The Absurdity Of My Class

The Absurdity Of My Class
ACARA API UNGGUN



ACARA API UNGGUN


pun tiba mereka semua sedang berkumpul di tengah-tengah perkemahan mereka


"Baiklah sekarang kalian cari kayu bakar didekat-dekat sini saja, perkelas silahkan kalian mulai mencari sekarang" ucap pak darsa memberikan perintah


"Baik pak"sahut all siswa lalu mereka berjalan untuk mencari kayu bakar diarea perkemahan mereka


Skioo mereka sudah selesai mencari kayu bakar dan sekarang mereka kembali ditempat awal mereka


"Silahkan kalian buat api unggun untuk menghangatkan tubuh kalian. Karena udara sangat dingin di malam hari" ucap pak Darsa


Mereka semua tampak sibuk membuat api unggun.


"Kalian ada yang bawa korek kahh??" Tanya Dita kepada teman-teman nya


"Ini gw bawa, pakai aja punya gw"ucap Ilham kelas sebelah


"Ini punya gw aja" ucap Aldy lalu memberikan korek api kepada Dita. Dita pun segera mengambil korek api dari Aldy


"Gw pinjem dulu" ucap dita


"Okee" ucap Aldy lalu kembali ke perkumpulan teman-teman laki-laki sekelasnya


"Dibantuin ngapa kalian ini malah asik cerita "ucap Maya memerintahkan laki-laki sekelasnya untuk membantu membuat api unggun


"Bentar Napa mayy, ini bentar lagi gw booyah" ucap Heva yang sedang asik nge game


"Game aja teruss, gw laporin pak Anwar baru tahu rasa kalian" ucap Maya


"Bentar Napa mayy, jangan marah-marah lah" ucap Epno


"Okee gw bakalan laporin kalian" ucap Maya sambil hendak berjalan


"Ehh iya iya mayy kita bantuin" ucap Epno lalu berjalan membantu mereka membuat api unggun


Mereka pun sudah selesai membuat api unggun


"Njirrr dingin banget, kek berada di kutub Utara" ucap Dinda sambil menggosok-gosok kedua belah tangannya


"Pakai ini aja"ucap Rendy sambil memakaikan jaket kepada Dinda


"Wahhh makasih perhatian banget sih Lo ndy" ucap Dinda sambil tersenyum kearah Rendy


"Njirrr jangan senyum. Entarr gw kesurupan lihat senyum Lo" ucap Rendy


"Sia*** Lo emang nya Lo kira gw setan apa" ucap Dinda kesal


"Njirrr banyak orang yang ngelihat" ucap Dinda segera melepas pegangan tangan Rendy


"Biarin aja, biar semua orang tahu kalau Lo hanya milik gw" ucap Rendy


"Alayy banget sihh kalian" ucap Aldy


"Iri bilang boee" ucap Rendy dan Dinda bersamaan


"Njirrr si couple " ucap Aldy


Dia mazzzzzaaaaa??" Tanya Dinda


"Bodo amat" sahut Aldy


"Gw nggak peduli tuh" ucap Dinda


"Kalian ini bersisik orang lagi nonton drakorr juga " ucap dita yang sedang asik menonton drakor kesukaan nya


"Berisik gobl** " ucap Aldy


"Masa??" Tanya Dita


Bodo amat gw nggak peduli apa kata Lo " ucap Aldy


"Kalian pada mau Snack nggak?? " Tanya Antika yang sedang mengeluarkan beberapa Snack dari dalam tas nya


"Njirrr banyak banget Lo bawa Snack nty, mau jualan Lo??" Tanya Epno


"Ya ini kan karena mama gw baik hati. Jadi dia bawain banyak Snack buat gw. Katanya buat bagi bagi sama temen temen disana" ucap Antika lalu membuka salah satu Snack nya


"Bilangin sama mama Lo makasihh banyak udah perhatian sama kita kita" ucap Epno


"Iya sama sama" sahut Antika


"Gw bukan makasih sama Lo peak tapi sama nyokap Lo" ucap Epno


"Nggak papa gw kan ngewakilin nyokap gw" ucap Antika sambil senyum Pepsodent


"Njirr percuma debat sama Mak lampir" ucap Epno


"Budu amat, aku tak peduli" ucap Antika


BSM