There Is Love Over Time

There Is Love Over Time
BAB 18



Dr Firman tidak melepaskan genggaman tangan nya membuat jantung Kirana berdetak kencang di tambah mengingat kejadian tadi dr Firman memukul Evans karena diri nya rasa nya jantung Kirana berdetak berkali kali lipat lebih kencang. "ehem.." Kirana berdehem menyembunyikan salah tingkah nya.


"kenapa ? " tanya dr Firman pura pura tidak peka padahal dalam hati nya dia tau kalo wanita di depan nya ini sedang salah tingkah terlihat dari pipi putih mulus Kirana yang sekarang terlihat memerah.


"tidak kenapa- napa!" ucap Kirana mencoba terlihat santai.


"luka di bibir anda apa sebaik nya di obatin dulu!" ucap Kirana melihat luka di bibir dr Firman.


"tidak usah ini hanya luka kecil kita lanjut kebutik saja!" ucap dr Firman sedikit megembangkan senyum di bibir nya.


"maaf gara gara saya anda terluka, terimakasih juga sudah menolong saya" ucap Kirana tulus.


"sama - sama, hanya luka kecil aku tidak apa apa jangan terlalu di pikir kan! " ucap dr Firman.


"bisa gak ngomong nya saya anda ganti aku kamu? aku lebih suka aku kamu, anda saya terlalu formal seperti atasan sama bawahan atau sama orang yang gak kenal sedangkan kita tinggal satu atap." kata dr Firman.


"ck , baik lah tidak masalah" ucap Kiran menurut nya tidak masalah dengsn permintaan dr Firman.


"ini tangan kamu bisa lepasin gak? udahan genggaman nya!" kata Kirana meminta dr Firman melepaskan genggaman tangan mereka padahal dalam hati Kirana ia merasa salah tingkah berjalan di genggam seperti ini.


"kenapa di lepas ? biar saja seperti ini aku gak mau kamu nanti tiba tiba hilang di culik mantan kamu itu, hanya menggenggam tangan kok gak kaya kamua langsung pe luk aku gitu aja" kata dr Firman menggoda Kirana.


"ck aku gitu panik liat kamu kek orang kesetanan aku takut Evans mati atau masuk rumah sakit, aku gak mau kamu sampai masuk penjara gara gara mukulin Evans hanya ksrens aku" jelas Kirsna yang mulai kessl.


"idih pd, siapa bilang aku mukul Evans karena kamu? aku mukul Evans bukan karena kamu tapi aku gak suka aja liat dia sebagai lelaki bersikap dan berkata kasar sama perempuan apa lagi tadi di depan mata aku mana bisa aku diam." ucap dr Firman membuat Kirana kesal.


Kirana mendengus kesal. "ck, menyebalkan si al an." Kesal Kirana, dr Firman terkekeh.


"selamat datang silahkan masuk ! ada yang bisa kami bantu ?" sambut karyawan butik saat Dr Firman dan Kiran masuk butik.


Melihat kedatangan dr Firman bersama wanita cantik, wanita cantik yang usia nya sekitar tiga puluh tahun dengan name tag manager di dadanya berjalan mengahampiri mereka. "selamat siang dan selamat datang tuan! ada yang bisa saya bantu untuk tuan dan nona cantik ini ?" kata manager cantik itu bertanya.


"tolong pilihkan gaun pesta yang terbaik untuk dia!" kata dr Firman.


"baiklah tuan! mari nona ikut saya akan memperlihatkan beberapa koleksi gaun pesta di butik kami!" kata manager cantik itu meminta Kirana mengikuti nya.


Kirana mengikuti manager butik sedang dr Firman duduk menunggu di tempat yang di sediakan khusus, manager itu terlihat mengambil beberapa gaun untuk Kirana coba, Kirana masuk kekamar ganti untuk mencoba gaun nya setelah memakai gaun pesta Kirana keluar dari kamar ganti. "woww nona cantik sekali, saya yakin tuan muda pasti terpesona melihat anda memakai gaun ini, saya saja terpesona melihat kecantikan nona" manager butik berdecak kagum melihat penampilan Kiran.


Kirana tersenyum canggung."terimakasih untuk pujian nya" ucap Kirana.


"nona mari saya antar nona ketuan muda" kata manager butik membuyarkan lamunan Kirana membawa Kirana keluar kamar ganti berjalan menuju dr Firman yang sedang duduk menunggu nya.


Dr Firman refleks berdiri dari duduk nya, mata nya menatap Kirana tanpa berkedip terpesona melihat penampilan Kirana yang terlihat sangat cantik, gaun model sleevelees dan v-neck yang cukup rendah, warna light grey dengan hiasan manik-manik bagian roknya terbuat dengan tumpukan kain tule yang membuat dress itu terlihat sangat indah di tubuh Kirana dengan belahan yang cukup tinggi pada dress tersebut memperlihatkan kaki jenjang putih mulus Kirana.



...(gaun pesta Kirana) ...


"ehem..." manager butik berdehem menyadarkan dr Firman yang terpesona melihat Kirana tanpa berkedip.


"gimana bagus gak ?" tanya Kirana yang tiba tiba salah tingkah saat di tatap dr Firman seperti tadi.


"nona sangat cantik dengan gaun ini, iya kan tuan ?" tanya nya pada dr Firman.


"gak juga biasa aja " sahut dr Firman dengan santai, mata Kirana melotot tajam dr Firman.


"dasar keong racun me sum" umpat Kirana.


Mendengar itu manager butik menahan tawa. "jadi mau mencoba gaun yang lain lagi?" tanya nya pada dr Firman dan Kirana.


"tidak usah ini saja! gaun gaun itu akan terlihat B aja kalo dia memakai nya, buang buang waktu lebih baik make over agar dia terlihat cantik" ucap dr Firman padahal dalam hati nya ia terpesona melihat Kirana.


"astaga ka-kamu...! " Kirana menahan kesal kalo saja sekarang tidak di tempat umum habis lah sudah bibir Kirana sumpal dengan cabe.


Maneger butik terkekeh mendengar itu, lain di mulut lain di hati padahal dari cara mata nya menatap Kirana saja sudah ketauan kalo dia terpesona. "baiklah saya akan membuat nona ini sangat cantik, mari nona ikut saya !" dengan wajah kesal Kirana mengikuti menager butik itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


~~bersambung~


💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓


💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓


💓 I LOVE YOU ALL 💓