The Turner Of Circumstances [HIAT]

The Turner Of Circumstances [HIAT]
Episode 12 - Rapat



Sudah cukup untuk hari ini. Lantar ingat bahwa Trasta ada rapat jam 6 sore. Dan sebentar lagi rapat dimulai. Karena Lantar tahu posisi Trasta sebagai ketua dewan siswa makanya Lantar menyudahi hari ini.


Lantar membawa Trasta ke depan ruang dewan siswa agar tidak terlambat rapat nantinya. Setelah sampai di tujuan. Trasta masuk kedalam ruang dewan siswa sedangkan Lantar kembali ke asrama nya.


生徒会室 𝐑𝐮𝐚𝐧𝐠 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐬𝐰𝐚


Kini waktu menunjukkan pukul 6 sore. Rapat dimulai. Seperti biasa suasana dalam ruangan begitu hening tetapi suasana dalam rapat begitu mencekam seperti memasuki rumah hantu.


Topik kali ini yang dibahas adalah soal iblis. Yang dimana para iblis sudah melewati batas nya.


"Para iblis sudah melewati batasannya. Bahkan mereka berani membuat kita menjadi musuh mereka!" Ucap Neala dengan kesal


"Benar apa yang dikatakan oleh Neala! Mereka keterlaluan. Iblis dan manusia hidup secara berdampingan? Itu mustahil!" Ungkap Panava


"Di dunia ini tidak hanya manusia saja yang hidup. Diluar sana terdapat berbagai makhluk seperti iblis , siluman , elf dan juga masih banyak lagi. Seharusnya kita menghargai mereka semua" Jelas Nehan secara logis


Zorya yang ikut kesal dan geram menambahkan, "Aku tahu Han! Tapi Han mereka..."


"Tapi jika mereka sudah melewati batas! Jangan salahkan kami bila kami juga melewati batas!" Ucap Nehan dengan aura membunuh


Para anggota dewan siswa merasa kesal , marah dan geram. Perasaan mereka tercampur aduk. Emosi mereka memuncak hingga saling berdebat satu sama lain.


Sepertinya apa yang telah dilakukan telah melewati batas.


"Terlebih lagi para iblis sedang mempersiapkan sesuatu untuk membangunkan raja mereka , Raja Iblis!" Tambah Agaretha


Trasta menyela perdebatan tersebut, "Benar! Memang benar apa yang kalian katakan. Terutama melewati batas hanya untuk membangkitkan raja mereka. Tapi kita harus tetap tenang dan mendinginkan kepala kita agat otak kita berfikir dengan jernih"


"Tapi bagaimana bisa!"


"Ini tidak seperti dirimu , Nehan. Apa yang terjadi denganmu? Setiap kali ada masalah yang berkaitan dengan iblis kau selalu seperti ini" Tanya Trasta


"I-itu k-karena..." Ucap Nehan dengan pelan


"Sepertinya Nehan sedang menyembunyikan sesuatu" Ucap batin Trasta sambil menatap tajam Nehan


Tratsta memejamkan memori nya lalu mengatakan dalam batinnya, "Kilas memori"


Setelah saat Trasta mengucapkan kata Kilas Memori maka akan terlihat memori seseorang yang dia ingin lihat. Sepertinya Kilas Memori ia gunakan kepada Nehan untuk menjawab rasa penasaran nya mengapa setiap kali membahas yang berkaitan dengan iblis Nehan selalu emosi.


Saat mengetahui alasannya , Kilas Memori ditutup. Trasta merasa sedih bertanya seperti itu kepada Nehan. Bahwasanya orang tua Nehan dibantai oleh iblis.


Trasta meminta maaf kepada Nehan atas apa yang ia tanyakan tadi. Nehan dan seluruh anggota dewan siswa terkejut karena mereka tidak tahu kenapa tiba - tiba Trasta meminta maaf.


Nehan hanya bisa menerimanya tanpa mengetahui alasannya.


Rapat kini dilanjutkan.


Trasta menggelengkan kepalanya, "Tidak!"


"Apa maksudmu , Trasta?" Tanya Mine


"Dengan membunuh tidak menyelesaikan masalah. Hanya akan menambah masalah nantinya"


Para anggota dewan siswa terus bertanya - tanya kepada Trasta apa yang harus mereka lakukan?!


Sebuah ide muncul di otak Trasta yang sedari tadi diam , mengamati dan mendengarkan mereka semua.


"Aku ada ide" Ungkap Trasta


Para anggota dewan siswa sepertinya senang bila ada ide dari Trasta.


"Apa?" Tanya para anggota kepada Trasta


"Aku akan bernegosiasi dengan para iblis"


Ya! Sepertinya para anggota dewan siswa terkejut dengan ide Trasta.


"Mustahil! Itu mustahil!" Ucap Nehan


"Datang ke wilayah iblis sama saja cari mati!" Ucap Panava


"Benar apa yang dikatakan oleh Panava" Ucap Neala


"Kami tidak akan membiarkan kamu menggunakan ide itu , Trasta! Jika kamu berani menggunakan ide itu maka jangan salah kan kami bila tidak segan terhadap mu!" Ancam Agaretha


"Woahh berani sekali mengancam Trasta! Hebat!" Batin Aleina memuji Agaretha


"Setidaknya dengarkan penjelasan Trasta" Usul Mine


Para anggota dewan siswa bersedia mendengarkan penjelasan Trasta. Lalu setelah mendengarkan penjelasan Trasta sepertinya mereka menerimanya. Walah ada yang tidak setuju.


"Baiklah karena hasilnya seperti ini. Maka aku akan mengatur jadwal negosiasi dengan bangsa iblis. Mari kita bubarkan rapat hari ini" Ucap Trasta dengan tegas


Rapat hari ini telah selesai. Para anggota dewan siswa juga mulai meninggalkan ruangan.


**Hari ini memang hari yang melelahkan dan juga menyenangkan. Tetaplah semangat menjalani kehidupan walau kita tahu ini sungguh berat. Walau kita tahu ini adalah ujian dari Tuhan!


Kurangi begadang oke**?


^^^Sabtu, 28 Agustus 2021^^^