Supreme Lord

Supreme Lord
CH.11



"kenapa si gila itu sekelas dengan ku...ini...kacau sekali"


"di film-film biasanya akan duduk di dekat jendela, tambah lagi belakang ku kosong, mati lah aku dia akan duduk di belakang ku"


"Todelka, kamu duduk di belakang kalga, dia anak rambut coklat itu"


"baik..."


Beberapa menit kemudian, semua perempuan di kelas menatap kalga dengan tatapan yang menyeramkan. Kalga hanya pura-pura tidak tahu, dan menghiraukan mereka "kenapa mereka natap ke aku terus, aku gak salah apa apa, salahin bapak gurunya!!". Bell istirahat berbunyi, kalga menjadi disegani karena aksi nya yang menghajar orang-orang penggangu, kalga pergi ke kantin "bu nasi goreng nya dong, tambahin udang nya ya". "iya..". Dia bertemu myuu dan lissa "hai kalga!". "hai myuu, lissa". "eh, pengganti kepala klan vayern siapa ya" (bisik-bisik). "ayah mu kalga, tuan dunavel". "eh...ayahku...ya...kenapa aku merasa geli..". Mereka berbincang-bincang, setelah itu mereka kembali ke-kelas masing-masing.


"todelka..."


"oh, kalga."


"kenapa kau pindah sekolah?"


"tidak boleh ya?"


"bukan begitu..."


"aku tahu kamu iri kan aku didekati banyak cew-"


"enggak, sama sekali enggak!!"


"terus...??"


"apa kau merencanakan sesuatu?"


"tentu tidak"


"kenapa kau bertanya demikian?"


"hanya curiga"


"baiklah, sampai jumpa"


"ya!"


Mereka berdua berpisah. Semenjak dunavel yang memimpin klan, dia merubah aturan "orang luar hanya boleh bergabung jika sudah mencapai tingkat 2" menjadi "semua tingkatan"


Level penyihir dibedakan menjadi 10 tingkatan


Tingkat 1 (penyihir pemula seperti: kalga,todelka,myuu,lissa,karina)


Tingkat 2 (penyihir yang sudah berpengalaman dalam bertarung dan biasanya seorang pemimpin/orang penting seperti: dunavel, dan vayern)


Tingkat 3 (penyihir yang menyamai malaikat)


Tingkat 4 (penyihir yang menyamai demi-god)


Tingkat 5 (penyihir yang menyamai dewa)


Tingkat 6 (penyihir yang menyamai malaikat tertinggi)


Tingkat 7 (penyihir yang menyamai raja iblis)


Tingkat 8 (penyihir yang menyamai gaia)


Tingkat 9 (penyihir yang menyamai dewa tertinggi)


Tingkat 10 (penyihir yang tiada tanding nya, disebut-sebut sebagai penyihir dengan kekuatan tak terbatas)


•di rumah kalga•


"guru, sekarang aku harus bagaimana"


"berlatih saja sana!"


"berlatih dimana?"


"terserah!"


"gak apa-apa!"


"ngambek tuh pasti!"


"hm! Enggak ngambek kok!"


"aku beliin ramen ya? (makanan kesukaan guru)"


"yaudah kalau kamu maksa!"


"dirayu pake ramen mau juga ya?"


"guru, aku harus berlatih dimana? Dan berlatih apa?"


"tingkatkan mana dan sihir mu dengan berlatih fisik dan berlatih sihir"


"baiklah terima kasih guru, air hangat nya ku taruh di atas meja, ambil aja gak ada orang kok!"


"anak kurang ajar!!"


"baiklah! Saat nya berlatih!"


"pertama-tama meditasi dulu meningkatkan kekuatan sihir"


"lalu berlatih fisik biar jadi saitamex!"


Sementara itu, myuu dan lissa diberi perintah oleh dunavel untuk berlatih bersama menyempurnakan teknik gabungan dan teknik masing-masing. Todelka, sedang menyendiri di goa dan bermeditasi menyempurnakan sihir nya. Karina juga pergi untuk latihan, kelima orang ini berlatih selama 2 minggu dan tidak masuk kelas, dengan "alasan" kecelakaan.


"push-up, sit-up, pull-up 1.000x bagiku sangat mudah, tubuh ini menjadi sangat berbeda sebelumnya. Aku harus melakukan 7.000x setiap nya"


Setelah melakukan semua nya, kalga masuk kedalam alam bawah sadar nya dibantu oleh eskarius.


"aku datang untuk mengambil sedikit kekuatan"


"aku sudah tahu akan hal itu, aku yang disana yang mengirim mu kesini bukan?"


"tak usah banyak bacod, kita lakukan"


"baik, baik"


"masuklah kedalam kegelapan itu, taklukan lah dan ambil sedikit bagian darinya"


"aku mengerti".


Kalga berjalan kearah kegelapan itu, tiba-tiba kegelapan itu mencoba melahap kalga, kalga menghindar dengan kecepatan nya. Kalga mencoba menarik bagian dari kegelapan itu, tetapi, tidak berhasil. Ia terus berusaha, dan akhirnya berhasil menarik sedikit dari kegelapan itu keluar.


"argghh!!! Sini kau!"


"[apa yang coba kau lakukan]"


"kegelapan ini bisa berbicara juga ya?"


"hyaaa!!!"


"krrgghhhh"


Sebagian dari kegelapan itu berkata "[aku akan menjadi kekuatan mu]". Lalu kegelapan itu masuk kedalam tangan kanan kalga.


"argh..."


"aku pusing.."


"kau berhasil mengambil sedikit dari kekuatan itu ya"


"iya..."


"sedikit dari kekuatan itu saja sangat kuat...mungkin...kamu bisa naik tingkat dengan kekuatan itu"