
KHAWATIR
"Lohh itu kan kakak kelas kita, ngapa in mereka disini??" Tanya Aldy kepada Epno saat mereka berdua memasuki kelas
" Njirr kasihan Rendy, cepetan panggil kakak lo" suruh Epno kepada aldy
"lahhhh ngapain manggil kakak gw??" Tanya Aldy
"Buruan panggil aja sono gak usah banyak b**** keburu Rendy nya babak belur" ucap Epno
"Oke oke tunggu sini" icap aldy segera berlari menuju kantin
Aldy pun menghampiri Dinda dan teman-teman sekelasnya
"Kak Din??"panggil Aldy dengan napas yang ngos-ngosan
"Paan??" Tanya Dinda
"Itu Rendy dipukuli dikelas sama kakak kelas kita" ucap Aldy
Dinda pun langsung bergegas kekelas mereka diikuti oleh teman-temannya
Sesampainya dikelas
"KALIANNNNN BEEHENTIIII MUKULIN DIAAA" Teriakk Dinda kepada Lana,Zaki, Jimmy, dan Rio
"Dinda, ngapain kamu disini??" Tanya Rio
"Ini kelas gw b*******" ucap Dinda sambil membantu Rendy berdiri
"Gw bisa jelasin din!!" Ucap Rio kepada Dinda
"Gak ada ya g perlu dijelasin, sikap lo gak pernah berubah ya rio. Lo selalu main hakim sendiri " ucap Dinda
"Gak Din, gw gak peernah main hakim sendiri" ucap Rio
"Udah gw gak mau denger apa-apa lagi. Gw mohon jauhin gw" ucap Dinda
"Tapi din" ucap Rio
"Pergi dari sini sekarang juga PERGIII"teriak dinda kepada kakak kelas itu Dinda pun mengalungkan tangan Rendy di lehernya. Dan memapah Rendy berjalan menuju UKS....Ciwcieciecie yang tadinya benci sekarang jadi khawatir. Uwuuuuuuuuu Mbak Dinda Sosweet bangettt. Jadi pengen dehh diperhatiin jugaa.. ciahahahahahaha lanjottt
Info: Rio adalah mantannya Dinda. Mereka putus karena Rio memukuli Aldyy. Rio merasa cemburu dengan kedekatan Aldy dan Dinda. Rio tidak tahu bahwa Aldy adalah adiknya Sinda. Jadi dia menghajar aldy habis-habisan. DINDA kesal dengan Rio akhirnya Dinda memutuskan Rio hari itu juga.. okeee lanjott gaesss
DiUKS
"Lo. kenapa bisa sihajar sama mereka sih Ren??" Tanya Dinda kepada Rendy sambil mengobati luka memar akibat perkelahian Rendy dan kakak kelas gak ada otak ituu
rasain, ****** kau" ejek Dinda kepada Rendy
"Tega amat sih ama gw. Ntarrrrr muka bhabang Rendy gak ganteng lagi gimana tanggung jawab ya lp nanti" ucap Rendy
"Dihhh malas gw" sahut Dinda
"Tegaa"timpal Rendy
"Bodo amat" ucap Dinda langsung menekan-nekan luka nya Rendy
"S***** lo Din, sakit tau" ucap Rendy
"Lo sih nyari-Nyari kesempatan " ucap Dinda
"Lp khawatir kan sama gw??" Goda Rendy
"Nggak" ucap Dinda sambil menundukkan kepalanya
"Cieee yang malu-malu" ucap Rendy menggoda Dinda
"Ckkk" ucap Dinda
"Dinn??" Panggil Rendy kepada Dinda
"Paan??" Sahut Dinda
"Lo mau gak jadi pacar gw??" Tanya Rendy. Cieciecie yang lagi nembak Dinda. Semoga berhasil yo babang Rendy. Hahahaha oke lanjottt
Namun Dinda hanya diam saja
"Kalp lp diam berarti jawabannya iya. Jadi sekarang lo jadi pacar gw" ucap Rendy. Idihhhh mamas Rendy nya maksa. Uwuuuuuuu kapan ya author nya dapat pacar kek mamas Rendy .Ngehalu aja kali ya. Ngehalu kan gratisss ya walaupun gak jadi kenyataan. Hahahaha okeeee lanjottt bae lah
"Terserah" ucal Dinda sambil berjalan untuk kembali ke kelas
"Syukur dehh gak nolakk, makasihh sayangg" ucap Rendy kepada Dinda
"Dihhhh jyjyk gw dengernya" ucap Dinda
"Budu amat, pacar semdiri ini"ucap Rendy
Mereka berdua pun berjalan beriringan menuju kelas
BSMMMMMM.............