The Bicthes

The Bicthes
Episode 9



Linzi Tersenyum mendengar Ucapan Yohan.


Yohan kemudian melakukan Oral dan tangannya me****** dada Linzi,yang membuat Linzi bergairah dan menaikkan pinggangnya.


"Yohan....aku tidak tahan...."


"Iya sayang keluarkan saja...."


Linzi pun kemudian mengeluarkan air seni nya.


"Sayang,aku sangat suka ini !!" Gumam Yohan.


Linzi lagi-lagi tersenyum puas mendengar itu.


"Yohan ayo..." Rengek Linzi sambil memeluk Yohan.


Yohan langsung mendorong Linzi berbaring di kasur,dan langsung memasukkan adik kecilnya ke dalam milik Linzi.


"Ahh...Yohan...yohann....." Erang Linzi


Yohan tidak memperdulikan Linzi ia terus menghabisi Linzi,Linzi merasa di atas Awan,Yohan dengan semangat terus menggempur Linzi hingga membuat Linzi keluar beberapa kali.


"Linzi kau sungguh luar biasa !!" lalu melumat bibir Linzi.


Ia kembali menggempur Linzi.


"Sayang,aku akan keluar....." Erang Yohan.


Dan mereka pun keluar bersama-sama.


Linzi pun terbaring di atas tubuh Yohan.


"Linzi kau benar-benar membuatku gila..." Gumam Yohan.


Linzi pun lagi-lagi hanya tersenyum,Ia kemudian terlelap di atas tubuh Yohan.


Pagi nya saat Linzi terbangun Yohan sudah tidak ada di kamar nya.


Ia melihat secarik kertas memo di atas meja di samping kasur itu.


Bertuliskan "Sayang,ini kunci mobil untuk mu,aku akan menghubungi mu lagi nanti."


"Hah apa? Mobil? untukku? "


Linzi langsung berdiri dan tertawa bahagia.


"Yohan,aku mencintai mu..." Teriak Linzi.


Linzi pun kemudian bersih-bersih dan memakai pakaiannya dan bersiap pulang.


Ketika Sampai di Kost Kiki dan Jordi yang juga baru sampai terkejut melihat Linzi pulang membawa mobil baru.


"Wah sepertinya ada yang dapat Mobil baru ni..." Ejek Kiki.


"Apa Bos Yohan yang memberikan nya padamu?" Tanya Jordi.


"Hm iya..."


"Hm Bos Yohan benar-benar sangat Royal Pada mu,Kau sangat beruntung Linzi !" Ucap Kiki.


"Iya,aku tidak pernah melihat Bos Yohan melakukan ini pada siapa pun,Kamu pasti membuat dia terkesan." Timpal Jordi


"Ahh kalian ini,sudah lah...." Mengakhiri karena merasa malu.


"Kiki ayo masuk !" Seru Linzi.


"Ahh iya Ayoo..."


"Sayang,aku pulang dulu ya..." Ucap Jordi sambil mengecup Bibir Kiki.


"Oke bye..."


Linzi dan Kiki pun masuk ke kamar Kost mereka.


Kiki pun terus menggoda Linzi.


"Linzi,bagaimana cara kau membuat Bos Yohan seperti ini !"


"Aku tidak melakukan apa-apa !!"


"Hm tidak mungkin,kau pasti membuat dia tergila gila padamu kan !"


Linzi lagi-lagi hanya tersenyum senang.


"Ternyata tidak sia-sia aku menonton video porn* itu di internet." Gumam Linzi dalam hati.


Mereka pun kemudian shopping,Linzi membeli banyak sekali baju baru,ia juga melakukan perwatan tubuh bersama Kiki agar terlihat Fresh.


"Kiki setelah ini bagaimana jika kita kesalon,aku ingin sedikit merubah penampilan ku !"


"Ayoo,aku juga ingin terlihat baru !" Celetuk Kiki.


Linzi dan Kiki pun sedikit merubah penampilannya.


Linzi terlihat sangat cantik dan seksi,ia mewarnai rambutnya dan memotong rambutnya.


Kiki takjub melihat perubahan Linzi yang awalnya terlihat seperti gadis manis sekarang berubah menjadi seksi dan glamor.


"Linzi,apa ini benar-benar kau !!"


"Ya ini aku,memang siapa lagi !!"


"Wahh,kau sangat berbeda dengan Linzi yang ku kenal. "


"Haha kau ini berlebihan sekali !!" Ucap Linzi.