
Pagi hari di Apertemen dr Firman.
"eeeeennggghhhh" dr Firman bangun dari tidur nya , seketika dr Firman kaget dengan dirinya yang tidur tidak memakai apa apa hanya dengan selimut yang menutupi tu buh nya yang kekar berotot serta roti sobek di bagian perut semakin menambah penampilan dr Firman terlhat sempurna.
Bukan hanya dikejutkan dengan dirinya yang tidur tanpa sehelai benang, kini dr Firman lebih di kejutkan dengan ada nya seorang wanita yang tidur di sebelah nya dalam keadaan yang sama seperti nya
Dr Firman mengamati wajah wanita yang sedang tidur disamping nya itu. "cantik" kata itu pertama yang ada di benak dr Firman ketika ia mengamati wanita yang ada di samping nya itu, bulu mata lentik panjang, hidung mancung, bibir yang terlihat sangat se xy bewarna pink yang terlihat alami
Dr Firman menggelengkan kepala nya, ia mencoba mengingat ingat kejadian tadi malam, dr Firman merasa tidak kenal dengan wanita yang tidur satu ranjang dengan nya ini.
*deg*
Jantung dr Firman berdegub kencang saat bola mata nya melihat ada noda bercak merah di selimut nya bewarna putih, dr Firman menyibak selimut nya untuk memastikan dan detak jantung nya semakin kencang saat melihat noda darah ada di sprai nya itu.
"mmmmmhhhh....!" tidur wanita itu terusik akibat selimut yang menutupi tu buh nya tadi di tarik kasar dr Firman.
Dr Firman mendengar le ngu han wanita yang disamping nya itu menolehkan kepalanya melihat kearah wanita itu namun yang ada.
*deg*
jantung dr Firman semakin berdetak kencang ketika mata nya tidak sengaja menangkap melihat dua buah gunung kembar yang sangat sin tal dan mon tok, dr Firman tidak sadar akibat menarik selimut nya tadi membuat tu buh wanita disamping nya itu jadi tidak tertutup apa apa karena keadaan wanita itu sama dengan dirinya yang tidur tanpa sehelai benang, selimut yang menutupi tu buh mereka tadi berada di lantai.
"siapa kamu? tanya wanita itu ketika terbangun pada dr Firman.
"nona seharus nya yang bertanya seperti itu saya karena ini adalah apertemen saya, anda tidur di apartemen saya" jelas dr Firman.
Wanita itu seperti nya tadi belum sepenuh nya sadar, ketika mendengar yang baru saja dr Firman ucapkan tadi saat itu ia sadar kalo dia sedang tidak tidur di apartemen nya melainkan apartemen seseorang, lebih parah nya ketika menyadari keadaan nya yang tidur tanpa sehelai benang, badan nya yang putih mulus itu sekarang terlihat banyak tanda tanda merah.
"aaaawwwwhhhh" kata wanita itu terpekik merasakan perih dan sakit di area intinya, seketika mata nya tertuju pada noda warna merah yang ada di sprei kasur bewarna putih, sehingga sangat jelas terlihat noda bewarna merah itu.
"apa yang terjadi?" gumam wanita itu sendiri.
Wanita itu terdiam mencoba mengingat ingat kejadian tadi malam, dr Firman sama juga terdiam ia juga sama mencoba mengingat kejadian tadi malam di sebuah club ternama di kota nya itu.
......................
*****FLASHBACK ON**
Malam hari...
Di club malam...
"vodka!" seorang wanita cantik yang baru datang duduk di kursi dan memesan minuman pada pria yang bertugas menjaga bartander.
"hhhhmmmm!" wanita itu hanya mengangguk, tidak lama minuman yang di pesan nya datang.
*glek, glek, glek..*
Minuman yang tadi di pesan nya sudah habis diminum nya. "tambah lagi!" pinta nya pada bartander tidak perlu menunggu waktu lama minuman yang ia pesan datang dan wanita yang bernama Kirana Sahia itu langsung menghabiskan minuman yang dia pesan.
Kirana Sahia biasa akrab di panggil Kiran itu tengah duduk di salah satu kursi depan meja bartander, otak nya kembali mengingat kejadian sebelum dirinya melangkah masuk ke club malam, malam ini adalah malam yang sangat buruk dan sangat menyakitkan hati.
Harus nya malam ini adalah malam yang indah untuk dirinya bersama sang kekasih, Kirana tadi nya ingin memberi kejutan pada calon suami nya itu, Kirana yang baru menyelesaikan kuliah nya di luar Negri ia memang sengaja tidak bilang kalo sudah ada di Indonesia, dengan pergi ke apartemen calon suami nya diam diam saat Kirana masuk dalam apartemen calon suami nya malah Kirana yang di beri kejutan ketika dengan mata kepala nya sendiri melihat calon suami nya itu sedang men de sah nik mat di bawah tu buh wanita lain yang tidak lain adalah adik kandung nya sendiri.
Kirana kembali meminum minuman nya lagi sembari meracau. "'kurang nya apa sih aku? apa aku kurang cantik, kurang se xy? kalian berdua jahat!" racau Kirana hingga membuat laki laki yang duduk disamping nya melirik kearah nya karena mendengar rucauan Kirana.
"oh tuhan sakit sekali, calon suami aku selingkuh dengan adik ku sendiri, gini banget udah kayak disinetron aja. " kirana tadi menangis berubah menjadi tertawa sendiri.
"hey tuan, apa kamu mau mengahabiskan malam anda bersama saya?" tanya Kirana yang sudah mabok dengan seorang pria yang tidak lain adalah Firman, Kirana yang sedang prustasi di tambah dengan meminum minuman alkohol membuat diri nya jadi tidak bisa berpikir jernih, Kirana ingin melakukan hal yang selama ini sudah ia jaga bahkan saat calon suami nya itu meminta, memohon tidak ia berikan mungkin karena itu calon suami nya itu selingkuh dengan adik kandung nya sendiri yang mau diajak ma ki ng love dan me mu as kan calon suami nya itu di ranjang.
Dua anak manusia yang hati nya sama sama di patahkan karena cinta malam ini di pertemukan, dr Firman sama dengan Kirana sama sama sudah mabok, dia menatap Kirana dengan diam dalam hati nya "wanita cantik ini terlalu banyak minum, seperti nya wanita cantik ini terlihat sekali sedang sakit hati, 0k aku akan membuat kamu melupakan sejenak rasa sakit hati itu untuk malam ini" dr Firman bicara sendiri dalam hati nya.
"hey tuan kenapa diam? saya bicara dengan anda! apa saya tidak cantik? tenang saja nanti pasti akan saya beri imbalan karena sudah mau menemani saya yang sedang patah hati ini"
Mendengar seperti itu membuat dr Firman menyeringai. "tentu anda sangat cantik nona" dr Firman langsung menarik Kirana hingga Kirana kini sudah berada dalam pe lu kan nya.
"dengan senang hati saya akan menemani malam nona, tapi satu hal yang harus nona tau saya tidak perlu uang nona untuk membayar saya" kata dr Firman pada Kirana, wajah mereka begitu dekat, melihat bi bir se xy Kirana membuat dr Firman tidak bisa menahan.
"mmmmmppphhhh" Kirana kaget saat bi bir nya di ci um dr Firman tiba tiba, dr Firman sangat lihai ber ci um an hingga Kirana dibuat nya me re ma ng merasakan sesuatu yang aneh dalam tu buh nya ditambah efek minum minuman berakohol.
Dr Firman melepaskan tautan bi bir mereka. "ci um an begitu kaku, apa wanita ini jarang atau memang tidak pernah ber ci um an? tapi bi bir nya sangat manis" gumam dr Firman dalam hati .
"ayo kita pergi dari sini kita habiskan malam ini untuk bersenang senang melupakan sejenak masalah hati kita!" kata dr Firman, karena ia juga sama yang sebenar nya melampiaskan rasa sakit hati pergi ketempat club.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
~BERSAMBUNG~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
💓 I LOVE YOU ALL 💓