The Guardians Of Balance

The Guardians Of Balance
Chapter 34.Attack Of the Devil Army



Disisi lain 9 jendarl Elf berpencar disegala sisi pertempuran,keadaan yang tak menguntungkan para Elf berbalik.walaupun begitu Jumlah pasukan Iblis selalu datang secara Bersama dari Lubang Hitam seakan Lubang Hitam tersebut Jalur Perpindahan mereka.


Mia de Exonia seorang yang menggunakan Busur sebagai senjatanya pergi kearah Selatan dari Posisi pertempuran pusat.Dengan Menggunakan Kecepatan dan juga kelincahan dalam Archer Art tak ada yang dapat memblokir dari serang mematikannya.


8 jendral lainya secara bersamaan Sampai di tempat yang mereka tuju,keadaan yang tak menentu tadi menjadi Titik balik dalam pertempuran.


Panah yang dilancarkan pasukan Elf dari berbagai Sisi menghujani setiap Lawanya.setiap anak panah mengandung Sihir sesuai dengan Spell mereka.bagaikan Hujan Seribu Anak panah yang dilancarkan sehingga pasukan para Iblis banyak yang terjatuh.


Mia menggunakan Sihir panahnya menghujani setiap Pasukan Elf yang yang terdesak.tak ada kata yang diucapkan,hanya Suara serangan sihir maupun Benda benda yang beradu.


Keanehan pun terjadi terdapat beberapa Lubang hitam dan muncul Seorang menggunakan Jubah,Sosok Ciri ciri manusia yang tak lain adalah pengikut dari Raja Iblis.Perlawan yang begitu sengit Bahkan Sosok Dari Ras manusia itu Tak bergeming Hanya senyum Licik Yang ditampakan.


Entah sudah berapa Lama Zoro beradu Senjata dengan Sosok Bardof,tanpa Disadari Juga sang Jendral pertama Simulus de Asgar maju dalam pertempuran melawan Sang Tangan Merah itu.Elemen Sihir Cahaya membentuk 3 Buah pedang Besar Menyerang Secara Bersamaan.


"[Light Magic]; Light Sword's Aura Attack


SWUSS...


BUFF...


BUFF..


Sihir Cahaya yang membentuk Seperti pedang itu melesat dengan Cepat dengan Target sang Kepala Banteng itu.Sosok Bardof Masih mampu menghindari Serang Mematikan dari Jendral Elf itu,Zoro yang melihat Ada Celah pun menggunakan Kecepatanya sambil menyiapkan Kuda kuda Menyerang.


[Sword Art];The King Susanno, guman Zoro dengan Pandang Intens kedepan


Aura Begitu besar menyelimuti Zoro dengan Ketiga pedangnya yang ia gunakan,sosok Aura Sang Lord War terlihat dibelakangnya.Tebasan yang sangat Besar dengan Target Yang sama,sang Banteng Kewalahan dengan teknik pedang Maupun Sihir yang menghujaninya Secara bersamaan,tapi Tak di pungkiri Juga Serangan Yang dilancarkan Masih Bisa di tahan maupun Di hindari Walau sedikit kesusahan.


Wajah Bateng Bardof menggelap,terlihat Aura yang Sangat Kuat menyelimutinya,amarah yang tak diliputi dari Serangan yang membuat Ia kewalahan itu.


"Kalian....."Ucap Bardof yang tampak Geram dengan Apa yang ada Di hadapanya


Dua sosok berdiri Gagah tanpa Rasa Takut yang ditunjukan melesat dengan Begitu Cepat sampai mata pun tak dapat diikuti,Dua orang tesebut sudah berada Di kedua Sisi samping Bardof sambil mengayunkan Pedang secara bersamaan pada Kepala Banteng itu,tapi Ditahan dengan kedua kapak yang di pegangnya.


Sihir Cahaya yang begitu Kuat terlihat dari Rune sihir Yang Cukup besar,Rantai Rantai Cahaya Keluar dari Portal Sihir Diatas kepala mereka dan melesat dengan Kecepatan Begitu Cepat.Bardof Kaget akan Hal itu ia melirik Sosok Elf yang menghunuskan pedangnya Tersenyum seakan masuk Dalam Jebakanya.


SWUSS....


Zoro yang melihat ketidak fokusnya Lawanya itu menyerang dengan Kecepatan yang Sulit dibaca sambil mengguman Sesuatu.


[Sword Art];Liberation Cross The Ruler


Tebasan menyilang Dengan yang sangat Besar Menyerang dengan Ganas kearah Objek yang menjadi Target,Bardof yang Masih Fokus dengan Rantai Rantai Yang terbuat Dari Elemen Cahaya tak sempat menghindar Dari serangan mematikan yang mengarah padanya dan tebasan menyilang Sukses mengenai target.


Bayangkan Saja Tebasan yang begitu besar mengenai seseorang apa yang terjadi!!Sosok Bardof yang terbawa serangan begitu besar terlempar Jauh,tapi Ditahan oleh Rantai Rantai Rantai Cahaya yang di buat mengikatnya.Sebuah pedang Cahaya yang begitu besar Lebih besar yang dibuat sebelumnya melesat dari atas kepala Sosok Bardof.


"Matilah kamu disini Iblis....."


Dan itulah Akhir dari pertarungan Sosok Bardof yang dijuluki sang Tangan Merah itu.akhirnya Salah satu dari perisai dari Sosok 7 Dosa besar berakhir dari Kombinasi Dua Ras yang berbeda.


Sang Jendral Elf yang Kedua yaitu Elfred de Azurd melihat Dua sosok itu Mengernyit keningnya.Sosok Elfred yang menggunakan Pedang yang berperawakan Tinggi dan juga tegap dengan Rambut Pirang yang menutupi mata birunya dengan sebuah Poni,pengguna [Flame magic] dan [Wind Magic] dengan penguasaan elemen Sihir begitu Tinggi dengan Seni Berpedang yang juga tinggi disematkan baginya


Disisi lain,Dua sosok yang melihat jatuh pada seseorang,tersenyum seakan Ada Lawan yang pantas yang mereka Lawan,melesat Seperti bayangan Hitam yang menutupi aura mereka.Tiba tiba sebuah pedang yang melesat dari kedua sisi samping


Ting...


Ting..


"Sepertinya kita mendapatkan Lawan yang pantas kakak"ucap Satu orang berjubah


"Sepertinya begitu Adikku"balas sosok jubah yang Disebut kakak itu


Walaupun seni berpedang dari jendral kedua Elf begitu tinggi tapi tidak memungkinkan apakah Ia bisa melawan dua orang yang mempunyai seni pedang yang begitu tinggi juga.ia sedikit kewalahan dengan permainan dua orang itu secara bersaman,baik serangan yang Dilancarkanya seakan terbaca yang satu sisi merupakan Titik buta yang sulit untuk dihindari.


Beradu,Beradu dan Beradu!! itu yang dilihat Gerakan gerakan dari seni pedang yang di tunjukan dan juga mematikan menghunus secara bersamaan menangkis maupun menyerang


"Ha-Hah-Hah....."Suara buruan Nafas terdengar dari jendral kedua dari Kerajaan Elf itu.


"Hahaha....Lihatlah Buruan kita kakak"ucap Adiknya dengan tertawa mengejek


"Yasudah adikku mari kita akhiri pertempuran ini"ucapnya sambil menyodorkan tanganya kearah Depan


[Dark magic Manipulation];The Power of the Darkness


Bola kegelapan yang terbuat dari Energi yang begitu besar melesat begitu Cepat tapi masih bisa dilihat dari Sang jendral kedua itu.ia membuat sihir penghalang dari Elemen Anginya yang berkumpul membentuk Kubah yang tebal dan juga berlapis tanpa menggunakan Spell Apapun.Sihir Element saling berbenturan yang satu Sebagai serang dan satu Lagi sebagai Bertahan


BHUMM...


SWUSS..


Kubah angin di Ciptkan dapat menahan serang dari Bola kegelapan tadi,aura Angin yang menyelimuti setiap sisi kubah terhempas menimbulkan Ledakan Angin yang begitu besar,hingga menghepaskan dua kubuh yang mendekat.


Terlihat seorang Manusia berambut hitam dengan Dua pedang yang berada di tanganya berada disisi jendral yang berdiri menyaksikan Sihirnya itu.


"Sepertinya anda Kesusahan melawan dua orang itu Jendral"ucapnya


Rambut Hitam dan juga pengguna Double Sword Tak bukan dan tak lain adalah Kei.Sambil menyodorkan pedang ditanganya itu menatap intens Kearah lawan bicara dalam pertarungan.


"Wah..wah..wah..Lihat adikku sang elf itu dapat menahan seranganku dan Lihatlah sepertinya ada seorang bantuan dari pihaknya"ucapnya dengan senyum mengejek


"Dan satu Ras Sama seperti kita..."tambah adiknya dengan tertawa terbahak-bahak


Sedangkan Kei yang melihat itu hanya tersenyum mengejek."Siapa disini yang mati Duluan"batinya seakan menikmatinya


o0o


Jangan Lupa saranya Dong!!!apalagi Like, Votenya,dan juga bagikan para Readers sekalian.