The Guardians Of Balance

The Guardians Of Balance
Chapter 15.Black Nigth



Disebuah Gua..


"hahahha.."suara yang menggema


"mari kita bersenang senang"ucap seseorang dengan lantang sambil memegang nampan kayu yang cukup besar,mengangkat keatas.


Ruangan yang sangat berisik itulah jika dideskripsikan.ruangan yang terdiri dari banya laki laki sambil meminum sesuatu memabukkan atau Alkohol,sambil tertawa terbahak bahak.


tapi mungkin momen itu akan hilang,mereka tidak tau ada sesuatu yang mengancam hidup mereka.sesuatu yang lebih mengerikan dari Kematian


***


Organisasi black night adalah organisasi dunia bawah terbesar dengan jaringan jariangan infomasi dan juga kasus pembunuhan yang tersebar luas.pusatnya berada di bagian kekasiara barat,dan juga sebagian di wilayah netral.jumlah anggota hampir sekitar 50.000-an itulah informasi yang kudapat dari [Ciel] yang di miliki Ramiris.


aku menatap pepohon yang rindang,terpaaan angin malam yang mengejutkan mengenai dedaunan.helaian helaian daun kering yang berguguran dan juga bergerak seirama dengan pergerakan angin.


"salam tuan"ucap grim yang dari tadi mengawasi


"jadi bagamana grim"ucap Yuki sambil mengamati gua yang cukup besar,seakan tersembunyi oleh dunia luar


"Tuan...didalam sana ada Ratusan penjaga dan juga puluhan budak yang di kurung di bagian dalam gua"ucap grim sambil melihat yuki


yuki hanya mengangguk,memang perbudakan tidaklah menjadi sesuatu yang tabu di dunia ini.tetapi tidak mengherankan juga jika dunia yang penuh sihir dan juga pedang menjadi salah satunya,menentukan yang berkuasa dengan yang kuat dan yang lemah tertindas.yah.... hukum Rimba masih melekat pada jiwa dan juga batin mereka bahaknenjadi cikal bakal pada diri mereka,miris sekali bukan.


bandit yang di kenal dengan Black Night merupakan bandit yang menyediakan jasa budak untuk di beli maupun di jual seluruh benua Horen .gua ini merupakan sebuah markas cabang yang di khususkan untuk para budak,terdapat 10 markas utama yang tersebar di Hutan besar Nours di bagian Utara berdekatan dengan tanah netral yang menjadi lokasi yang tidak ada namanya hukum maupun peraturan dan menjadi markas dari beberapa bandit terkenal.


Hutan besar Nours sendiri termaksud lima Hutan besar seperti Hutan besar Alfheim di wilayah tengah,termaksud sebagian wilayah kerajaan elf dan juga para dark elf, menguasai seperdua wilayah hutan itu.


aku hanya diam,mendengar beberapa penjelasan dari grim.aku menatap lurus kearah kedepan menghilang menorobos masuk.kami berdua pun melakukan pergerakan,bergerak melebihi kecepatan suara.masuk kedalam gua yang sedikit tersembunyi tersebut.


***


sebuah suasana yang cukup mencekam,pembantai dari seorang yang di sebut berdarah dingin.sekitar 250 dibantai oleh katanaku,aku juga tidak tau kenapa sifatku dengan duniaku ini sangat berbeda,seakan menanggung beban hidup yang sangat berat.memang sifat pendiam dan juga dingin duniaku measih melekat,tapi seakan bertambah terus dan juga kebencian yang terlihat di wajahki jika melihat kondisi seseorang dan nyawa orang lain menjadi sasaran untuk kepentingan pribadi maupun keegoisan mereka.


terlihat sihir berelemen api dan juga es menyerang para bandit,hanya rasa penyesalan dan juga putus asa di tambah lagi dengan rasa penderitaan yang para bandit itu rasakan,gua yang hening tadi digema dengan suara jeritan rasa sakit.aku hanya menatap mereka datar dan juga rasa jijik,mereka memang tidak pernah merasakan penderitaan yang menyakitkan ini pun melakukan tindakan kepada mereka untuk memuaskan ego mereka sendiri itu yang ku pikirkan dan itu juga berlaku dengan orang yang mereka diculik dan di jadikan budak.


"Ramiris.....velzard"ucapku sambil menatap lurus kedepan


Ramiris selama ini berada di dimensi lain lebih tepatnya ruangan khusus yang di buat Yuki yang bantu oleh [Ciel].mereka keluar bersama sambil menatapku dan disusul oleh velzard.Ramiris terlihat bersemangat sedangkan velzard terlihat menatap Yuki sambil menunjukan senyumnya.


"wah.....ada di mana ini"ucap Ramiris


Wajah Ramiris yang tampak bingung melihatku dengan tanda tanya.velzard yang berubah menjadi bentuk manusia,dengan skill [sppasial] nya dapat mendeteksi Esensi mana sejauh 100 mil sehingga di sudah tau ada dimana ini.


kami berempat memasuki sebuah Ruangan yang cukup besar,terlihat banyak sekali orang dalam jeruji besi.masa aktif skill penyamaran yang gunakan yuki berangsur angsur menghilang,perubahanku menjadi bentuk asliku yang berumur 8 tahun.aku berjalan maju disusul grim bersama Ramiris maupun velzard sambil memakai topeng rubah yang ku gunakan dulu


sekitar puluhan budak yang umurnya berkisar 10-20 tahun menatap kami,wajah yang lesu dan juga tertunduk mereka pancarkan seakan Hidup mereka telah Hancur.tapi ada 3 orang yang menatap kami dengan tajam,seorang anak lelaki berambut hijau cepak dengan rahang yang tegas dengan hidung yang mancung bersama 2 orang anak lelaki yang terlihat kembar dengan rambut hitam dan mata hitam.


"apa mau kalian?"ucap anak berambut hitam tampak tajam


kami hanya diam sambil melangkah maju tidak peduli apa yang di bicarakan.aku pun mendekat dengan jeruji besi yang cukup kuat.ku pegang besi yang besar di tangan mungilku kukeluarkan sejumlah mana sehingga besi itu membeku dan hancur begitu saja.terlihat wajah terkejut dari 3 orang itu.aku pun membuka topeng rubahku menatap mereka,terlihat wajahku menatap mereka.


Grim yang tau maksudku menghancurkan semua jeruji besi yang ada bersama Ramiris dan juga velzard.semua orang yang tertunduk lesu tadi tadi menatap kami berempat dengan heran


"kalian sudah dibebaskan"


ucap grim sambil melangkah ketengah ruangan,semua budak yang melihat itu keluar dari jeruji besi yang sudah di hancurkan,wajah mereka yang tertunduk lesu tadi tampak sedikit lebih ceria.anak laki laki yang berambut hijau itu menghampiri kami berempat,wajahnya yang tadi menatap tajam sekarang tertunduk lesu.


"Terima kasih"ucap anak laki laki itu


"Terima kasih telah membebaskan kami"ucap anak itu lagi


Ramiris hanya memakan cemilan ringanya,velzard yang tampak tidak peduli dan grim yang melihat anak itu mengelus rambut hijaunya


"siapa namamu nak"ucap grim


"Namaku Zoro tuan"ucap anak itu


Terlihat dari belakang ada beberapa yang berasal dari ras demi human,elf maupun dari manusia.ada juga half elf dan juga ras dwarf sekalipun mereka mengelilingi kami,sisanya adalah ras manusia.


"Terima kasih Tuan"mereka yang Memandang grim dengan mata berbinar


"Namaku kei tuan"ucap laki laki berambut hitam dengan mata hitam


"dan ini adik saya dan teman teman kami"tambahnya


mata grim tertuju pada area belakang anak laki laki tadi,terlihat bahwa Meraka berdua adalah kakak beradik dengan wajah yang lumayan tampan dan agak mirip.


"nama aku kai Tuan"ucap adiknya


"nama saya vanesia Tuan"ucap anak perempuan demi human dengan telinga seperti rakun


"nama saya elzin Tuan" ucap anak perepuan dari ras elf


mereka memperkenalkan nama mereka masing masing hingga akhirnya selesai.zoro pun mendekat kearah kami


"boleh kami meminta sebuah permintaan"ucap Zoro yang tampak ragu


"boleh!!"ucap grim yang sedikit bingung tapi langsung digantikan senyum tulus


"bisakah kami semua menjadi pelayan tuan"ucap Zoro yang di angguki oleh semua budak yang ada di sana


grim yang terlihat canggung dengan keadaan ini sambil keringatnya bercucuran.mereka semua tampak kebingungan,Yuki pun juga tidak peduli,sambil menyandarkan bahunya di sisi gua dan memejamkan matanya


"Tuan"ucap mereka yang tampak kebingungan


"e-etto....sepertinya kalian salah paham bahwa di sini yang menjadi tuanku adalah anak berambut putih sana"sambil menunjukan telunjuknya ke arah Yuki berbisik pada mereka semua


mereka yang masih, kebingungan melihat grim Dan Yuki saling bergantian,sedangkan grim meminta jawaban dari yuki


"Tuan?"ucapnya


Yuki hanya mengangguk sambil membuka matanya dan berjalan pergi keluar gua.


Ramiris yang dari tadi memakan cemilanya berjalan pergi dan disusul oleh velzard.


"Tuanku telah menerima kalian"ucapnya dengan senyum hangat


"mari kita pergi keluar"tambahya lagi


rombongan mereka pun pergi keluar terlihat wajah senang dari mereka.yuki,velzard dan Ramiris yang dari tadi menunggu kedangan mereka hanya bisa diam dan tidak banyak bicara dan itu berlaku pada Ramiris


"Ramiris"ucap Yuki


ramiris yang sudah tau tugasnya berjalan maju sambil mengancungkan tanganya kedepan.terlihat sebuah portal sihir yang berwarna kuning yang terlihat besar.yuki pun melihat rombongan grim,grim pun menyuruh mereka berdiri di tengah tengah portal yang dibuat.


"ayo!!"ucap Yuki yang tampak elegan tapi dengan wajah datarnya


semua sudah memasuki portal sihir yang di buat,beberapa detik kemudian tulisan tulisan [Rune] yang memgelilingi portal sihir menyala terang.sehingga mereka semua terkejut


****


Disisi lain


"Apa"ucapnya yang keras membuat orang yang memberikan laporan pun kaget


"T-T-Tuan"ucap orang itu yang tampak gugup


"Berani sekali mereka,temukan orang yang menyerang kelompok kita"ucap pria itu dengan geram


"B-Baik tuan"ucap pelayangitu,Langsung bergegas pergi


pintu pun tertutup,terlihat seorang pria paruh baya memasuki umur 40-an terlihat tersenyum menyeringai,melihat bahwa rekanya tampak frustasi


"sepertinya ada masalah Aston"ucap laki laki itu"


"ahhhh.....sialan akan kutemukan orang itu,kucincang cincang mereka dan kuabuat penderitaan mereka berkali kali lipat"ucapnya yang penuh amarah


"hahahahhahah.....sepertinya ada sesuatu yang menarik"ucapnya sambil tersenyum lebar


***