The Red Fox: Author and The Dark Energy

The Red Fox: Author and The Dark Energy
Akhir jalan



Thomas yang benar-benar menyukai tuannya itu benar-benar lega dari hidupnya yang kesepian.


mereka berdua berjalan mengelilingi hutan tanpa kembali ke rumah mereka sendiri. Alasannya hanya cukup mudah dimengerti. Tuhan tersebut adalah diri Thomas itu sendiri, hanya saja diri mereka adalah dua jiwa yang terpisah. dan jiwa manusia


Thomas dalam jiwa manusianya hanya hidup selama 3 bulan dan itu akan mengakhiri hidupnya sendiri tanpa dia ketahui. Bahkan tidak akan tahu kapan dia akan mengakhiri hidupnya Maka dari itu dia akan berkeliling hutan sampai besok. karena besok adalah hari Thomas untuk hidup terakhir kalinya dan meninggalkan jiwa rubahnya selamanya.


...****************...


pada dasarnya Thomas hanya ingin dirinya kembali menjadi manusia biasa yang hanya hidup normal. Maka dari itu dia memerlukan Eva untuk membelah jiwanya menjadi dua agar dirinya bisa kembali lagi menjadi manusia dan jiwa rubah pun pergi meninggalkannya. Tapi dia harus menerima apa konsekuensi yang dia dapatkan dan pilihan yang dia pilih. di saat Eva memberitahunya bahwa dia akan itu lebih pendek daripada jiwa rubahnya Thomas menerima dengan senang hati. ya lebih baik menerima hidupnya yang hanya sebentar dan bahagia daripada hidup lama tapi merasa tersiksa dan kesal terhadap diri sendiri.


Eva akhirnya menerima apa yang dia katakan tapi dia juga tidak mengerti kenapa dia memilih hidup pendek daripada itu panjang.


dan itulah mereka berdua terpisah. Di saat dia melihat dirinya sebagai seekor rubah dia pun mengusirnya jauh darinya. padahal jiwa rubahnya sendiri masih sayang pada dirinya sendiri. dia kebingungan Kenapa dia melakukan semua ini.


coba rupanya pun menjauh hingga sampai di sebuah pohon beringin raksasa yang dimana suasana tersebut masih terasa sunyi dan awal dari semua cerita itu bermula dirinya bertemu dengan Norman seekor serigala.


sedangkan jiwa manusianya berada di sebuah kota Titanium dan bekerja sebagai seorang pustakawan yang di mana menjaga sebuah buku-buku di perpustakaan. dirinya merasa lega telah berpisah dengan rubah itu "akhirnya! woohh... " riang gembira menghampiri wajahnya setiap saat.


Henry yang menuju perpustakaannya merasa terkejut melihat dirinya telah berbeda lagi. Henry itu sendiri juga ingin kembali seperti manusia tapi dirinya masih ingin melanjutkan cerita hidupnya sendiri meskipun hal-hal buruk menimpanya. dia bertanya "gimana bisa" dan Thomas menjawabnya "Semua berkat Eva Aku sudah kembali". dengan penuh senyuman dia menjawab pertanyaan tersebut.


setelah 2 bulan berlalu Thomas menghabiskan hidupnya dengan bersenang-senang tiada henti. merasa dirinya Paling Bahagia sedunia tanpa adanya permasalahan. itu membuatnya merasa tersenyum tiap kali dia membangunkan tidurnya. sampai dia lupa bahwa waktunya Tidak lama lagi. percaya dirinya pun makin bertambah dan bertambah.


kesalahannya pun dia tidak ingin tahu sebesar apa yang dia buat. Henry belum membaca korbannya bahwa temannya sendiri telah masuk ke dalam kasus penyakit jiwa. mungkin itu sangat masuk akal karena sebagian emosionalnya terpotong dan diambil oleh Thomas yang satunya. dan Thomas seekor rubah itulah yang memiliki ekspresi penuh dan sebagian hanya diberikan kepada manusianya. itu juga membuat Henry tetap menjadi dirinya sendiri meskipun ada ambisius untuk kembali menjadi manusia. Henry mulai mencoba untuk tetap menyayangi dirinya sendiri meskipun dirinya sangatlah buruk bagi dirinya sendiri.


saat bulan hidupnya hampir berakhir Thomas berekspresi tidak normal saat dia dilaporkan memiliki sebuah masalah yang dia tak sadari.


" kesalahanku Apa yang telah kau perbuat apa ini aku akan terus lakukan apa ini aku apa aku ini apa tidak tidak tidak aku kembali aku ingin kembali aku ingin kembali"


dia mulai berubah pikiran bahwa dia lebih baik memiliki sifat seekor rubah itu dan menerima apa masalahnya hidupnya sehingga dia bisa bersenang-senang di lain waktu meskipun juga kesalahan dan kesedihan di lain waktu juga.


keesokan harinya dia akan mengunjungi Eva kembali. Tapi karena dia manusia dan harus menyeberangi sungai itu dia mengalami kesusahan. karena sungai tersebut adalah batas manusia dan Seekor hewan lainnya. Jika dia menyeberangi kemungkinan hal buruk akan menghampirinya lebih banyak lagi. dia takut tapi harus agar dirinya dapat kembali lagi


Dia berlari dan terus berlari dengan segera, agar tidak mengenai hal buruk yang menimpanya. Meskipun kelelahan dia tetap berlari. apapun yang terjadi dia tetap berlari.


kemudian tak sengaja dia tersandung oleh makhluk tak berkaki dan tidak memiliki tangan ataupun mata, mulut, dan juga bertubuh seekor rubah. Tubuh makhluk itu hancur karena di injak olehnya karena melihat nya begitu mengerikan. Tapi dia masih hidup.


Thomas masih tetap berlari menuju Eva


Setelah sekian lama dia berlari sampai kakinya juga mati rasa akhirnya dia sampai di rumah Eva. beruntungnya dia masih ada di Sana hanya saja dia menolaknya karena dia tidak dapat mengembalikan lagi jiwanya yang terlepas. Thomas pun bertanya lagi tentang cara lain untuk mengembalikannya. Eva masih tetap berkata tidak bisa. Dia hanya bisa melepas, memotong tapi tidak bisa menyatukan kembali.


termasuk kembali lemas Kalau tidak ada lagi yang harus dia lakukan kecuali hanya menerima nasibnya sendiri.


ingin hidupnya kembali tapi karena sudah terlanjur pilihannya sendiri dia pasrah saja. kemanapun dia pergi akan tetap saja, akhirnya dia akan tetap mati.


...****************...


maka dari itu beruntungnya dia bertemu dengan jiwanya sendiri untuk terakhir kalinya dan dia masih saja bahagia meskipun waktu itu dia mengusir yang dengan kasar. nantinya Di saat dia telah mati. Jiwa rubahnya lah yang akan meneruskan hidupnya


Di Pagi harinya di sebuah hutan Thomas menyadari bahwa dirinya sudah mati saat dia tertidur di bawah pohon beringin dia berusaha membangunkan jiwa manusianya tapi sudah waktunya dia meninggalkan semuanya. Jadi dia hanya merungkuk di samping jiwa manusianya. Entah sampai kapan dia akan menemani jiwanya yang sudah mati