The Turner Of Circumstances [HIAT]

The Turner Of Circumstances [HIAT]
Episode 2 - Ruang Dewan Siswa



éƒšć±‹ 𝐑𝐼𝐚𝐧𝐠 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐧 𝐒𝐱𝐬𝐰𝐚


Trasta memasuki ruang dewan siswa dan melihat Mine sedang duduk disana.


"Bagaimana rasanya?" Tanya Mine yang tengah duduk


Sambil mengganti pakaian menggunakan sihir nya, "Biasa! Melelahkan. Tidak ada yang menarik!"


Mine tertawa kecil mendengar apa yang Trasta katakan, "Yah. Itulah dirimu , Trasta"


Trasta berjalan ke arah meja ketua dewan dan duduk di kursinya, "Mine"


"Hm?"


"Darimana kamu?"


"Ah aku terlambat"


"Terlambat kah? Tidak ada yang mempercayainya"


"Benar , aku memang terlambat"


Trasta memasang wajah sedikit menakutkan dan serius, "Mine , kamu bisa menggunakan sihir teleportasi dan dengan itu kamu bisa berpindah tempat dengan cepat! Apakah masih ada alasan lain yang kamu gunakan kali ini? Jangan berbohong denganku!"


Mine hanya tersenyum konyol, "Baiklah baiklah. Aku akan jujur sebenarnya ....."


Belum selesai mengatakan nya , Trasta memotong perkataan Mine dan melanjutkannya.


"Menghindari kepala akademi , bukan?"


"Trasta itu sungguh tidak sopan! Kamu memotong pembicaraanku , pembicaraan seorang wakil ketua!"


Trasta mendongak kan kepala nya sedikit dan menyengir, "Oh ya? WA - KIL - KE - TU - A!!!"


Tiba - tiba pula Mine merasa merinding.


Trasta mengubah posisi duduknya dengan pose menyilang kaki kanan diatas dan tangan kanannya mengeluarkan api untuk siap - siap membakar Mine, "Sudah tahu wakil ketua tapi masih begitu!



Ya selebihnya posisi kakinya seperti itu.


Mine panik karena sepertinya Trasta sudah mulai marah, "Ah etto gini bukan. Trasta tenanglah!"


Trasta mulai semakin seram, "Tenang?!"


Mine bertambah merinding dan dalam secara bersamaan batinnya mengatakan, "Seram!"


Trasta melemparkan apinya kearah Mine namun Mine menghindarinya , begitu pula serangan kedua Mine juga menghindarinya lalu serangan terakhir serangan ketiga Mine juga menghindarinya malahan api milik Trasta hampir mengenai orang yang tiba - tiba masuk.


Orang tersebut adalah Aleina anggota dewan siswa. Aleina terkejut bisa dilihat wajahnya yang mulai membatu tapi untunglah api milik Trasta tidak mengenai Aleina tetapi malahan mengenai dinding. Mine dan Trasta juga ikut terkejut.


"Aleina! Apa kamu baik - baik saja?" Tanya Mine


Seketika Aleina keluar dari sikap membatunya, "Aku tidak apa - apa"


Sedangkan Mine hanya menghela nafas.


Aleina dan anggota dewan lainnya masuk dan duduk di sofa panjang yang ada di ruang dewan siswa.


Agaretha yang tadinya duduk mulai berdiri dan berjalan kearah dinding gosong yang tadi terkena api milik Trasta.


"Eh apa ini? Kok gosong? Apa jangan - jangan didalamnya ada api?" Tanya nya dengan heran


Michaela asal menjawab pertanyaan Agaretha, "Mungkin kali didalamnya ada kebakaran"


"Benarkah? Kalau begitu apa perlu aku hancurkan dinding ini?" Tunjuk kearah dinding yang masih mengeluarkan asapnya


"Aga! Jangan sembarangan!" Ucap Trasta


"Tapi ini bisa berbahaya bagaimana jika memang benar ada kebakaran didalamnya?"


Mine menjelaskan kepada Agaretha bahwa tidak ada kebakaran didalamnya dan menjelaskan bagaimana dinding itu bisa seperti itu. Setelah menjelaskan , Agaretha paham.


"Oh jadi seperti itu. Bisa dibilang ini kesalahan dua orang ya. Ok Mine darimana kamu? Mengapa tidak kelihatan batang hidup mu di aula tadi?"


"Terlambat"


"Aku tidak percaya!"


Trasta menambahkan, "Betul , aku juga sama"


"M-mengapa tidak ada yang mempercayaiku?" Mine sedikit sedih


"Jadi?"


Aleina juga menambahkan, "Aku tahu Mine bukan terlambat tapi sedang menghindari seseorang"


"Betul! Kepala akademi dia orangnya" Jelas Trasta


"Ehhhh? Mengapa? Kenapa?" Agaretha terkejut dan mulai memberikan seribu pertanyaan kepada Mine mengapa Mine menghindari kepala akademi.


Ezra yang mengetahui alasan mengapa Mine menghindari kepala akademi malahan tertawa mengingat alasannya.


"Ezra? Kenapa tertawa? Apanya yang lucu?" Tanya Aleina


"Tidak tidak hanya saja lucu saja begitu bila mengingat kenapa Mine menghindari kepala akademi" Ezra yang masih tertawa


Aleina dan Agaretha menghampiri Ezra. Kedua wajah mereka menatap Ezra dengan tatapan penasaran berharap Ezra mengatakan alasan mengapa Mine menghindari kepala akademi.


Ezra yang menatap kedua wajah tersebut hanya terdiam dan memikirkan apa yang harus ia katakan, "Itu rahasia"


Aleina dan Agaretha nampaknya sedikit kecewa.


Trasta menenangkan Aleina dan Agaretha yang tampak kecewa, "Sudah sudah lain kali akan ku beritahu"


Aleina dan Agaretha mulai kembali ceria.


^^^Senin, 16 Agustus 2021^^^