Supreme Lord

Supreme Lord
CH.14



"Taiber,han,mon,tam,dam,doku dan kushi"


"mereka adalah partner kalian!"


"Jaga dan rawat baik-baik, kotorannya juga di bersihkan, hihihi"


"ini raja...suka bercanda ya?"


"aku rasa begitu"


"baiklah, raja kami berpamitan"


"tunggu dulu, aku ingin berbicara dengan anak rambut tajam itu"


"anak rambut tajam?"


"iya..yang bermata aneh, dan wajah pas-pasan?"


"kemungkinan nya 99% adalah kalga."


"OI TODELKA, CARI MATI HAH?!"


"APA HAH?! OTAK OTOT?!"


"Sifat mereka berdua benar-benar unik, memang cocok diberi spirit kucing dan anjing"


"kamu, kalga?"


"iya, raja"


"kemarilah, nak. Aku ingin bicara empat mata dengan mu"


"King of spirit realms: Invisible place"


"eh?! Kenapa orang-orang menghilang?! Kakek ini bagaimana?!"


"tenang lah nak. Ini ruang tak terlihat hanya kesadaran mu dan aku saja yang menghilang"


"oh begitu, kakek hebat ya?!"


"iya aku heba.... TUNGGU?!! APA MAKSUDMU KAKEK?!! AKU INI MASIH MUDA!!!"


"Gak mungkin. Wajah kakek keriputan kayak umur 80 tahun."


"krrrr...."


"(menghelah nafas) baiklah, kita bicarakan sesuatu yang penting sekarang"


"apa itu?"


"spirit mu....kalau tidak salah kushi kan?"


"iya.."


"dia tidak berelemen, iya kan?"


"benar,kek"


"aduh dipanggil kakek lagi."


"spirit mu itu spesial..meski tak berelemen"


"spesial? Tentu saja! Dia adalah sahabat ku nantinya"


"kamu benar-benar aneh ya"


"aneh? Apa maksud kakek?"


"biasanya orang-orang yang memiliki spirit tak berelemen akan merasakan kekecewaan di hati mereka. Tetapi, kamu malah senang dan bahagia"


"itu disebut aneh ya? Aku tidak menilai nya dari kekuatannya, aku ingin memiliki spirit agar mendapat sahabat yang baik"


"hahaha! Kamu benar-benar seorang yang aneh"


"eh??"


"baiklah, kamu boleh pergi."


Kalga kembali ke dunia nyata, bagi orang-orang di dekat nya, kalga seperti sedang berbicara kepada raja tetapi tidak kedengaran. "kalga? Kamu udah selesai bicaranya? Bicara apa sih sampai bisik-bisik segala". "bukan hal penting kok!". "baiklah raja, kami pamit". "doubee! Antar kan mereka". "baik, yang mulia!". "spirit magicians: Portal transportation". "silahkan masuk, anda-anda sekalian. "Baiklah, terima kasih doubee". "sama-sama, para penyihir spedent". Mereka kembali ke alam dunia, tempat mereka tinggal. "Hai dam namaku rai, kamu suka makan apa". "OI DIA BARU SAJA LAHIR MANA MUNGKIN NGERTI LAH!!". "Kamu benar juga. Siapa nama mu?". "namaku gak diingat ya?". "aku kalga, kalau kamu?". "Deserugeta growey". "bukannya nama mu rai?!". "gimana kamu tahu?! Padahal aku udah sembunyikan identitas ku!". "syukurlah ada anak yang lebih bodoh daripada kalga". "oi!!!". "oke,oke! Anak-anak. Spirit kalian baru berumur satu hari, jika ingin diajak bicara setidaknya harus berumur 10 hari". "ayah!! Tunjukkan spirit ayah!". "baiklah, anak ku yang manis". "Kalrina!". "kal..rina..?". "ya, dia spirit ku tercinta namanya berasal dari kalga dan karina, anak-anak ku tercinta!". "sudah kuduga...". "ayah membuat ku geli...iya kan kak?". "iya..". Seekor spirit kuda keluar. "Apakah ada sesuatu, dunavel?". "yo! Kalrina.. Baik-baik saja kan?". "aku baik-baik saja, mereka anak-anak mu?". "ya! Mereka anak-anakku yang imut...aduh...jadi gemes deh!!". "aduh...aku merinding...". "dunavel, kamu jarang mengeluarkan ku ya...". "kenapa kamu mengurung ku disana hah?!". "aku tak bermaksud apa-ap" [HOLY BEAM!]. "ADUH!! SAKIT!! DASAR KUDA GILA!!! KALAU KAU TAK MEMAKAI NAMA ANAK-ANAKKU YANG MANIS, SUDAH KUBUNUH KAU!!". "kalga...ayahmu lucu ya". "ehehe..seperti yang kamu katakan..". "ngomong-ngomong myuu, kamu tinggal dimana? Aku gak pernah lihat tempat tinggal mu". "aku tinggal di belakang pusat klan". "pusat klan?". "iya". "tempat macam apa itu?". "oh iya kamu masih baru, tempat itu berisi buku-buku kuno klan". "jadi begitu... Kapan-kapan ajak aku kerumah mu ya!". "jangan begitu". "kenapa memang nya?". "uh...oh..ya! Tempat ku kotor". "aku bersihkan.". "rumah ku bau". "nanti aku bawa penghilang bau. "rumah ku banyak tikus". "aku gak takut tikus". "aku gak ada makanan dirumah". "aku bawa makanan dari rumah". "po-pokok nya nggak boleh!". "ba-baiklah, maaf aku memaksa mu". "eh..aku minta maaf kalga, aku gak bermaksud..". "tidak apa apa kok! Kamu pasti memiliki masalah tersendiri..maaf ya!". "i-iya!". "EHEM! PASUTRI SEDANG BERMESRAAN NIH". "eng-enggak kok!". "jawab enggak trus nih!!". "oke anak anak ayo pulang kerumah masing-masing!". "baik tuan!". "ayah, ayah yakin mau pulang sekarang? Bukannya ayah sudah izin dengan ibu, pulang 4 hari lagi?". "ibu mu pasti mencari ku makanya aku pulang lebih cepat!". "terserah ayah deh..". "aku pulang". "oh, kalga, karina kalian udah pulang?". "iya bu". "ibu, ayah juga udah pulang". "Hai..sayang.. (wajah sok tampan). "KENAPA KAMU JUGA PULANG!!!!". "Eh, gak boleh ya?!!". "karina kita keatas aja, aku mau tidur". "iya kak!". "Guru! Aku pulang!". "guru??". "aku disini...". "guru aku sudah pul-". "EH?!! GURU KAMU KENAPA?!". "Apa maksud mu?". "wajah mu, seperti... Hantu!". "aku kan emang hantu.". "iya juga ya". Sementara itu dikediaman keluarga jaergus.


"DASAR ANAK BODOH!! BISA-BISANYA KAMU DAPAT MERPATI?!!"


"Maaf ibu..."


"GAK ADA KATA MAAF! KELUAR DARI RUMAH!! KAMU GAK BOLEH MAKAN MALAM INI!! BIKIN MALU KELUARGA JAERGUS AJA!!"


"Sudahlah, Zhue!"


"paman..."


"myuu, kamu gak apa-apa?"


"aku gak apa-apa"


"zhue, dia masih anak-anak, jangan kasari dia terus!"


"dia mendapat spirit merpati, betapa malu nya aku dihadapan kepala keluarga lain!. Dia bikin malu saja! Sama seperti Fuuta!"


"sama seperti ayah?..."


"zhue! Kamu sudah gila?!!"


"Myuu, dengar ya! Ayahmu itu seorang pecundang! Dia mendapat merpati sama seperti dirimu!"


{myuu, kalau kamu udah besar nanti bakal dapat yang namanya spirit}


{spirit itu apa ayah?}


{kamu bisa memanggil hewam bukan?}


{aku bisa ayah}


{sama seperti itu! Kamu bakal dapat teman}


{wah!!!}


{kamu rajin-rajin ya sayang biar dapat spirit yang cantik}


{iya,ayah!}


"ada apa myuu? Kamu mengingat masa lalu mu ya?!!"


"ayah mu seorang pecundang bukan?!!"


"ayah...bukan pecundang"


"apa?! Aku tidak dengar?!!"


"ayah, bukan seorang pecundang!!!"


"apa katamu anak brengsek!!!"


"zhue!"


"kakak?! Gak usah ikut campur"


"sudahlah!"


"meski merpati adalah spirit yang lemah, bukan berarti myuu harus-"


"omong kosong."


"kakak Dan?"


"seharusnya dia digugurkan saja"


"kakak dan!"


"ada apa leo!"


"digugurkan? Apa maksud kakak?!"


"kau tidak tahu? Seluruh anggota keluarga sudah tidak menerima dia lagi, leo! Jangan lakukan hal bodoh, biarkan saja dia terbunuh!"


"apa?!! Aku membiarkan kalian membunuh nya?!!


"kakak dan, kita harus menyingkirkan anak nya si fuuta"


"zhue!! Dia anak mu!!"


"anakku? Jangan omong kosong!! Aku tidak memiliki anak!!"


"i...ibu?..?"


"myuu! Larilah!"


"paman..."


"larilah,cepat!!"


"leo!!!"


"cepat myuu aku tidak dapat menahannya lebih dari ini!!"