Supreme Lord

Supreme Lord
CH.6



"ja-jangan mendekat! Mo-monster!!"


"eh...kan kamu yang mulai duluan"


"maafkan aku, tolong!!"


"idih, rendahan sekali kamu"


"spedent magicians: Star beam"


"ti-tidak!!!"


Datang myuu dan lissa. "Spedent magicians: Water eagle". "hancurkan beam itu, water eagle". Beam itu hancur, lissa berkata "todelka, sudahkah kamu diperingatkan kepala klan?". "oh, lissa! Aku senang kamu disini!, aku sudah diperingati kok oleh kakek tua itu!". "dasar, sopan dikit dong!". "spedent magicians: Vital vision". "eh lissa? Kok kamu menggunakan yang bukan tipe mu? Gak bakal ngaruh jadi nya, buang-buang mana aja". "heh? Bukannya kamu juga begitu? Menggunakan tipe elemental padahal kamu seorang item creator". "yah...ketahuan". Mereka bertarung 2 lawan 1, myuu menggunakan "water eagle" melukai bahu todelka. Lissa, menendang todelka ke arah myuu, tetapi, todelka menghindar dan melukai lissa menggunakan "spedent magicians: Giant toad". "lagi-lagi kamu menggunakan yang bukan tipe mu, todelka?". "itu tidak apa apa, kalau aku menggunakan tipe ku, kalian bakal mati, sedih tau!". "gak usah banyak bacot, psikopat gila". Todelka tersenyum gila, ia menggunakan "giant toad" nya lalu merobek kulit myuu. Myuu kesakitan, lissa menggunakan "spedent magicians: Gyro Heal". Berhasil memberhentikan pendarahan myuu. Mereka bertarung sangat sengit di udara, lalu todelka berkata "hah...udah bosan nih...aku akhiri aja ya?". "apa katamu?!" ucap lissa. "spedent magicians: Rainbow Gun". "poww!!" (suara laser). "argghh!!". "lissa!!"


"kurang ajar!!". "spedent magicians: Flaming god!". "jangan myuu! Itu dapat membahayakan dirimu!!". "aku tak peduli". "bunuh dia flaming god". "hehehehhehe...jadi seru nih". "spedent magicians: Electro Knife!". "haahahahahhahahaa!!!". "kkrrggghhh! Bunuh dia flaming god". "BOOOOMMMM!!". (suara ledakan sangat besar). "uh...". Myuu terbaring lemas karena mana nya terkuras menggunakan flaming god, tetapi, flaming god tidak dapat membunuh todelka, hanya, mrnghanguskan tangan kanan nya saja. "sialan!!!!". "akan kuingat kejadian hari ini, lissa!!". Lissa kemudian membawa myuu ke kediaman klan, lalu ia disembuh kan disana. Sementara itu, kalga sedang berlatih dengan eskarius.


"997..."


"998..."


"999..."


"1000!"


"huufttt...huuufttt...akhirnya selesai juga!"


"bagus! Bagus! Kamu menyelesaikannya selama 6 jam! Ditambah lagi,kamu sudah lumayan kekar!"


"berisik!!"


"kalga,kamu pasti sudah tidak merasakan tekanan lagi bukan?"


"iya, padahal kamu bilang 2 minggu berlatih, tapi ini baru satu minggu, aku sudah berhasil"


"seperti nya begitu, karena aku baik.. Sisa seminggu nya...kita..."


"liburan!" (kalga)


"lati-latihan lagi?!!"


"ya!"


"ah, yang benar saja, aku sudah lelah latihan terus menerus!"


Tiba-tiba kalga merasakan adanya aura yang aneh disekitaran gunung. "guru! Aku merasakan ada aura aneh disekitaran lereng gunung!". "ya, aku juga merasakannya". "ayo kita ikuti aura itu!". "baiklah". Mereka berlarian di lereng gunung dan bertemu seseorang yang tengah membunuh orang lain. "kau! Apa yang kau lakukan?! Membunuh orang lain?!!". "ya, ini menyenangkan! Mau coba". "dasar gila!". Kalga melihat tangan kanan orang itu yang terbakar. "kau bertarung dengan orang lain ya?!!". "oh, iya! Seorang perempuan membakar tangan ku, dan kubuat dia mati!". "dasar, biadab!". "namaku bukan biadab, namaku todelka!". "cih, lebih baik kita bertarung!". "kau membunuh orang yang tidak bersalah!". "heh...dari ekspresi mu kau terlihat tak peduli, siapa namamu?". "kalga, wajahku memang begini dari lahir, aku susah membuat ekspresi!". "spedent magicians: Thunder bolt!". "tipe elemental ya?". "spedent magicians: Earth shield". "cih, seorang spedent juga ya?, tak kusangka ada yang bersifat begini". "pasti orangtua mu tidak pernah mengajari sopan santun!". "BERISIK!!!". "oh...kau marah ya? Wajar sih, anak nya begini, orangtua nya begini juga!". "cari mati kau ya?!!!". "spedent magicians: Grenade launcher!". "spedent magicians: Giant turtle!". "cih, kau ini apa? Bisa mengeluarkan dua tipe tanpa pengurangan?!!". "kau seorang...tidak mungkin! Hanya khayalan ku saja!!". "mau bilang all types? Ya aku all types". "kau pasti sedang bergurau ya?!!!". "gak percaya? Nih, spedent magicians: Vital vision". "disitu ya?". "a-apa?!! Jangan serang "anu" ku!". "hehe... Makasih!". "spedent magicians: Baseball (dilemahkan 50% supaya tidak menghancurkan masa depannya). "pak!!". "aduh!!!!!". "sakit!!sakit!!".


"kalga menggunakan kata-kata untuk memancing lawan, dan berpura-pura mengetahui vitalnya, licik sekali. Meski seorang all types, dia masih belum bisa menggunakan item creator dan support"


"ditambah lagi, mana nya yang sedikit, ia memanfaatkan kekuatannya sebaik-baiknya"


"apakah kalga benar-benar 'dia'. Tetapi, 'dia' bukanlah seorang yang licik!"


"ah sudahlah, aku lihat saja."


"mengapa kau membunuh orang-orang?"


"apa maksudmu? Mereka? Hm..mereka hanyalah cecunguk yang bodoh, mereka memukul ku duluan, ditambah ini adalah misi dari si "kakek tua" itu"


"kakek tua? Siapa dia?"


"kau kan seorang spedent."


"aku baru menjadi seorang spedent, seorang pemula"


"kau pemula yang bukan pemula"


"ya terserah. Siapa kakek tua itu"


"dia... Vayern.."


"vayern..vandal...omega"