenyum dalam hancur nya hati nya.


Setelah mengucapkan selamat Dr Firman sengaja ingin membuat Raka sedikit kesal karena ia tau Raka laki kaki yang sangat posesif, Dr Firman sengaja memeluk Nadia men ci um pipi kiri kanan Nadia kembali mengucapkan dan mendoakan atas pernikahan nya dengan Raka, Raka melihat itu menatap tajam sembari mendengus kesal, tangan nya memeluk pinggan Nadia begitu posesif. "makasih ka doa nya, maafin Nadia ya ka" lirih Nadia, mata nya berkaca kaca.


"kenapa kamu harus minta maaf, kamu gak ada salah. Tapi setelah ini masih boleh menemui Nanda, karena aku sudah sangat menyayangi Nanda" kata dr Firman.


"tentu ka, kaka juga kan yang bantu aku kemarin ngerawat Nadia" kata Nadia polos.


"tapi jangan sering sering juga, siapa tau hanya modus kamu untuk bisa bertemu dengan istri saya" sahut Raka ketus, wajah nya sangat tidak bersahabat, Nadia menatap tajam suami nya mendengar ucapan pedas suami nya itu.


Dr Firman terkekeh mendengar itu. "dasar suami posesif" ejek dr Firman.


"ah iya kenalkan ini Kirana " kata dr Firman menggenggam tangan Kirana mengenalkan pada Raka, Nadia, Dina, Putry, Ani.


"wah ini siapa ka dok ? cantik banget kaya boneka barbie." tanya Putri kepo.


dr Firman terkekeh mendengar itu sedangkan Kirana tersenyum manis mendengar pujian dari Putri. Dr Firman merangkul pinggang Kirana mesra. "isnya allah dia calon istri aku, memang hubungan kami belum terlalu lama tapi aku dan Kirana sudah saling mengenal sejak lama, doakan saja aku secepat nya segera menyusul Nadia dan Raka" kata dr Firman santai.


"HAH?" Semua dibikin kaget dengan kabar berita dadakan ini bahkan tidak hanya Nadia, Raka,Dina, Putry dan Ani yang di buat kaget, Kirana sendiri pun di buat kaget terkecuali Raka yanf meng amin kan doa dr Firman agar cepat menikah sehingga dia tidak terlalu khawatir kalo dr Firman nanti jadi pebinor.


****----****


Setelah memberikan ucapan happy wading pada Nadia dan Raka tidak ketinggal dr Firman juga mendoakan agar rumah tangga Nadia dan Raka menjadi keluarga samawa dan sempat sedikit berbincang bincang sebentar pada Raka, Nadia dan sahabat sahabat Nadia setelah itu dr Firman dan Kirana pamit mengundurkan diri dan makan menikmati makanan dan minuman yang tersedia disana karena sejak pagi dr Firman belum makan mungkin tadi suasana hati nya benar benar kacau dan sekarang setelah agak sedikit lebih tenang baru lah perasaan lapar itu muncul dan menumpuk di uluh hati nya.


Dr Firman dan Kirana berjalan dengan mes ra kearah tempat yang sudah di khususkan untuk para tamu undangan untuk menik ma ti berbagai macam menu makan juga minuman yang sudah tersaji dimeja yang tersedia, sebelum memilih dan mengambil makanan apa yang akan mereka makan dr Firman dan Kinara melihat lihat dulu tapi sebelum sempat memilih dan mengambil makanan yang tersedia dr Firman dan Kirana lebih tepat nya Kirana lah yamg di buat.kageta.


"Kirana !" seru seseorang membuat Kirana berhenti.menghentukan langkah diam di tempat seperti patung.


****************


~~bersambung~


πŸ’“πŸ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaπŸ’“πŸ’“


πŸ’“πŸ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORπŸ’“πŸ’“


πŸ’“ I LOVE YOU ALL πŸ’“