The Guardians Of Balance

The Guardians Of Balance
Chapter 20.Berkeliling



Tanpa Yuki sandari Tahun berganti dengan cepat,sudah 4 tahun ia melakukan Rutinitas seperti biasa.wajah tampan Yuki ketika kecil bertambah menjadi lebih menawan,Zoro Ditunjuk menjadi tangan kanan dan juga pengawalku menggantikan grim,disebkan grim disibukan dengan pekerjaannya menjadi pemimpin divisi.


Zoro,Kei,dan Kai berumur 16 tahun,tubuh yang kekar dan juga Atletis terlihat.Zoro disebut sebagai Master pedang atau pendekar pedang oleh grim maupun Velzard,sang pria paruh baya dan si naga Es takjub dengan penguasan ilmu berpedang yang begitu cepat oleh Zoro yang Meraka berdua berikan


Terlihat dalam 4 tahun ini,perkembangan kekaisaran terlihat lebih maju lagi.Tingkat kebahagian penduduk menurut Laporan Divisi kependudukan berada pada tingkat A+,itu merupakan tingkat yang kutetapkan sebagai tingkat yang tertinggi.


Langkah kakiku mendarat dijalan ibu kota yang begitu maju,tak habis kupikir Kota Taksodan berkembang begitu cepat.Hiruk pikuk jalanan,kulangkahkan kakiku menyusuri apa yang menarik untuk kulihat,Zoro dengan 3 pedangnya disamping mengikuti dengan diam perlahan tapi pasti.


"woi.......Yuki"teriak seseorang dari kejauhan


aku secara Reflek menoleh kearah suara yang cukup keras itu.terlihat Makoto dan disampingnya Zeki dan mei menoleh kearahku,mereka melambaikan tangan tapi mei memukul kepala makoto dengan keras.tanpa kusadari senyum tipis kutunjukan,ku langkahkan kakiku kearah mereka berdiri dan diikuti oleh Zoro.


"Wah sudah lama tidak berjumpa yah Yuki"ucap mei sambil senyum gembira


Aku hanya membalas senyum mei dengan anggukan dan senyum tipisku.terlihat orang yang lebih tinggi dari kami bertiga dengan rambut hitam yang agak panjang,zeki hanya tersenyum tipis kearahku.


Kami Berempat dan juga Zoro melangkahkan kaki sambil berbincang.makoto yang tampak senang menyusuri jalan diibukota,seperti seorang yang baru melihat kota saja!!.dengan langkahnya berlari sambil memakan jajananya.Dari kami berempat bahwa zeki lah yang lebih tua satu tahun dari kami.Zeki berasal dari klan Yakagami termaksud 10 klan pelindung kekaisaran bersama dengan keluarga Soma maupun Kurotsuci


Makoto selalu bertanya kepadaku sambil memakan jajananya,aku menjawab seribu pertanyaan yang ia lontarkan.tanpa Makoto sadari tangan kanan yang di kepal mei memukul kepalanya,ia hanya meringis kasakitan.


"Aduh...sakit sekali"ucap makoto


"kenapa sih kamu selalu memukulku secara tiba tiba "tambah Makoto yang ucapan agak kencang


Terlihat urat pelipis diwajah mei timbul begitu kencang.makoto yang melihat itu menelan Ludah di tegorokanya


"Alama"ucapnya tampak ketakutan


Bhukk..


Bhukk...


Kami berjalan seperti biasa diikuti oleh Zoro sebagai pengawal.Zeki yang melihatku tampak penasaran,dia pun membuka pertanyaanya yang ia simpan


"Yuki sebenarnya kamu selama beberapa tahun ini dimana?aku penasaran Akademi yang kamu masuki,apakah kamu memasuki Universitas tinggi kekaisaran dan menjadi sarjana atau ahli lainya.bukanya kamu adalah Ahli pedang dan juga sihir terbaik generasi dalam kelompok 10 generasi jenius"ucapnya mengarah kepadaku


"aku melihat beberapa Daftar murid yang memasuki pendaftaran di Akademi tinggi tapi tidak ada nama kamu sekalipun,jadi mungkin kamu memasuki Universitas tinggi".tambahnya


mei yang dari tadi kesal dengan Mulutnya Makoto yang tampak cerewet mengoceh tak jelas mengarah kepadaku,terlihat sepertinya ia juga penasaran.memang ketika umurku 9 tahun aku tidak boleh memasuki Sekolah dari kekaisaran Timur,itu semua larangan yang dibuat oleh keturunan dari kaisar Adolf Kenji Takegura sebagai pemimpin dari [West Empire] aku juga tak tau kenapa.


"Memang aku tidak memasuki Akademi kekaisaran,tapi tidak benar juga aku memasuki Universitas tinggi kekaisaran!"ucapku yang menatapnya.


"jadi kamu tidak memasuki keduanya"ucapan Makoto merembes dan juga memotong ucapanku


Bhuk...


Bhuk...


"kamu ini kalo Orang bicara jangan suka di rembes dong!! mengganggu saja"ucap mei mengarah kepada Makoto


"kenapa kamu tidak masuk Akademi militer yuki,bukanya ada aku Zeki dan juga si Cerewet ini"ucap mei yang mengarah kepada Yuki


"Hei.....siapa yang kau bilang cerewet"ucap Makoto yang tampak kesal dengan ucapan mei


Aku hanya menghela napas,tak banyak untukku bicarakan karna itu adalah aturan kerajaan,walaupun gitu pelatihan dan juga seni seni beladiri dan lainya yang kupelajari di kediamanku tak beda jauh dengan pelatihan militer diakademi.


"sepertinya Waktu bersantainya cukup dulu,ayo kita balik ke akademi"ucap Zeki


"Yuki...kamu tidak ingin pergi bersama kami ke akademi militer"ucap mei


"mungkin kamu akan tertarik dengan pembelajaran disana"tambanya lagi sambil menarik tanganku


aku hanya diam,tak tau kalau perempuan yang di sebut Anak emas dari klan Kurotsuci ini memang sangat suka memaksa.


"......"


"Ayo..ayo...cepat kalian berdua"sambil menarik kencang tanganku melihat kearah Zeki dan juga Makoto


Langsung saja Zoro menarik tanganku dan di lepaskan genggaman mei dari genggamanya


"Maaf nona,Tapi tuan masih Banyak Urusan,jadi tidak diperkenankan pergi dengan kalian"ucap Zoro dengan Formal,aku yang melihat Zoro dengan diam."sepertinya aku terselamatkan"batinku


"Yah....begitulah mei aku masih banya Urusan yang kukerjakan,jadi aku pergi dulu"ucapku menatap mei sambil melangkah pergi meninggalkan mereka


Terlihat wajah mei yang kecewa,tapi beberapa saat wajahnya pun menjadi ceria.


"Nanti kapan kapan di bilang aku kalau kamu tidak ada Urusan lagi,nanti kita jalan jalan yah"ucapnya yang keras


Samar samar terlihat dari kejauhan mereka pergi kembali ke Akademi.aku bersama Zoro menyusuri Pusat ibu kota.Transportasi massal seperti perkotaan di kehidupan duniaku dulu tapi lebih canggih karna menggunakan sihir terlihat berlalu lalang diatasku,memang ide cemerlang yang dibuat oleh divisi riset dan juga infrastruktur sangatlah Amazing


Papan proyeksi yang cukup besar di Alun Alun kota,banyak spesis jenis bunga maupun pancuran air dipusatnya menambah kesan Estetis jika dilihat.


Aku menaiki Kereta massal perkotaan sambil memandang kota Taksodan di balik kacanya,terlihat gedung gedung menjulang tinggi dengan Arsitektur gaya yang cukup modern.Zoro yang berada di sampingku selalu memandangku Entah kenapa.terlihat pusat perbelanjaan di kota dan beberapa Dojo dengan suara khas instruktur maupun murid teriak cukup keras.


Taklama aku memandang Kota Taksodan dari Dalam kereta kami berdua sampai distasiun yang kutuju.aku bersama Zoro keluar dari kereta dan menyusuri jalan di bagian selatan menuju Gerbang kota yang sangat luas.inilah Gerbang utama dari kota taksodan.benteng yang Sangat besar mengelilingi kota Taksodan yang tampak megah,terlihat di luar kota beberapa proyek kontruksi di bangun secara masif,terlihat ketua Divisi Infrastruktur Hyeteru shasimaru memandu ribuan kelompoknya.


"memang tidak salah aku memilihnya"ucapku sambil tersenyum tipis


Dia yang menatapku tersenyum Lebar sambil memberi Hormat,dulu memang mereka masih ragu jika aku adalah pemimpin mereka kecuali grim.tapi beberapa bulan bekerja denganku mereka tampak sadar bahwa mereka telah melakukan hal bodoh tidak bersikap seperti seorang bawahan,mereka juga terkejut dengan kepemimpinan Yuki yang menurut mereka tidak hanya tegas tapi juga cerdas Dari segala bidang maupun Aspek Apapun


***