The Legend Of Crazy Demon

The Legend Of Crazy Demon
Ch.1 - Aku yang paling...



Hampir semua seniman beladiri itu adalah orang gila.


Mereka berlatih siang dan malam hanya untuk membunuh orang lain,mereka melewatkan makan dan melewatkan tidur untuk meningkatkan energi internal mereka.


Seberapa gila para seniman beladiri itu?


Seorang seniman beladiri seperti kera yang menghunuskan pedang sepanjang hari untuk membunuh kera lain dan hewan yang mereka jumpai.


Kera gila yang menggenggam pedang di tangannya.


Kera gila yang mempraktikkan seni beladiri.


Itulah gambaran bagi para seniman beladiri gila tersebut.


Namun ada sedikit perbedaan apakah mereka menjadi pahlawan yang hanya berusaha membantu orang lain atau para Aliansi Murim, yang menganggap diri mereka adalah jelmaan dari keadilan itu sendiri. Tidak peduli latar belakang mereka, seniman beladiri adalah orang yang terobsesi untuk menjadi yang teratas dan memandang rendah orang lain dalam seni beladiri.


Bayangkan saja Jika ada bajingan gila yang di ajari atau mempelajari ilmu beladiri, apa yang akan mereka lakukan?


Mereka tentu saja akan melepaskan semua hasrat terpendam mereka tanpa hambatan dan membuat kekacauan dimana-mana.


Dan karena hal tersebut, seni beladiri membuat para bajingan gila itu semakin menjadi gila.


belum lagi jalan mereka menuju tujuan akhir yang tidak ada habisnya, tidak mengherankan jika para seniman beladiri di jalan ini jatuh sangat cepat ke dalam kegilaan sebelum mencapai puncak. Bahkan ada kalanya tubuh dan pikiran mereka yang hancur secara perlahan-lahan.


Dan tentu saja, aku juga pernah mengalami hal yang serupa.


Jiangsu, Jiangsu adalah tempat di mana orang mesum dan monster haus darah menyebar seperti parasit yang menular. Karena orang-orang tersebut, banyak orang yang dilatih dalam seni bela diri untuk memburu dan membunuh mereka semua.


Para bajingan gila ini ada di faksi Ortodoks dan faksi Unortodoks, bersembunyi seperti tikus di antara berbagai sekte dari kedua belah pihak.


Lalu ada sekte iblis yang secara terbuka menantang faksi ortodoks dan Unortodoks untuk bersaing menentukan siapa yang paling gila di antara mereka, sungguh sebuah hal yang konyol.


Aku sendiri telah membuat banyak musuh di semua tempat karena aku menyerang mereka yang pantas mati terlepas dari mereka anggota Ortodoks ataupun Unortodoks.namun, aku paling membenci orang-orang dari sekte iblis.


Beberapa prajurit ksatria di faksi Ortodoks ingin menangani mereka sendiri, beberapa seniman beladiri dari faksi Unortodoks juga melakukan hal yang sama.


Namun, sekte iblis adalah sekelompok binatang yang telah kehilangan akal, mereka memuntahkan racun, menembakkan senjata tersembunyi, muncul entah dari mana, menggunakan trik-trik yang aneh, mereka adalah sekelompok orang paling gila dari yang tergila yang pernah kutemui.


Binatang gila ini menyebar seperti parasit di Jiangsu, menabur kekacauan dan menyebabkan orang-orang sangat menderita.


Aku akan mengalahkan binatang-binatang gila itu sampai mati dengan cara apapun.


Namun sebelum itu, masih ada terlalu banyak binatang lain yang harus aku tangani.


.


.


.


Note "beberapa kisah dalam cerita ini terinspirasi oleh cerita LEGENDA PENDEKAR NAGA karya Shujinkouron, cerita LEGENDA SANG MONSTER karya Adhy Artha, cerita PENDEKAR 4 MATA ANGIN karya Andryano Shevchenko Limbong, dan masih banyak lagi."


Karya pertama saya, jangan lupa kasih kritik dan sarannya yah supaya makin bagus kedepannya.