
MANTAN
"Dinnnn??" Ucap Rio memanggilnya Dinda
"Paan??" Sahut Dinda
"Gw mau ngomong sesuatu " ucap Rio
"Paan??" Jawab Dinda
"Tapi gak disini" ucap Rio lagi
"gw gak punya waktu" ucap Dinda
"Sekali ini aja Din, gw mohon gw mau ngomong sesuatu sama Lo" ucap Rio memohon pada Dinda
"Dimana" tanya Dinda
"Taman belakang kelas" ucap Rio
"Okee buruan, gw gak ada waktu" ucap Dinda
Ditaman belakang kelas
"Lo mau ngomong paan??" Ucap Dinda yang merasa kesal karena mereka sudah 5 menit ditaman itu namun Rio tak kunjungan memulai pembicaraan
"Gw pengen nikmatin waktu berdua sama Lo Din" ucap Rio
"Kalo Lo cuma mau bahas itu, sorry gw gak ada waktu"ucap Dinda sembari hendak berjalan pergi
"Tunggu Din, sebenarnya gw masih sayang sama Lo" ucap Rio
"Tapi masalahnya gw udah gak sayang sama Lo b******" ucap Dinda
"Gw nyesel Din gak dengerin penjelasan Lo dulu malah gw egois " ucap Rio menyesali perbuatannya dulu
"Terserahh gw gak peduli. Tohhh hubungan kita juga udah selesai"ucap Dinda
"Tapi Din gw masih sayang sama Lo. Gw pengen kita ngulang dari awal"ucap Rio lagi
"Tapi gw ngga mau" ucap Dinda sembari berjalan menjauh
"Ohhh ya dan satu lagi. Berhenti gangguin hidup gw. Gw enekk ngelihat muka Lo b******" ucap Dinda lalu pergi
"Ckkk gagal lagi sial sial " ucap Rio sambil memukul-mukul bangku yang didudukinya
Saat dikelas
"Tadi ketemu sama siapa??" Ucap Rendy datarr
"Gak penting kali" ucap Dinda lalu duduk dibangkunya
"Kalo gak penting kenapa lama banget " ucap Rendy
"Kamu cemburu??" Tanya Dinda
Cieeeee mbak Dinda dicemburuin. Uwuuuuuuuu dicemburuin emang asik tapi jangan sampai cemburumu merugikanmu. Cemburu boleh asal jangan semua hal dicemburuin . Karena gak baik juga kalo dalam suatu hubungan terlalu cemburu. Yang ada bakal fatal nantinya. Ciahahahahaha authornya sok bijak gengs. Okee lanjottt bae lahh
"Maaf" ucap Dinda
"Tadi siapa??" Tanya Rendy lagi
"Mantan" ucap Dinda cuek
"Mau ngapain dia??" Tanya Rendy
"Ngajak balikan " sahutt Dinda
"Teruss kamu mau??" Tanya Rendy kepada Dinda
"Tentu saja" sahut Dinda
"Tentu saja apa??" Tanya Rendy
"Tentu saja tidak oonnn. Lagian gw udah gak ada lagi rasa sama dia" ucap Dinda Ya kali mau balikan sama mantan yang udah ngehajar adiknya habis-habisan . Kakak mana yang tega ngelihat adik nya dipukulin apalagi sama pacar sendiri. Huhhh oke lanjottt
"Teruss kamu ada rasanya sama siapa???" Tanya Rendy penasaran
"Sama genderuwo disebelahku mungkin" ucap Dinda
"Ohhh aku??" Tanya Rendy sambil menunjuk dirinya
"Bukan" sahut Dinda
"Makasihhh sayang" ucap Rendy lalu menggenggam tangan Dinda dengan erat
"Lepasin begoo ntarr ada guru yang liat" ucap Dinda kepada Rendy
"Budu amat, emang gw peduli" ucap Rendy masih menggenggam tangan Dinda
"S***** Lo ndy" ucap Dinda
"Tapi sayang kan??" Ucap Rendy menggoda dinda
"Nggak" ucap Dinda
"Beneran yaudahh aku cari cewek lain aja yang sayang sama aku" ucap Rendy
"Cari aja Sono. Tapi setelah itu jangan harap Lo bisa ngelihat muka gw lagi" ucap Dinda
"Lahh memangnya Lo mau kemana" ucap Rendy
"Alam ghaib" ucap Dinda ngasal
"Nggak-nggak sayang, kan kamu ada ngapain aku cari cewek lain" ucap Rendy kembali menggenggam tangan Dinda
"Terserahh" ucap Dinda
BSMMMMMM .........