
Disisi lain Yuki dengan Kecepatan yang dibaluti dengan partikel bebas yang menyelimuti tubuhnya sehingga menambah Langkah yang ia miliki.Merembes pepohonan Besar yang ia Lewati seakan Tak menghiraukan Lingkungan di sekitarnya.
Sihir tipe sensoriknnya mendeteksi aura yang begitu kuat dari Aura jendral iblis yang dikirim, bahkan Energi kegelapannya lebih pekat Dari Energi yang ia lihat sebelumnya,ini menandakan Bahwa pertarungan Dengan Bangsa Laknat yang menyerang kerajaan Elf Belum Dikatakan Berakhir.
Dahan Dahan pohon yang ia lewati tanpa Suara jejak sehingga tak mudah Dideteksi Oleh orang lain.ditambah Suara desiran angin yang terdengar di Sekitarnya secara Alami menyatu dengan Karakteristik angin itu sendiri.
Di udara itu sendiri nampak makluk bersayap menikmati setiap pandangan yang ada dibawahnya.tak ada gerakan yang terlihat darinya,hanya suara tawa Khas yang menggema Disekitarnya.
"Khufufu....Indah Sekali"
"Tak pernah kulihat pertarungan seperti ini"ucapnya dengan Senyum Eleganya
Sayapnya seperti kelelawar mengendalikan udara disekitarnya sehingga sayapnya tidak usah dikepakan agar dapat terbang.tapi hal itu hanya sampingan saja tak pantas untuk dibahas,Rambut peraknya dengan Helaian Rambut Yang bertebaran karna di kelilingi Udara malam.
Terlihat sosok anak manusia berumur 12 tahun berdiri dihadapannya dengan Posisi yang begitu mengejutkan,bagaimana tidak posisi yang ditunjukannya Berdiri tegak dengan Sebilah katana yang ia pegang di tangan kanannya Lalu yang mengejutkan dengan keadaanya adalah Pemuda itu terbang,memang Kemampuan terbang Bisa bilang sangat Lazim di dunia penuh sihir ini,tapi yang mengejutkan adalah Manipulationnya Lingkungan sekitarnya yang begitu santai tanpa beban.
Yuki yang disebut pemuda Jenius tidak mengherankan Control manipulasi nya Terhadap Skill maupun Sihirnya mungkin berada diatas Rank A+.
Keberadaannya membuat Seorang yang bersayap itu berbalik dan tersenyum lebar seakan telah menunggunya,tapi tidak dengan Yuki wajahnya yang datar bahkan sangat Datar.
"Apa maumu?"Ucap Yuki Langsung to the Poin
Makhluk itu masih tersenyum Khasnya,senyumnya melengkung sebagai tanda tapi sulit dibaca.tak ada kata yang Langsung mengarah pada maksud dari apa yang Mahkluk itu Ucapkan hanya senyumnya yang ia keluarkan yang mempunyai Arti dari kata yang ia maksud.
"Khufufu........Sudah sejak Lama aku Hidup membosankan"ucapnya
"Tak ada pertarungan yang begitu mendebarkan seperti ini"Lanjutnya
Sedangkan Yuki hanya memasang Wajah begitu Datar,ia tau maksud dari Ucapan sang iblis itu.tak ada Kata yang ucapkan sebelumnya Hingga ia menghunuskan Katanannya kearah Iblis yang memandang Remeh itu.
"Sepertinya kamu terlalu memandang Remeh Manusia"ucapnya
"Sepertinya begitu"Balasnya yang memegang dagunya seakan berpikir sebelum menjawab
"Walau sebenarnya aku begitu tertarik Dengan manusia"lanjutnya
Yuki melesat tanpa tumpuan sebagai pijakan,ia memegang Katanya menebas secara Horizontal kearah Leher yang menjadi targetnya.tapi begitu mudahnya sang iblis itu menangkis serangan tebasan dari Yuki menggunakan kukunya yang panjang dan tajam.
DING....
"apa Tujuanmu kesini"Tanya Yuki dengan Ekspresi datar
"Aku tak mengerti apa maksudmu manusia?,aku hanya datang melihat kesenanganku sendiri"Balasnya dengan Senyum Lebarnya itu
Tak ada balasan yang dikeluarkan Yuki,ia memandang intens Sang musuh yang menjadi Lawannya,terkadang ia juga merasa Ragu terhadap Tindakannya yang begitu Ceroboh yang langsung menyerang Dulu tanpa menganalisis kekuatan lawan.
"Hmmmm.....Lumayan juga kau yah,dengan umur sepertimu kehebatanmu setara diatas jendral iblis"ucapnya
"Kalo gitu apakah kau bisa mengatasi Sihirku ini"lanjutnya dengan tawa khasnya
Mendengar akan hal itu ia memasang Posisi kuda kuda waspada dengan Insting tingkat tinggi ditambah dengan Skill Uniquenya Analize and Prepation.iblis itu melihat Gaya posisi Yuki diatas Udara dengan Kuda kuda yang begitu sempurna hanya tersenyum,bukan tersenyum Khasnya melainkan Seperti mengagumi akan sesuatu.
[Illusion Magic], Paradise World of Illusion
Teknik ilusi tingkat tinggi di keluarkan,tidak sama seperti Spell yang di ucapkan Kei,jelas jelas ini adalah sebuah teror bagi Orang yang mentalnya begitu Lemah.apakah Yuki dapat melewatinya itu masih tanda Tanya!!
Yang dilihat Yuki adalah sebuah Ruang dimensi tak terbatas dengan Kegelapan yang menjadi Dinding tapi tidak mempengaruhi Cahaya untuk dilihat.tapi,semua itu hanyalah diluar saja,memang sihir Ilusi di gunakan Untuk menyerang mental Lawan,itu memang Cukup Efektif bagi seseorang yang tak memerlukan Fisiknya untuk melakukan hal yang dilakukan.
Terkadang Yuki pernah berpikir apakah ia dapat menghadapi Sihir Ilusi tingkat Tinggi yang menyerang mental Lawan,sihir ilusi menyerang dengan menampilkan banyak kenangan kenangan pahit yang ingin Dilupakan oleh Objek sehingga menimbulkan Konsentrasi maupun pergerakanya terbatas, itu hanya Sihir Ilusi tingkat Menengah,bagaimana dengan tingkat tinggi mungkin lebih menyakitkan lagi!!
Tempat yang Luas hanya suara suara yang begitu memekikkan yang didengar Yuki,mentalnya seakan jatuh melihat kenangan pahit yang ia lalui,tapi itu ia tepis jauh jauh seakan itu bukan lagi pengahalang baginya untuk Hidup.
"Lumayan juga kamu bisa bertahan didunia Ilusikku"ucap Suara yang terdengar seperti De Javu
Yuki tak bergeming dengan Suara yang ia dengar,dengan mengedarkan 50% mananya Disekitarnya ia dapat mematahkan sedikit Ilusi yang Diciptkan tapi tidak dapat menghacurkan sihir Ilusinya.
Seakan sadar dengan Apa yang ia lakukan,perlahan Otaknya memikirkan suatu cara agar dapat keluar dari kondisinya itu.ia mengedarkan Jumlah mana yang besar sambil mengaktifkan Sihir Uniquenya itu yaitu [Mana Infinite],perlahan Sihir Ilusinya hilang meninggalkan Ruangan yang mewah dengan Sosok yang duduk di singasana dengan santai.
"Sepertinya sudah waktunya aku memperkenalkan Diriku"ucap Orang itu
Yuki menyipitkan matanya agar dapat Fokus pada satu Sasaran.Perasaan De Javu yang terlihat dari orang itu dengan Rambut Hitam mengenakan Pakaian Bangsawan pada abad pertengahan yang begitu Elegan yang berwarna merah darah kental dengan Rompi berwarna Hitam.
"Perkenalkan Namaku Dino Iblis yang kamu lawan tadi"ucapnya
Yuki Cukup terkejut dengan apa yang iblis bernama Dino itu Ucapkan,tapi ia sembunyikan ekspresinya itu diwajah datarnya yang ia tunjukan.Keheningan pun tercipta tak ada kata kata yang diucapkan dari kedua belah pihak,hanya dalam beberapa saat.
"Sepertinya kamu masih meragukanku"ucap Dino sambil menghela napas lelah
"......."
"Yasudahlah.....selamat kamu telah melewati Ujian yang kuberikan"tambahnya mengarah kearah Yuki
Perlahan lahan Kesadaran Yuki pun menghilang setelah pengucapan kata terakhir itu.sebuah pohon besar yang Dibawah bayang tampak sosok tertidur dengan Rambut putih salju panjangnya,merasa kebingungan dengan keadaannya walau tak menunjukan Ekspresi.yah,dia adalah Yuki dan satu sosok lagi adalah Iblis yang menyebutnya dengan Nama Dino, berdiri sambil memandang Yuki kebawah..
"Sekarang kamu telah menjadi Tuanku"ucap Dino yang begitu santai
Tapi Yuki seakan Bingung dengan Iblis yang satu ini,bukanya iblis yang ia pernah baca dibuku perpustakaan adalah makhluk yang begitu agresif terhadap Manusia maupun Ras lain.
Sosok Yuki masih bergulat dalam pikiranya,sedangkan Dino yang melihat Yuki sedikit menyinggungkan senyumnya.walau dia Ras iblis tapi tidak seperti Iblis Biasanya,itulah yang dipikirkan Yuki.