![The Turner Of Circumstances [HIAT]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-turner-of-circumstances--hiat-.webp)
Sesampainya diruang dewan siswa Trasta disambut oleh beberapa anggota nya.
"Darimana kamu?" Tanya Aleina
"Mine tidak menjelaskannya?" Berjalan ke arah mejanya
"Dimana Mine?" Aleina mencari - cari Mine
"Ah ya dia tidak ada disini! Dia pergi kebagian kebersihan" Duduk dikursi mejanya berada
"Oh lalu kamu?"
"Menggantikan guru Manika"
"Guru Manika?"
"Ya"
"Yang mengajar dikelas manipulasi sihir?"
"Benar"
"Tumben - tumben sekali menerimanya?"
"Permintaan guru bagaimana bisa ditolak"
"Yahhh"
"Lagipula disana aku menemukan sesuatu yang menarik"
"Seorang murid baru memintaku untuk mengajarinya"
Aleina terkejut dan menatap Trasta dengan wajah penasaran, "Benarkah? Siapa dia? Siapa namanya? Perempuan atau laki - laki? Bila laki - laki itu jelas dia menyukaimu"
Tiba - tiba pintu terbuka dengan dobrokan yang sedikit keras , Aleina dan Trasta terkejut karena ternyata yang mendobrang adalah Mine yang datang bersama Agaretha dimana mereka berdua mendengar pembicaraan didalam.
"Siapa yang menyukai Trasta?" Tanya Mine yang berjalan kearah mereka berdua
Trasta menyingkirkan wajah Aleina yang terlalu dekat dengannya, "Menyingkir!"
Aleina menyingkir, "Jahat sekali anda menyuruh saya menyingkir dan membuat saya penasaran!"
Mine bertanya kembali, "Trasta sekali lagi aku tanyakan siapa yang menyukai mu?"
"Mungkin murid yang diajar oleh Trasta sewaktu di kelas manipulasi sihir" Tambah Agaretha dengan gayanya
"Kamu ingin balas dendam kepadaku?!" Kesal Trasta kepada Agaretha
Agaretha melirik Trasta seolah - olah sedang mengejek Trasta.
Emosi Mine memuncak , dia berdiri depan meja Trasta dan memukul meja tersebut. Yang berada didalam ruangan tersebut ikut terkejut begitu pula Trasta.
Mine bertanya sekali lagi, "Biar ku tanyakan sekali lagi! SIAPA YANG MENYUKAIMU?!"
Trasta ikut kesal dan emosi lalu berkata sambil berteriak, "APA - APAAN KAMU?! KENAPA KAMU MEMUKUL MEJA KU? ATAS DASAR APA DAN KENAPA KAMU BERTANYA BEGITU? SIAPA YANG MENYUKAIKU DAN SIAPA YANG TERTARIK KEPADAKU BUKANLAH URUSANMU!!!" Trasta pergi meninggalkan semuanya.
Emosi Mine telah pada batasnya.
Aleina berbisik kepada Agaretha, "Ini semua salahmu! Lihat mereka bertengkar karena api yang kau lemparkan"
Agaretha menjawabnya lalu berbisik kepada Aleina, "Ini salah kamu juga"
"Ya ini semua salah kita" Jawabnya dengan berbisik
Mine menoleh kearah mereka dengan tatapan yang seakan - akan ingin memakan mangsanya.
Aleina menggigil dan merinding, "Apa - apaan tadi? Dingin dan menakutkan! Apa kamu merasakannya?"
Agaretha sama seperti Aleina, "Ya aku merasakannya. Sepertinya akan ada perang jika kesalahpahaman mereka tidak selesai"
"Aku menjadi penonton saja"
Trasta dan Mine pergi kearah yang berbeda. Mine menuju ke bagian kebersihan sedangkan Trasta pergi ke sebeleh utara dekat dengan perbatasan antara asrama perempuan dan laki - laki.
公園 𝐓𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐓𝐫𝐚𝐬𝐭𝐚
Ternyata Trasta pergi ketaman yang berada di sebelah utara dekat dengan perbatasan antara asrama perempuan dan laki - laki.
Trasta duduk dibangku taman, "Idihh! Apaan dia! Dia bukan siapa - siapa aku kenapa harus semarah itu kalau denger ada yang suka sama aku?! Yang salah siapa coba!? Ga minta maaf pula!" Ucapnya dengan kesal
"Lagian juga si Agaretha kalau mau balas dendam itu ya lihat kondisi dan suasananya gitu! Jadi yang salah ini siapa?"
Trasta berbicara sendiri dengan kesal karena masalah tadi. Tiba - tiba ada yang datang menghampirinya.
"Lho Trasta?"
"Oh kamu" Trasta mendongak
Ternyata orang yang menghampiri Trasta adalah Delmar Lantar satu - satunya teman Trasta sedari kecil.
Lantar pun duduk disamping Trasta, "Tumben - tumben banget. Ngapain kamu disini?"
"Tidak tahu!"
Lantar yang hanya menatap mata Trasta sudah mengetahui bahwa Trasta sedang kesal.
"Dengan siapa kamu kesal?"
"Eh apa?"
"Kali ini dengan siapa kamu kesal?"
"Ini semua gara - gara mereka"
"Mereka? Siapa?"
Trasta menjelaskan kepada Lantar apa yang membuat dia kesal.
"Jadi seperti itu. Oke aku paham"
"Dia siapa coba. Ngapain dia marah - marah ga jelas gitu sama aku"
Lantar tertawa.
"Lah ini anak! Ngapain kamu ketawa - ketawa ga ada yang lucu!"
Lantar mencubit hidung Trasta.
"Ga usah pake cubit - cubit hidung segala" Trasta semakin kesal
"Maaf - maaf. Lagian kamu kalau lagi marah lucu gemes - gemes gitu"
Lantar yang tidak henti - hentinya tertawa melihat tingkah gemas Trasta.
"Orang gila!" Ucapnya dengan sinis.
^^^Rabu, 25 Agustus 2021^^^