The Guardians Of Balance

The Guardians Of Balance
Chapter 4.desa anke



Melihat keadaan desa Anke memang sangat memprihatinkan,apalagi desa ini sudah termaksud daerah yang paling terpencil di distrik wiyah timur laut dan berbatasan dengan kekaisaran dwarf.hampir 80% wilayah kekaisaran dwarf merupakan pegunungan.jadi, peradaban dan juga pemukiman bangsa dwarf sangat tersembunyi dan sangat sulit untuk di temukan.apa lagi berita tentang desas desus yang menyebar, bahwa kota kota kekaisaran dwarf berada di bawah bumi.tapi, jika itu benar mungkin peradaban para dwarf lebih maju dari pada peradaban bangsa manusia manusia.


Aku yang mengamati dari kejauhan melihat keadaan desa,memang sangat buruk.aku pun menatap grim dengan serius


"grim awasi setiap aktivitas yang ada di desa ini"


"baik tuan"


grim pun memberi hormat dengan cara menundukan badanya ala para khasatria.


Jika duagaanku benar,maka yang di laporkan selama ini benar benar tidak sama dengan realita.aku pun berjalan sambil membaca dasar dasar dalam ilmu politik maupun pemerintahan,aturan aturan dalam pemerintahan yang di jelaskan oleh sang cendikiawan Soma sangat jelas dan terperinci.lulusan para cendikiawan dari kekaisaran timur memang tidak di ragukan lagi.


Setelah menunggu di dalam kereta,grim pun datang dengan kecepatan seperti para assasin.dia melaporkan apa yang dia lihat.


Sesuai prediksiku,bahwa ini adalah perbuatan para bandit,para bandit yang selalu meminta pajak yang tinggi kepada penduduk itulah yang membuat desa menajadi desa miskin ini.jadi,memang benar orang dalam pemerintahan ada yang bekerja sama dengan para bandit,memang perbuatan yang tercela,bukanya tidak laporan yang ada mengenai para bandit di desa Anke,apalagi para bandit dengan tingkat menengah keatas.grim menjelaskan padaku bahwa itu adalah kelompok bandit gerbang darah dengan jumlahnya 10.000-an.aku yang menatap dengan datar tak menunjukan emosi,berpikir rencana yang ku jalankan.aku pun tersenyum dingin


"Kelompok bandit gerbang darah kalian telahku skak mat"ucapku


Aku pun mengeluarkan katanaku,dengan keterampilaku yang menguasai[sword art],[matrial art],[magic art],maupun [assasin art] yang saya baca di buku perpustakan,tinggal sedikit lagi teknikku akan sempurna,bahkan teknikku ini dapat menghadapi banyak lawan sekaligus.aku pun menyuruh cendikiawan Soma untuk pergi kedesa duluan,bilang kepada rakyat desa untuk pergi kedaerah yang sudah kutunjukan.


***


"Hei grim menurutmu,kekuatan mereka bagaimana"


"Hmmm......menurut yang kulihat ada 10 jendral yang setara dengan petualang tingkat B dengan pemimpin mereka yang setara tingkat A


"Ohhh."


Aku pun hanya acuh dengan perkataanya,grim yang merupakan prajurit pelindung raja termaksud dengan tingkat A+ dengan keterampilan [sword art] dan [magic art] yang tinggi.mungkin hari ini ada pembantaian secara sepihak.


Kecepatan kami yang digunakan sama dengan para assasin,yaitu kecepatan suara.tampak sebuah goa dengan beberapa penjaga dengan otot yang besar dan tombak yang di pegang.aku dan grim pun berhenti di dahan pohon sambil mengamati markas para bandit tersebut.aku memberikan grim topeng berbentuk ukiran singa dengan bentuk putih polosnya,sedangkan aku menggunakan topeng seperti rubah dengan bentuk kuping seperti kucing yang tersambung dengan topeng.


Aku menggunakan unique skill [Analize and prepation] sambil melihat keadaan dan memikirkan kemungkinan yang terjadi.skill ini memungkinkan para penggunanya dengan mengidentifikasi status,kekuatan,keterampilan menganalisis keadaan dan juga skill seseorang,sehingga dapat menggunakannya.dapat di ketahui juga bahwa skill [Analize and prepation] sama halnya dengan [God Eye].tapi,jika dilihat dari dari kegunaan skill masing masing,[God Eye] hanya mengidentifikasi status seseorang.


Aku yang mengeluarkan katanaku yang kusimpan tadi dari sihir penyimpanan, di ikuti oleh grim menghilang tampa jejak.sinar rembulan yang terang,sehingga menambah kesan horor untuk dilihat.tiba2 suara benda bergelinding dengan darah yang menetes di sebuah pedang,hanya tatapan tanpa emosi yang di tunjukan seperti sebuah pembunuhan tanpa ada rasa kasihan sedikitpun.


***


Disisi lain para warga desa pun membawa barang barang mereka ke tempat yang sudah kutunjukan.terlihat kereta besi dan juga kuda besi yang terbuat dari mesin mekanik di pinggir sebuah tebing,sang cendikiawan Soma mengatakan bahwa tuan muda Dan pelayanya sedang melakukan sesuatu.para warga desa yang tidak tau apa yang terjadi hanya mengangguk dan percaya,walaupun mereka ada rasa curiga,tapi ketika sang cendikiawan menyebutkan bahwa mereka merupakan utusan kekaisaran timur mereka pun bersujud,memang rasa loyal yang di tunjukan rakyat di kekaisaran timur tak perlu di ragukan lagi.


"Bantu kami tuan,kami telah mengirimkan surat ke kaisaran tapi belum ada balasanya,jadi kami mohon bantu kami tuan".seorang pria paruh baya yang di katakan sebagai kepala desa bersujud dan di ikuti oleh semua orang.


Sang cendikiawan Soma melihat hal itu pun merasa canggung,dia melihat rasa royal warga desa pun tersenyum hangat.


"Jangan begini tuan,kami semua itu sederajat jadi tidak perlu anda bersujud seperti itu" sambil jongkok dan memangang pundak sang pria itu


Mereka semua tegang akan pembicaraan sang cendikiawan Soma,mereka pikir harus ada imbalannya untuk mereka jika di bantu.tapi realita tidak sesuai ekspektasi


"Kita akan makan besar"tambahnya sambil mengeluarkan bahan bahan untuk di masak


Mereka yang tegang langsung diam.mereka masih memproses apa yang mereka dengar.


"Eh..?"kata mereka semua tidak percaya


Mereka pun tertawa bersama,sambil memakan daging yang di buat oleh para perempuan warga desa,kedinginan diselimuti kehangatan itulah yang di rasakan.


***


Disisi lain,sebuah pertarungan yang terjadi.tampak seorang anak yang masih berumur dibawah 10th yang menggunakan topeng dengan rambut putihnya dan mata merahnya di balik topeng,menyerang bagaikan seorang asssasin,dan juga pria dewasa dengan rambut hitam dan mata hijau yang menggunakan sihir api,terlihat seperti pembunuhan secara masal yang tidak wajar,tampak wajah ketakutan oleh semua bandit.


"Tinggal sekitar 31 orang lagi",batin yuki sambil menggunakan unique skill Analize and prepation.diantaranya 11 orang jendaral dan 1 pemimpinya masih berada di ruangan yang besar.melihat akan hal itu Yuki pun tersenyum tipis


"Grim, kita selesaikan saja hari ini"


Yuki pun mundur kebelakang,sambil melakukan kuda kuda yang tampak elegan jika dilihat.


"[Sword Art Magic]; S**even Slaughtered Frozen Slashes**]


"serang pertama".......


"serangan kedua".....


"serangan ketujuh"....


Tampak sebuah tebasan es yang tajam mengenai orang yang di lewatinya,ketika sampai ketebasan ketujuh,bagaikan badai es yang membekukan semua orang hingga membekukan pintu baja yang sangat kuat itu,perlahan-lahan es itu membekukan pintu baja hingga menghilang bagaikan debu.semua orang terkejut,dan lebih terkejut lagi tampak pria yang masih kecil berambut putih dan seorang pria dewasa yang berambut hitam menggunakan topeng rubah dan juga topeng polos dengan ukiran singa.berjalan mendekati mereka dan menghilang bagaikan cahaya,langsung menebas kepala si pemimpin disebut sangat instan.


Aku menatap mereka yang masih terpaku dengan kejadian yang mereka lihat.


aku menggunakan unique skill [materi manipulation] dengan konsentrasi tinggi membuat mereka menghilang bagaikan debu begitu saja.grim menatapku pergi pun ikut berjalan pergi,dia masih bingung dengan tuanya,banyak rahasia yang disembunyikan oleh tuanya itu walaupun dia masih anak2 tapi pikirannya melebihi para panatua maupun orang dewasa.


"Jadi julukan jenius di atas para jenius tidak di ragukan lagi"batinya.ada rasa bangga dihati grim,dia akan selalu melayani dan selalu di sampingnya tuanya maupun apa yang terjadi


Tampak banyak harta berharga, koin emas,perak maupun perunggu.aku pun mengambil semuanya dan mengisinya di sihir penyimpananku.lalu bergerak pergi di ikuti oleh grim.tampak dari kejauhan seperti yang sudah ku perintahkan kepada sang cendikiawan soma,bahwa semua warga desa berkumpul di kereta kuda.itu bukan tanpa sebab,aku tidak ingin semua orang kenapa-napa apalgi penduduk kekaisaran timur.aku masih berpikir mungkin masih ada sesuatu yang tersimpan di tempat ini,aku merasakan hawa yang kuat yang di bagian selatan desa atau lebih tepatnya di puncak gunung.


Kami pun sampai di tempat pertemuan,sambil melepaskan topeng rubah yang kupakai,terlihat wajah tampanku dengan mata merah,grim pun berbicara hangat kepada mereka aku yang memegang katanaku pun menyimpannya di shir penyimpanan.kehangatan yang kurasakan melihat mereka tersenyum bahagia,sambil tidur di dahan pohon ditemani sinar bulan yang indah.


"Memang dunia ini benar benar hebat"ucapku sambil melihat sinar bulan yang menerpa wajahku.


o0o