The Legend Of Crazy Demon

The Legend Of Crazy Demon
Ch.3 - Sebuah Pertanyaan.



The Legend Of Crazy Demon


.


.


.


Memikirkan hal-hal barusan membuat ku tersenyum tipis. Melihat wajahku yang tersenyum, Guardian kiri berkata.


"Bagaimana kau masih bisa tersenyum dalam situasi ini Iblis Gila? Apa kau benar-benar telah menjadi seseorang yang tidak waras?"


Aku hanya menjawab dengan menggelengkan kepala ku dengan pelan, kemudian aku berkata.


"Hei psikopat mesum,Kamu pasti menahan tawamu ketika Pemimpin Sektemu sedang kentut bukan?"


Melihat Guardian kiri yang tidak menjawab,aku kemudian berbicara lagi.


"Aku yakin kau juga memaksakan dirimu untuk tertawa ketika pemimpin sekte iblis membuat candaan yang tidak lucu."


"Kau berbicara omong kosong lagi iblis gila" jawab guardian kiri.


"Kau yang berbicara omong kosong sialan. Kau hanya sangat takut pada Pemimpin Sektemu dasar psikopat mesum."


Guardian Kiri membalas dengan tatapan kesal.


"Dasar orang gila, kau pikir ada orang di Jiangsu yang tidak takut dengan pemimpin sekte iblis!?. Orang-orang yang berhadapan dengan pemimpin sekte akan bergetar karena tekanan yang beliau berikan. Bahkan jika ada master kuat yang lebih kuat dari Pemimpin Sekte di Jiangsu, mereka tidak akan bisa mengalahkan pemimpin sekte"


"Kau kembali berbicara omong kosong. Lihat aku, jika aku takut pada pemimpin sekte iblis aku pasti tidak akan berakhir di kejar oleh kalian seperti anjing gila yang kelaparan."


"Jika memang kau tidak takut kepada pemimpin sekte, lalu kenapa kau terus berlari kesana-kemari ?"


"Hei psikopat mesum, aku mengatakan tidak takut pada Pemimpin Sekte iblis, yang aku takutkan ada kau psikopat mesum. Aku tidak ingin berakhir sama dengan para istri terpandang dari aliansi murim."


" Aku bukan penyuka sesama jenis dasar sialan!!!" Ucap guardian kiri dengan ekspresi kesal.


Setelah jawaban dari guardian kiri, suasana menjadi hening untuk beberapa saat.


Aku mengarahkan pandanganku ke pasukan Sekte Iblis, guardian kiri yang menyadari tatapanku kemudian berkata.


"Jangan melakukan hal bodoh, itu tidak akan berhasil."


Aku mengehela nafas pelan sembari mengangguk, melawan lebih dari 500 pasukan iblis akan sangat mustahil di keadaanku saat ini, jika aku tidak kelelahan selama pelarian ini, aku masih percaya diri dapat mengalahkan mereka semua, namun situasinya sangat tidak menguntungkan untuk diriku saat ini.


"Hahh... Mau bagaimana lagi. Kalian mengejarku layaknya anjing gila karena ini kan?"


Aku kemudian mengeluarkan sebuah pil berwarna putih keemasan dari balik jubahku, dan mengulurkannya ke Guardian Kiri.


Mata bulat Guardian kiri langsung berubah seperti mata harimau yang sedang melihat mangsa.


"….!!!"


Melihat tatapan mata dari Guardian Kiri, aku kemudian berkata.


“Melihat bagaimana matamu berbinar layaknya orang yang sedang melihat wanita tercantik di Jiangsu setelah kamu melihat pil ini, kamu pasti juga sangat menginginkan pil ini bukan?. Jika tidak tentu akan sangat aneh bagi Guardian Kiri sendiri untuk mengejar ku selama berhari-hari hingga sampai ketempat ini."


Tidak ada jawaban dari Guardian kiri, aku kemudian kembali berbicara.


"Hei Guardian Kiri, bagaimana kalau kita membagi pil ini? Kita bisa membagi Jiangsu di antara kita. Dan setelah memperoleh kekuasaan atas separuh Jiangsu, kau dapat menjalankan hobi mu itu yang suka memangsa istri orang-orang di aliansi murim, tidak akan ada yang dapat melarang atau mengusik mu lagi dalam menjalankan hobi yang sangat kau sukai itu."


Aku dengan lembut mencoba untuk membujuk Guardian Kiri, namun reaksinya tidak sesuai dengan yang kuharap kan.


"Itu adalah milik pemimpin sekte dan hanya pemimpin sekte yang boleh memilikinya."


Jawab Guardian kiri dengan wajah datar.


"Tapi matamu mengatakan hal sebaliknya."


Setengah mengatakan kalimat tersebut, aku kemudian berteriak.


" Hei kalian semua!!! Dengarkan aku, Guardian Kiri memiliki rencana jahat kepada pemimpin Sekte kalian, Salah satu dari kalian harus kembali dan melaporkan rencana jahat guardian kiri kepada pemimpin sekte kalian. Guardian Kiri mencoba melakukan pemberontakan untuk menguasai seluruh Jiangsu dengan mengambil pil ini."


Tidak ada jawaban.


Umpan yang aku berikan biasanya selalu berhasil, namun sepertinya tidak berhasil di hadapan mereka, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba bukan?.


"Semuanya dengarkan aku, lihat Guardian kiri. Dia tidak mengatakan apapun, dia tidak bisa menjawabku karena dia terganggu dengan kata-kataku."


Guardian kiri kemudian berkata sebagai balasan.


"Hentikan saja semua omong kosong ini dan serahkan pil milik pemimpin sekte. Kembalikan saja, dan kami akan mundur sekarang, Kami juga tidak akan membunuhmu."


" Pil itu lebih penting daripada hidup mu. Namun aku akan mendatangimu secara pribadi nanti dan membalas semua perbuatan yang telah kau lakukan selama Pengejaran ini. Aku akan mengajak mu untuk berduel satu lawan satu.."


Sebuah kebohongan besar dan.


" Puffftt... hahahaha, kau ingin menantang ku berduel satu lawan satu?"


"Ya."


“jangan bercanda dasar sialan, jika kau memang berani untuk berduel denganku, kau tidak akan menyuruh 500 bawahan mu untuk mengejarku, bahkan setelah aku berhasil membunuh lebih dari 200 bawahan mu."


"Kalau begitu aku tidak punya pilihan lagi selain membunuhmu untuk mengambil pil milik pemimpin sekte."


"Kemarilah dasar kalian para bajingan sekte iblis. Aku akan menunjukkan alasan orang-orang memanggilku Iblis Gila !"


Namun berbeda dengan yang ku ucapkan, aku mengangkat tangan kananku yang sedang memegang pil ke arah Jurang Tak Berdasar. Seolah-olah aku akan membuang Pil ini ke bawah jurang.


Guardian Kiri yang awalnya telah bersiap untuk bertarung tiba-tiba menjadi sangat panik melihat perbuatan yang kulakukan.


"Hei Iblis gila, apa yang kau lakukan!"


Melihat kepanikan di wajah Guardian Kiri, membuat semuanya menjadi jelas.


Apa yang telah aku curi memang sesuatu yang hebat dan sangat luar biasa.


Walaupun aku masih tidak tahu apa kegunaan dari Pil ini.


Jika aku membuang pil ini kebawah jurang, apakah mereka semua akan melompat ke bawah jurang untuk mendapatkannya?


Guardian kiri yang melihat perbuatan ku, mencoba menenangkanku dengan segera berbicara.


"Apa yang coba kau lakukan? Padahal sekte iblis menghindari semua kemungkinan yang membuat kamu bermasalah dengan sekte iblis, kami juga selalu menghargai perbuatan mu yang yang terus membuat kekacauan di dalam aliansi murim. Tapi sekarang kau malah mencuri salah satu benda berharga milik pemimpin sekte, kau benar-benar orang gila."


"Aku tidak pernah meminta kalian menghargai atau mengapresiasi perbuatan ku, dan aku menyerang orang-orang dari aliansi murim karena beberapa dari mereka memang pantas mati. Bukan karena aku berpihak kepada kalian."


mendengar perkataan ku, guardian kiri mengusap muka nya sembari menghela nafas lelah.


"Hahhh... Dengarkan aku, kau hanya perlu memberikan pil itu lalu kau bisa pergi dengan aman, aku berjanji."


"aku tidak bisa memberikannya."


"Kenapa kau tidak bisa memberikan nya dasar iblis gila!?"


"karena kalian semua sebelumnya menghina dan menyumpahi orang tuaku."


"Hanya karena itu!?. baiklah aku minta maaf karena telah menghina orang tuamu, jadi kumohon tolong berikan pil berharga milik pemimpin sekte kami. Kami tidak takut padamu tapi kami tidak bisa melanggar perintah mutlak dari pemimpin sekte."


"Kau tidak minta maaf dan memohon dengan bersungguh-sungguh"


"Jangan berbicara omong kosong lagi sialan, cepat berikan pil nya!"


Lenganku kembali mengarah ke dalam jurang.


"Aku akan membuangnya sekarang."


Mendengarnya membuat Guardian Kiri kembali panik.


"Maaf, aku sungguh meminta maaf, tolong jangan lakukan itu. Mari kita bicarakan kembali masalah ini baik-baik."


Aku mengangguk


"Baiklah kalau begitu. Tapi kau harus menjawab pertanyaan ku terlebih dahulu."


"...."


"Kenapa kau tidak menjawab!? apa kau ingin melihat harta berharga milik pemimpin sekte mu jatuh ke jurang?"


"i-iya... Aku akan menjawab pertanyaanmu, jadi kumohon jangan buang pil itu ke dalam jurang"


"Bagus, kalau begitu katakan padaku apa manfaat dari Pil ini?"


.


.


.


Karya pertama saya, jadi saya minta maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan cerita di atas, dan jika kalian punya waktu luang tolong berikan kritik dan sarannya.


Terimakasih telah membaca.