
KERJA BAKTI
Kerja bakti adalah sila ke tiga didalam Pancasila. Yang harus diterapkan untuk kemajuan negara kesatuan republik Indonesia. Semua kelas, semua sekolahan, bahkan semua lingkungan serentak bersama sama dibersihkan . Bukan bangunannya ya tapi sampah sampah yang bertebaran dimana mana bagaikan berlian. Eaa. Tapi banyak di antara mereka yang tidak menyukai kerja bakti dengan alasan capek, pegel, panas, males, dan banyak alasan lain nya.
Hah...
"Iyey nggak belajar" ucap Aldy kegirangan
"Horeey pulang cepat" sambung Antika
"Njirrr mereka awas aja kalo nggak pada ga mau kerja bakti. Gw bawain kayu satu satu" ucap Maya
Gw nyapi kelas" ucap Dita
"Gw juga" sahut syerli
"Baik lah baik lah terserah kalian saja mau dimana, yang penting KERJA BAKTI" ucap Nurita dengan menekankan kata kerja bakti. Kata nya supaya temen temen nya pada sadar kalo aktivitas mereka hari ini tak lain adalah jadi pemulung ehh salah salah maksudnya kerja bakti. Hahaha oke lanjut
"Woe klean ada yang bawa cangkul nggak??" Tanya Rifky kepada teman teman nya itu
"Punya gw ada" ucap Aldy
"Mana??" Tanya Rifky
"Di rumah lah, kalo mau minjem ambil sendiri di rumah" ucap Aldy senyum tanpa rasa bersalah
"Sia*** Lo Dy gw serius bukan bercanda" ucap Rifky
"Gw juga serius oon" ucap Aldy
"Udah lah ky ngapain juga mau debat sama genderuwo " ucap Dita kepada Rifky
"Apa tadi Lo bilang ngajak gelud Lo hah??" Tantang Aldy
"Siapa yang ngajakin Lo gelud nggak guna" ucap Dita lalu menyapu kelas
"Udah ky gw bawa kok" ucap Saputra lalu memberikan cangkul nya kepada Rifky
"Thanks ya put, diantara siswa 8 b yang waras cuma gw sama Lo aja, yang lain nya kayak nya pada gesrek" ucap Rifky lalu berlalu
"Buat apaan Lo bawa cangkul ky?" Tanya Maya
"Buat nyangkulin rumput rumput ini, setelah itu kita bikin taman kecil disini" ucap Rifky menjelaskan
"Tanamin pohon kelapa, pohon kurma, pohon jeruk" ucap Rifky
"Kegedean kenapa nggak sekalian aja tanam pohon duit. Biar kalau lagi pada bokek tinggal metik duit nya aja" ucap Epno
"Gobl** Lo berlebihan ep, mending sumbangin ke panti asuhan" ucap Saputra lalu menepuk bahu Epno
"Lah emang nya gw salah ngomong ya??" Tanya Epno
"Lo kasih aja benih nya ke gw buat gw yang tanam. Entar kita panen bareng bareng" ucap Rifky sambil tersenyum kearah Epno
"Wahhh kayaknya Lo ketularan virus gobl** deh ky" ucap Dinda
"Pufttttttt " all siswa 8 b
"Terserah deh mending gw nyangkul sekarang" ucap Rifky mulai menyangkuli rumput rumput yang tumbuh disembarang tempat, kek nggak punya rumah aja ya. Hahaha
"Woee woe gw nemuin ular nih"ucap Rifky heboh sendiri
"Mana mana" ucap Heva segera menghampiri Rifky
"Busett itu cacing oon, bukan ular" ucap Epno sambil menonyor kepala Rifky
"Santai woee nggak usah noyor kepala orang juga" ucap Rifky
"Kalian pada tahu nggak sih. Kalau cacing ini binatang yang hidup di dalam tanah" ucap Anisa sambil mengambil cacing yang di pegang Rifky
"Anak TK juga tau kali kalo cacing hidup nya di dalam tanah" sahut Heva. Anisa pun melemparkan cacing itu kepada Antika
"Huwaaaa mama Antika takut huwaa. Buang nggak Lo nis. Jyjyk gw. Tolongin gw Napa. Huwaa" ucap Antika yang ketakutan karena cacing
"Dihh sama cacing aja takut" ucap Epno sambil mengambil cacing yang dilemparkan Anisa tadi
"Gw bukan takut tapi cuma geli aja" ucap Antika tak mau mengaku
"Ilihhh kalo takut bilang aja kali, nggak usah sok berani begitu" ucap epno
"Terserah Lo ngomong apaan aku tak peduli" ucap Antika
BSM...