
"Gadis tunggu, tega bener sih Gadis "
"Wooiiii berhenti nggak lo"
"Nggak mau, siapa juga yang perlu kok nyuruh-nyuruh sih"
Ribut-ribut itu tentu saja suara ketiga sahabat yang baru datang ke sekolah. Entahlah apa sebabnya pagi-pagi sudah membuat kebisingan di koridor sekolah.
"Ngapain lagi sih mereka setiap hari ada saja yang mereka lakukan berisik saja", ujar Siska teman sekelas ketiga sahabat itu. Sebenarnya, Siska dan beberapa teman di kelas tidak menyukai Gadis dan teman-temannya. Soalnya nilai Gadis selalu lebih tinggi dari nilai mereka.
"Udahlah sis ngapain sih lo rusuh sama urusan mereka, biar ajalah mereka mau ngapain kan bukan urusan lo. Urus aja tuh soal-soal lo yang mau lo selesain", balas teman Siska yang bernama Kania.
"Siapa juga yang ngurusin mereka. Gue tuh cuma terganggu aja tau. Kalau mereka ribut tiap hari seperti itu kan konsentrasi belajar gue jadi terganggu sama mereka", sewot Siska.
"Yaelah anggap aja lo lagi dengerin musik rock. Itu aja kok repot", usul Kania.
"Awas aja mereka, liat aja pembalasan dari gue", geram Siska.
"Hhh Siska, sudahlah baca aja tuh buku lo deh jangan lakukan apapun nanti lo kena masalah lagi. Kalau lo kena masalah nilai lo bakal turun. Ujung-ujungnya lo bakalan kena marah sama orang tua lo", larang Kania.
Kembali lagi kepada ketiga sahabat.
"Gadis, udah berhenti dulu wei", kata Keysha
"Iya nih dis gue capek lari terus", sahut Tari
"Lagian siapa suruh kejar gue, kan gue nggak minta lo ngejar gue. Capekkan jadinya hahaha", ledek Gadis.
" Nih anak ya bikin sebel banget deh", ucap Tari.
"Kalau bikin sebel kenapa masih dekat-dekat, sana jauh-jauh jangan dekat-dekat", balas Gadis sambil bergaya mengusir.
"GADIS", teriak Keysha dan Tari kompak.
Yang diteriaki hanya mesem-mesem saja lalu lanjut jalan ke kelas seperti tidak terjadi apa-apa. Keysha dan Tari hanya melongo melihat tingkah sahabatnya itu. Kemudian ikut masuk ke dalam kelas menyusul sahabat mereka yang telah duduk manis di dalam kelas.
Ketika baru ingin duduk, Sarah mendekati bangku mereka. Sarah yang terkenal sebagai ratu gosip sudah pasti ingin menyampaikan sesuatu kepada mereka.
"Hai, teman-teman ku apa kabar di pagi yang cerah ini? Udah sarapan belum?", sapa dan tanya Sarah.
"Makasih Sarah sudah perhatian sama kita. Kabar kami semua baik Sarah. Kabar Sarah gimana? Key sudah sarapan kok di rumah tadi. Kalau Key nggak sarapan bisa perang dunia ketiga di rumah. Kan bunda tuh orang yang selalu mementingkan sarapan sebelum mulai beraktivitas", jelas Keysha panjang lebar kepada Sarah.
"Gue juga baik Key. Hmm enak ya kalau ada yang merhatiin kayak gitu. Andai orang tua gue juga kayak gitu", jawab Sarah sendu.
"Sarah yang tabah ya. Mengapa bukan Sarah saja yang mengajak orang tua Sarah sarapan bareng?", saran Keysha.
"Sudah Sa jangan sedih lagi dong, masa si ratu gosip sedih sih? Nggak cocok banget sama julukan lo di sekolah", ucap Gadis.
"Iya Sa jangan sedih lagi. Kalau Lo sedih nanti siapa dong yang bakal bawa berita-berita terhangat di sekolah lagi. Semangat dong", tambah Tari.
"Oh iya, Sarah nggak biasanya pagi-pagi udah sampai di sekolah", tanya Keysha.
"Perasaan gue nggak pernah telat deh key. Oh iya, lo tau nggak kak Ferdi punya pacar lagi padahal dia baru aja putus dari pacar lamanya. Sedih gue jadinya. Hiks hiks", curhat Sarah.
"Yang sabar ya Sarah. Kalau sudah jodoh nggak akan kemana. Sarah mah dikira tadi ada yang penting. Bikin cemas saja", balas Keysha.
"Hehehe kan gue lagi sedih ini key", ucap Sarah.
"Yaelah Sarah cowok tuh banyak. Kan bukan kak Ferdi aja. Lagian apa sih yang lo suka dari kak Ferdi tuh?", tanya Gadis.
"Hehehe kak Ferdi tuh baik dan juga dia kan famous sekolah", ucap Sarah.
"Nih anak benar-benar deh udah kena pesonanya kak Ferdi. Oh iya bukannya famous sekolah tuh si Kenzi ya kok kak Ferdi sih. Ihh lo tuh salah kali sar", ralat Tari pada ucapan Sarah tentang Kak Ferdi seorang famous sekolah.
"Emang kak Ferdi tuh di mana baiknya coba. Orang dia tuh playboy garis keras. Dasar Sarah nih, sukanya sama buaya", balas Gadis.
"Iya Sarah nih kan tiap minggu rumornya kak Ferdi tuh suka ganti pacar. Dan rumornya juga kak Ferdi tuh suka bawa cewek ke hotel tau. Hii kan seram banget tuh", tambah Keysha.
"Ihh itu kan cuman rumor, jangan percaya gitu aja sama rumor dong. Lagian kan gue ke sini mau curhat kok kalian malah menjelekkan kak Ferdi sih. Hiks hiks", mendengar jawaban dari teman-temannya itu membuat Sarah jadi sebal sendiri.
Sedangkan ketiga sahabat hanya cengengesan tidak perduli.
"Lagian Sarah sih masa sukanya sama cowok yang model kak Ferdi. Padahal banyak tuh yang suka sama Sarah. Yang pastinya lebih baik dari kak Ferdi", kata Gadis.
"Masa sih dis? Kok gue nggak tahu kalau banyak yang suka sama gue", tanya Sarah.
"Ya iyalah lo nggak tahu, yang ada di mata lo kan cuman kak Ferdi seorang. Sehingga mereka lebih baik mundur karena sadar diri siapa mereka kalau dibandingin sama kak Ferdi tuh", jelas Gadis.
"Masa sih? Perasaan gue biasa-biasa aja kalau ada kak Ferdi deh. Emang kentara banget yah kalau gue suka sama kak Ferdi", tanya Sarah.
"Iya", ucap Gadis, Keysha dan Tari berbarengan.
Obrolan tentang kak Ferdi masih berlanjut hingga beberapa saat. Sampai-sampai mereka tidak menyadari bel sudah berbunyi dan suara ketuk sepatu guru sudah hampir sampai di depan kelas. Teman-teman sekelas sudah duduk rapi di kursi masing-masing. Di antara mereka tidak ada yang berniat untuk menegur keempat orang itu.
Guru semakin dekat, tapi pembicaraan mereka pun belum usai malah sepertinya tambah seru.
"Assalamualaikum anak-anak", ucapan salam Bu guru Ningsih.
"Waalaikumsalam bu", jawab semua siswa.
Perbincangan keempat siswa tersebut tidak juga terganggu dengan kehadiran guru di kelas.
"Gadis, Keysha, Utari, Sarah. Kelian berempat maju ke depan sekarang".
💞💞💞
Mohon dikoreksi bila ada kesalahan 🙏🏻 masih belajar 🙏🏻