
"pikirkan! Pikirkan!"
"bagaimana sih caranya?!!. Guru!! Kasih bocoran dikit dong?"
"GAK! PIKIR SENDIRI!"
"DASAR, PELIT!"
"hmm, ambil sedikit air lempar 2x lipat nya"
"ini..."
"mustahil!!"
•di dalam kediaman klan•
"kepala vayern, saya sudah menyelesaikan tugas"
"kerja bagus, todelka"
Setelah beberapa saat, todelka pun menghilang. Lalu, muncul myuu dan lissa. "kepala vayern kami sudah mengawasi todelka". "kerja bagus, tugas mu tinggal awasi anak bernama kalga, dia baru menjadi penyihir spedent, tetapi, tidak melalui izin ku". "baik, kepala vayern".
"lissa, apa kita harus mengawasi kalga?"
"sepertinya begitu,tetapi, kamu tidak akan melakukannya bukan?"
"iya, kepala vayern bukan hanya ingin kita mengawasi nya tetapi, melukai bahkan membunuhnya"
"hmm, kalau tentang kalga kqmu cerdas ya,myuu? Hihihi"
"enggak kok!"
Mereka berjalan-jalan keluar untuk berlatih, ditengah jalan mereka bertemu todelka. "todelka?!! Lissa ayo!!". "hei, tenang dulu". "hah?! Apa mau mu todelka?!". "kamu dapat tugas mengawasi ku dan anak bernama kalga itu kan?, aku juga dapat tugas untuk mengawasi kalian berdua". "apa maksudmu?!". "si tua itu mempermainkan mu". "mempermainkan ku?! Apa maksudmu?!". "sebenarnya aku sudah bertemu kalga, dan memberi tahu identitas sang kepala klan". "kau, apa yang". "si tua itu, ingin kita saling membunuh dengan memasukkan kalga dalam rencana nya". "seperti nya si tua itu mengetahui sesuatu, dan merasa terancam". "aku tak mengerti apa maksud perkataan mu itu?!". "kalian akan mengerti sendiri nantinya, intinya jangan percaya dengan si tua itu". "sampai jumpa". "tung-". "rencana? Rencana apa? Seperti nya ada sesuatu yang terjadi". "lissa, kita sebaik nya berhati-hati juga dengan kepala vayern". "ya, sebaiknya kita berhati-hati".
•tempat kalga•
"bwuuur" (suara air)
"ah, susah sekali!"
"lakukan dengan tenang,dan fokus agar kamu bisa menambah air nya"
"baiklah! Ku lakukan!"
Kalga lalu bermeditasi dan menenangkan pikirannya. Tiba-tiba dia mengeluarkan aura hitam & putih nya lagi. Kalga menerbangkan sedikit air, lalu membuat skala air tersebut menjadi besar. Kalga tersadar "eh?! Kenapa aku melayang?!!". "kalga?! Fokus saja?!". "baiklah!". "byuuur". "bagus kalga! Kamu sudah melakukan dengan baik". "ah itu sangat melelahkan!". "bagus kalga kamu menyelesaikannya dalam 3 hari, 21 jam, 59 menit, 57 detik". "GAK USAH SE-DETAIL BEGITU!!". "ah..aku..lelah...aku tidur dulu...". Kalga tertidur. Di lain tempat..
"Siapa kamu?"
"aku?"
"aku, karina."
"spedent magicians: Fist of Monk"
"seorang tipe support ya?!!"
"spedent magicians: Fiat of Fairy"
"cih, kau meremehkan ku ya?!!"
"apa yang kamu mau?! Bukannya kamu Anaknya Dunaven?!"
"aku mau kamu untuk menjauhi kakak ku!!"
"kakak mu?!! Siapa dia?! Aku tidak tahu!"
"jangan pura-pura tidak tahu! Spedent magicians: Vital visions+doom punch!"
"argh"
"myuu!"
"kau!!"
"jangan lissa!"
"dia anak nya tuan dunaven"
"persetan dengan itu!!"
"spedent magicians: Dust Fingers!"
"spedent magicians: Flaming Palm!"
"hiyaaa!!!"
"Captain of spedent: Big tree"
"hei,sudahlah. Tidak perlu berkelahi"
"anda adalah...."
"tuan dunavel!"
"apa yang ayah lakukan disini?"
"tentu saja menghentikan perkelahian kalian!"
"kenapa?!! Dia ingin mencelakai kakak!!"
"tidak mungkin lah, soalnya dia itu... Bla,bla,bla ,bla (bisik-bisik)"
"hah?!!"
"maafkan aku, nyonya myuu"
"e-eh??"
"maafkan aku yang bodoh ini, kakak ipar"
"ka-ka-ka-kakak ipar?!!!"
"apa maksudnya kakak ipar?!!"
"tuan dunavel apa ini?!!"
"hihihi"
Datang kalga, "oh!! Ada myuu,lissa!". "kalga!". "wah, ada karina dan ayah juga!". "ayah? Apa maksud nya ayah?". "hei karina, nih keripik pedas nya!". "makasih kakak!". "iya iya". "uh? Myuu? Kamu kenapa? Merah banget wajah nya? Sakit ya?". "enggak k-kok!!". "ehem!!! Tuh suami mu khawatir!". "suami?! Eh? Ada apa ini? He..he". Myuu pingsan. "myuu! Kamu gak apa apa?!".
"kok myuu bisa pingsan sih"
"hehehe... Mau tau aja!"
"uh..."
"kalga, kamu lebih baik dirumah saja, jangan keluar rumah"
"kenapa? Aku diawasi?"
"eh enggak, ayah hanya khawati-"
"tenang saja, aku juga seorang spedent"
"spe-spe-spedent anak ku yang tampan ini menjadi penyihir, nanti kamu terluka gimana, uhuhuhu!!"
"uh...kalga..sepertinya ayahmu sangat menyayangi mu"
"ya..aku tahu."
"kakak, kamu tahu gak aku ini juga spe-"
"tau kok, dari 2 minggu yang lalu"
"eh?!! Kok bisa?!!"
"aku diberi tahu todelka"
"todelka? Si psikopat itu?"
"ya, dia baik."
"baik darimana?!"
"aku bisa menilai orang baik dan jahat, dari energi nya"
"oh.. Begitu ya?"
"ayah,karina,lissa. Seperti nya si vayern itu merencanakan sesuatu"
"ya, aku tahu hal itu."
"dia merencanakan untuk mengambil alih kekuasaan kaisar spedent"
"kaisar spedent?"
"ya"
Jabatan spedent terdiri dari: Penyihir biasa+kapten spedent+kepala klan+kaisar spedent.
"kalau begitu kita harus-"
"tidak bisa, dia sangat kuat"
"semua penyihir spedent tahu akan kebusukkan si vayern itu, tetapi mereka tidak cukup kuat untuk menghabisi vayern"
"jadi bagaimana caranya?"
"kita tunggu sampai dia mulai bergerak dengan pasukannya"
"kapan itu akan terjadi"
"seminggu lagi"