
PRAMUKA
Pramuka sangat penting untuk membentuk karakter pemuda bangsa. Pramuka memberikan pendidikan yang membentuk karakter, seperti kedisiplinan, kesopanan, patuh pada aturan, kreatifitas, dan kecakapan berpikir. Pramuka mengajarkan kecakapan dalam berpikir dan menggunakan cara-cara kreatif dalam mengatasi permasalahan.
Selain memberikan keterampilan prbadi, pramuka juga mengajarkan tentang kebersamaan. Pramuka mengajar kan untuk bekerja sama dengan orang lain, contohnya dalam kegiatan yang dilakukan secara kelompok. Selain itu, pramuka juga mengajarkan cara berorganisasi dan menumbuh kan jiwa kepemimpinan.
Namun ada saja sebagian orang yang masih saja malas melaksanakan Pramuka. Ada yang berkata lelah, panas, pegel, dan masih banyak alasan yang keluar dari mulut mereka
"Ayoo gaees semangat kalian kok lesu banget sih, coming gaess coming ini seru tau" cerocos Maya yang sedari tadi berusaha membangkit kan semangat teman teman nya yang sudah mulai terlihat lesu
"Gw capek tau mayy" ucap Antika sembari mengelap keringat di dahi nya
"Iyaa kita udah capek 3 jam di suruh latihan di tengah kapasan yang panas nya nauzubillah " ucap Aldy
"Sisa 2 jam aja kok, setelah itu kita pulang " ucap Maya
"2 jam itu bukan waktu yang sebentar oon, itu masih lama pake buangett" ucap Anisa
"Udahlah kita istirahat dulu, Lo mau ngebuat kita mati mayy?? 5 jam Lo suruh kita Pramuka " ucap Saputra
"Ya gw cuma menjalan kan amanat dari kakak pembina" ucap Maya membela diri
"Nohh Lo lihat yang lain nya aja udah pada istirahat masa kita gak boleh istirahat " ucap Nurita protes
"Din Lo kenapa diem aja??" Tanya Rendy khawatir kepada Dinda
"Sans aja gw gpp kok" ucap Dinda memaksa kan untuk tersenyum
"Lo pusing lagi kak, kayak nya anemia Lo kambuh deh kak" ucap Aldy berbisik di telinga Dinda
"Gw gapapa Dy" ucap Dinda sambil bersandar di tembok yang ada di belakang nya
"Iya Din muka Lo pucat banget, Lo sakit?? " Tanya Rifky
"Gw gapapa serius deh" ucap Dinda
"Kalian lanjutin aja Pramuka nya, gw mau duduk dulu, " ucap Dinda
"Din sebenar nya Lo kenapa?" Tanya Rendy yang masih saja cemas
"Gw cuma kecapekan aja kok" ucap Dinda
"Yaudah kita lanjut Pramuka nya kalo ada apa apa Lo ngomong sama kita ya Din" ucap maya. Dinda pun mengangkat jari nya membentuk bulat
"Gw temenjn Lo di sini" ucap rendy. Dinda pun hanya mengangguk tanda setuju. Rendy pun memegang kepala Dinda dan menyandarkan nya di bahu nya
"Kamu sakit apa?? " Tanya Rendy lembut masih dengan posisi memegang kepala Dinda dengan tangan sebelah kanannya
"Udah makan?" Tanya Rendy
"Udah kok" sahut Dinda
"Lalu kenapa bisa pusing??" Tanya Rendy lagi
"Kayak nya anemia ku kambuh deh" ucap Dinda
"Maka nya kan udah pernah aku bilang obat nya rajin di minum biar sembuh anemia nya" ucap Rendy mengingat kan
"Gw gak suka minum obat ndy" ucap Dinda
"Tapi ini semua juga demi kesehatan Lo. Emang nya Lo mau sakit Mulu? Mana Dinda yang kuat yang bar bar, yang ngeselin kemaren. Gw cuma gak mau Lo sakit Din. Turutin gw sekali ini aja kenapa sih. Keras kepala banget" ucap Rendy kesal
"Iya maaf aku udah bikin kamu khawatir " ucap Dinda lalu menunduk
"
"Angkat kepala mu, princess yang cantik gak boleh nunduk, pulang ini langsung makan terus minum obat nya ya" ucap Rendy
"Iya sayang" ucap Dinda
"Barusan kamu manggil aku apa??" Ucap Rendy lalu menatap wajah Dinda
"Gak gak bilang apa apa" alih Dinda
"Coba ulangi sekali lagi aku mau dengar" ucap Rendy
"Udah ah " ucap Dinda
Gimana gaess seru nggak?? Maaf ya akhir akhir ini i telat up soal nya lagi kebanyakan tugas ini, author nya juga pusing . Maafkan Saiya
Jangan lupa like, komen, and vote nya yah, bantu author dapat pahala loh. Sekalian ajak teman teman buat baca cerita ini
Jangan lupa follow ig gw
IG: Agswan Dinda Darianti
Salam manis dariku
Kka Nda05
BSM......