![The Turner Of Circumstances [HIAT]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-turner-of-circumstances--hiat-.webp)
Trasta telah sampai pada kelas yang dituju lalu ia memasuki kelas tersebut dan anak - anak duduk dengan rapi ditempatnya masing - masing.
"Selamat sore semua"
"Selamat sore" Ucap serentak para anak - anak tersebut
"Sebelumnya saya akan memperkenalkan diri bagi siswa lama sudah mengenal saya , mungkin siswa baru juga belum mengenal saya. Perkenalkan saya Cyzarine Trasta menjadi guru pengganti bagi guru Manika yang tengah menyelesaikan suatu hal. Kalian bisa memanggil saya kakak Trasta dan ingat jangan panggil saya guru! Salam kenal semuanya! " Jelasnya secara rinci sambil tersenyum menyapa semuanya
"Salam kenal , kak Trasta" Ucap kembali secara serentak
"Baiklah mari kita memulai pelajaran hari ini" Trasta memulai pelajaran manipulasi sihir , ia mengajari dasar - dasar penting dan langkah - langkah yang harus diketahui untuk bisa melakukan manipulasi sihir dan menuliskan nya dipapan tulis.
Trasta dengan sabar mengajarkan mereka cara manipulasi sihir , menyampaikan secara rinci agar dipahami dan masuk kedalam otak anak - anak tersebut.
Setelah selesai menulis ia berbalik menghadap para siswa - siswi tersebut, "Baiklah itu semua adalah poin - poin penting , dasar dan juga langkah - langkahnya"
"Apakah kalian semua bisa memahaminya? Lalu apakah ada pertanyaan?"
Kelas menghening beberapa saat.
Trasta mengehela nafasnya, "Ya , sepertinya kalian semua sudah paham. Baiklah karena kalian semua sudah paham kalau begitu kita semua akan mempraktekkan nya secara langsung" Maju kedepan
Lalu anak - anak yang semulanya duduk kini berdiri ditempatnya masing-masing.
Trasta mulai mempraktekkan cara memanipulasi sihir dengan baik dan benar. Anak - anak pun juga mengikuti nya. Ada beberapa ada yang gagal ada juga pula yang berhasil. Bagi anak - anak yang gagal mereka berusaha sekuat tenaga supaya agar berhasil.
"Manipulasi sihir itu terkadang tergantung pada elemen sihir kita. Misal , elemen sihir kakak adalah angin maka kita harus memfokuskan dan memusatkan elemen sihir kita lalu....?" Trasta berhenti sejenak mengucapkannya
"Lalu apakah kalian tahu langkah selanjutnya?"
Salah satu murid menjawab, "Saya tahu. Karena elemen sihir kakak adalah angin agak susah untuk memanipulasi nya bagi seorang pemula , jadi langkah yang tepat adalah..."
Salah satu murid menyela murid yang sedang menjelaskan, "Mengubahnya atau menggabungkannya dengan elemen sihir lain"
Trasta tersenyum dan menjawabnya dengan santai, "Ya seperti yang dijelaskan oleh kedua teman kalian , tapi kalian murid baru apakah kalian mengerti apa itu manipulasi sihir?"
Kelas kembali dalam keheningan.
Trasta menjelaskan lagi, "Manipulasi sihir sama seperti manipulasi waktu , dengan menguasai teknik manipulasi sihir kalian bisa menyalin dan meniru kekuatan lawan"
"Oh ya tadi kakak lupa untuk bertanya". Trasta menunjuk kedua siswa yang tadi menjelaskan untuk menyebut kan namanya, "Nama kamu?"
"Amaranth Theona"
"Ah keluarga Amaranth ya? Sampaikan salam ku kepada kepala keluarga Amaranth"
"Siap , akan saya sampaikan"
Lalu Trasta menunjuk kemurid satunya lagi, "Lalu kamu?"
"Arawinda Kizia"
"Arawainda Kizia? Kamu adiknya Arawinda Kaluna?" Tanya Trasta
Kizia menjawab, "Ya. Anda mengenal kakak saya?"
Trasta mengangguk, "Hm aku cukup mengenalnya Kaluna adalah anggota Fremont tak hanya anggota tetapi juga wakil ketua Fremont. Tidak menyangka bahwa kamu adiknya berada dalam akademi dan memiliki kecerdasan yang sama dengannya. Aku menantikan kekuatan mu yang sebenarnya"
"Baiklah semuanya kakak juga lupa untuk menyuruh kalian memperkenalkan diri. Disini berapa jumlah murid yang ada disini?"
"20 siswa ya? Lumayanlah untuk kelas manipulasi sihir. Sekarang kalian semua menyebutkan nama kalian masing-masing"
Mereka menyebut nama mereka masing-masing dan tak lupa saat menyebutkan nama masing-masing mereka juga harus berdiri saat menyebutkan nama mereka masing-masing.
"Amaranth Theona"
"Arawinda Kizia"
"Berenice Edrea"
"Taraka Mose"
"Sakala Vernon"
"Amaiya Kazumi"
"Aravaraiyan Kayven"
"Marin Derya"
"Brave Virendra"
"Farellea Andena"
"Rexanne Arasta"
Trasta terkejut mendengar nama Arasta dan benar saja bahwa Rexanne Arasta adalah adik nya yang pernah ia cekik lehernya sebelum tinggal bersama nenek kakeknya.
Trasta tersenyum tipis dan batinnya mengatakan, "Rexanne...Arasta? Aku tidak menyangka bahwa ia ada dalama akademi ini"
"Quinno Harsa"
"Agastya Michaela"
"Gavesha Ayasya"
"Osvaldo Arkatama"
"Chandwick Dastgir"
"Murdoc Alden"
"Mysie Aloki"
"Nanase Estelle"
"Narai Kanzo"
"10 laki - laki dan 10 perempuan? Keseimbangan yang kebetulan" Gumamnya
"Baik setelah perkenalan selesai maka kelas akan kakak akhiri. Setelah kakak perhatikan kalian semua masih kurang dalam kemampuan kalian semua. Maka kakak akan memberikan tugas untuk kalian semua. Berlatihlah dalam mengasah kemampuan kalian dengan siapa saja dan akan kalian tunjukkan hasilnya pada kelas berikutnya"
"Baik" Ucap serentak
Akhirnya kelas manipulasi sihir selesai. Anak - anak meninggalkan kelas begitu pula Trasta.
^^^Minggu, 22 Agustus 2021^^^