The Guardians Of Balance

The Guardians Of Balance
Chapter 22.Kekaisaran Dwarf



Keesokan harinya,seperti yang dijanjikan.Yuki bersama,Zoro,kei dan kai dan Ramiris maupun Velzard yang berada ruangan dimensi liontin.Ramiris keluar dari Ruang dimensi dan merapalkan Spell teleportasinya,sebuah portal sihir mengeliling mereka berlima dan menghilang begitu saja


Terlihat beberapa pegunungan yang tersebar sejauh mata memandang,tampak kaijing sang pria Dwarf menunggu kami di tempat yang sudah diperuntuhkan.Tak Lama berselang Kaijin menyadari berebrapa Rombongan bergerak kearahnya.seakan membuatnya kaget,ia dikejutkan dengan keberadaan Yuki di kelompok itu


"Tuan....terima kasih telah memenuhi permintaan kami"ucap Kaijin memberi Hormat


Ada beberapa Penjaga yang menemani Kaijin,dengan zirah Full platenya dengan Tubuh yang agak kerdil tapi kekar,dan juga beberapa Ras manusia maupun Elf bergabung dikelompok Itu.


Kaijin memerintahkan mereka membuka Gerbang yang disebut sebagai Pintu Bangsa Dwarf.berjalan mengikuti sela sela tebing yang cukup tinggi dengan kedua sisinya adalah pegunungan.terlihat Gerbang yang berukuran besar tampak kokoh,seorang Kaijin berjalan mendekati Gerbang.perlahan lahan tangan yang cukup kekar yang dimiliki bangsa Dwarf meraba raba sesuatu.


Menurut padangan Yuki pintu tersebut menggunakan sistem mekanik yang cukup sulit,dengan Tumpuan Ukiran Lubang yang saling berjajar.harus menggunakan tenaga Ekstra untuk mengerakan sebuah putaran agar membuka Gerbang yang besar itu


Perlahan lahan terdengar suara seperti Pintu terbuka,terlihat seperti Gua yang cukup dalam dengan ciri khas Gua yang begitu lembab.kaijin dan robongan memasuki di ikuti Yuki dan rombongannya.sebuah panggung berbentuk persegi Enam,terlihat didepan kami semua.


Kaijin dan robonganya memasuki panggung persegi Enam itu,Rombongan Yuki tampak kebingungan tapi tidak dengan Yuki.perlahan Yuki medekat melangkah memasukinya.mengetahui maksud yang dilakukan oleh tuanya,mereka bertiga melangkah secara bersamaan mengikuti apa yang dilakukan Yuki.


Sebuah Sinar Kebiruan dengan tulisan [Rune],secara tak langsung kami di pindahkan disebuah Gerbang yang Lebih besar dari sebelumnya.Banyak orang orang yang berlalu lalang,tak habis dipungkiri Pintu masuk yang ada menggunakan sihir portal Teleportasi terpampang berjejer rapi ditempat kami berdiri


Banyak ras Manusia,Elf maupun demi-human berjalan memasuki tempat Teleportasi itu maupun keluar.tak ada yang aneh dengan keadaan yang ditunjukan,memang kekaisaran Dwarf disebut sebagai Salah satu negara Industri yang sudah puluhan Tahun.seperti kekaisaran Lain negara yang bertumpu pada industri harus memiliki Material pendukung untuk melakukan Produksi.


Kami semua berjalan mendekat kearah salah satu Gerbang Raksasa itu,terlihat beberapa penjaga dengan full armor menggunakan pedang maupun senjata lainya berjaga.pintu Raksasa berjejer rapi dengan Tembok besar yang menghubungkan pintu raksasa dengan pintu raksasa Lain.


Kekaisaran Dwarf disebut sebagai Wilayah Netral,tidak berpihak pada siapapun.hal ini juga berlaku dalam bidang perdagangan,mereka menggunakan sistem perdagangan bebas Absolute,tapi akibat insiden beberapa tahun yang yang Lalu sistem ini di gantikan menjadi Sistem Orang yang diperuntuhkan saja,dengan menunjukan Kartu identitas yang telah disetujui oleh kekaisaran.


Setelah memeriksa indentitas yang ditunjukan Kaijin,raut wajah penjaga gerbang begitu pucat.para penjaga itu mempersilahkan Rombongan kami memasuki Kota dari Kekaisaran Dwarf,kota ini disebut dengan Kota Dwargo yang di sebut sebagai kota terbesar di miliki oleh para Dwarf.


Rombongan yang mengikuti kaijin,berpisah setelah berpamitan dengan kami,Kaijin berbalik dan tersenyum sambil memandang kami.Yuki hanya memandang datar,tapi ada juga rasa terkagum dalam hatinya,kota yang dibangun di bawah Bumi seperti sebuah keajaiban.


"Selamat datang di kekaisaran Dwarf,the underworld paradise"


memang Julukan tersebut sangat cocok untuk disematkan bagi negeri ini "underworld paradise",Dunia bagi barang barang ilegal yang di Jual dan juga dunia Netral yang ditinggali bagi orang Bebas.apa yang di sematkan memang di peruntuhkan bagi orang yang ditinggal dinegeri ini,takkala itu ras demon maupun ras ras lain.


Yuki,Zoro,kai dan kei di pandu oleh Kaijin.memang jika dilihat dari beberapa segi kota Dwargo yang disebut sebagai ibukota dari kekaisaran dwarf ini sangatlah maju,baik dari segi Infrastrukturnya tapi masih kalah jauh dengan Kota Taksodan ibu kota kekaisaran Timur.


"sepertinya sampai di sini Dulu Tuan,aku ingin melaporkan kepada Tuan Helison mengenai kedatangan anda"ucap kaijin


Kami berempat Mecari penginapan,terlihat bangunan dengan 2 lantai cukup besar.dari beberapa informasi yang kami tanyakan,meamang penginapan ini di sebut penginapan terbaik yang ada diibukota Dwargo.langakah kaki kami mendekat memasuki penginapan


"selamat Datang di penginapan Dominim"ucap seorang yang menyambut kami


"Ada yang bisa kami bantu Tuan"ucap seorang Responis dengan tubuh cukup bagus dengan rambut pirangnya dengan kuping panjang


Yuki menatap arah suara itu,terlihat wajah Responis yang agak sedikit memerah di wajahnya.yuki tak peduli ia mendekat sambil mengerahkan beberapa koin Emas.


"4 kamar untuk 5 malam"ucap Yuki Langsung keintinya


"e-mmm...baik tuan"ucap responis yang agak kebingungan


"Tidak tuan 2 kamar untuk 5 malam"ucap Zoro yang memandang kearah Responis


Yuki menatap Zoro keheranan,tapi itu tidak berlangsung lama.ia hanya mengangguk menanda mengiyakan.


"emmm...tuan kembalianya"ucap Responis menyodorkan beberapa koin perak dan juga perunggu


"anda ambil kembalianya Saja Nona"ucap Yuki yang tampak tidak peduli


Empat orang itu bergerak melangkah menaiki anak tangga yang menghubungkan Dengan lantai dua penginapan.Nomor kamar yang dipesan bertepat pada angka 234 dan angka 235 didepan pintu masing masing.


Yuki menggerakan Engsel pintu kamar yang ia tempati,takkala itu Zoro masuk bersama Yuki,sedangkan Kei dan kai berjalan memasuki kamar mereka.terlihat kamar cukup mewah dengan satu tempat tidur besar ditempati dengan corak berwarna putih.jendela yang cukup besar dengan sinar Bulan yang menyinarinya


Yuki merebahkan Tubuhnya ditempat tidur sedangkan Zoro berdiri sambil meletakan dua pedangnya disampinya dan satunya lagi ia pegang.Yuki menatap Zoro bingung sedangkan Zoro menyandarkan Tubuhnya dengan diam sambil memejamkan Mata.tapi kebingungan itu di gantikan dengan Seberapa Penasaran orang ingin Mengetahuinya dan itu berlaku bagi Yuki.


Tampak Lampu yang cukup unik,dengan Warna Jingga terang,dengan Bola dan diatasnya menggunakan penutup seperti jamur dan Dibawahnya Terdapat tulisan dengan alfabet berbentuk "Y" memancarkan cahaya.yuki tampak serius memperhatika Lampu itu dengan Ekspresi yang datar.


"sepertinya Barang yang kuciptakan sangat Populer"batin yuki


Yuki disebut dengan Julukan Mr. "Y" disebabkan banyak Alatnya yang seluruh Ras lain gunakan,bahkan para petinggi dari kekaisaran timur pun tidak mengetahui siapa itu Mr. "Y".Bahkan dalam bidang sihir maupun Alkimia sekalipun penemuannya sangat diperhitungkan dan banyak orang gunakan.Yuki mengembangkan dan mengkaitkan konsep Alam dan konsep sihir,karna pada dasarnya sihir menggunakan kekuatan Alam dalam menyerang maupun bertahan.


**