Supreme Lord

Supreme Lord
CH.3



Esok pagi nya...


"ZzzZzzZ"


"huuup!! (menarik napas)....BANGUN BOCAH!!!"


"wah!!!"


"apaansih?! Bikin kaget aja!"


"Hahaha..jika tidak dibegitukan kamu gak bakal bangun..


"TOK!TOK!TOK!. Kalga? Kamu ada didalam? Ayo bangun!"


"ya, bu! Aku akan segera kesana"


"kikikiki, hari ini aku akan mengajari mu sihir"


"buat apa?"


"bodoh! Kamu kan sudah bertemu denganku, itu berarti kamu bakal terlibat dengan banyak pertarungan!"


"kenapa begitu?"


"karena aku! Eskari-"


"ya. ya. horee (suara tak peduli)"


"BOCAH BRENGSEK INI...."


Kalga turun kebawah, lalu memakan sarapan pagi, dan bersiap-siap untuk latihan. Saat ingin pergi, kalga kaget,sebab eskarius ikut bersamanya "ke-kenapa kamu ngikutin aku!!?!" eskarius menjawab "gak apa apa lah! Aku ingin ke tempat bernama sekolah itu!". "baiklah, tapi jangan mengacau ya!". "tenang saja!". Mereka pun berangkat ke sekolah. Sesampai nya disekolah, seseorang mendatangi kalga, ia berkata "wih, udah sembuh aja kamu!". "udah sembuh kan ya?! Belikan aku makanan dong?!!". Kalga menjawab "aku lagi sibuk Varn, nanti saja. Lagian sudah masuk kelas". Kalga berani berkata demikian sebab menurut nya, orang-orang yang berlaku tak pantas kepada "myuu" kemarin adalah geng dari Varn. "wah, udah berani ngelawan kamu kalga?". "kalau begitu...aku pukul kamu!". Kalga menangkis pukulan varn, dan mendaratkan pukulan diwajah varn dengan telak. Varn pun merengek kesakitan, Kalga berkata "aku tak ingin melawan mu, tapi bukan berarti kau dapat berlaku seenak nya dengan ku. Dan pukulan ini adalah, pembalasan untuk myuu!".


Sepulang dari sekolah...


"hei, bocah. Kamu tadi pagi memukul nya karena apa?"


"dia menyakiti wanita, aku tak bisa biarkan itu!"


"pasti wanita yang kamu sukai, kikikikik"


"ti-tidak!"


Datang myuu dengan lissa menyapa kalga. "hai kalga! Kamu udah baikan ya?". "iya, aku udah baikan!". "wah, cepat banget kamu udah baikan aja!". "ehehe, iya". "sudah dulu ya kalga, aku mau pergi! Sampai jumpa!". "ya!".


"Hei tuan eskarius, kamu kapan mau mengajari ku sihir?"


"sekarang."


"eh?"


"king of world realm: Teleport {Gunung Gargan}


"wah! Kita dimana?"


"gunung gargan. Aku akan melatih mu disini."


"Benarkah?"


"ya. Dan mulai sekarang panggil aku guru atau yang mulai eskarius vandal omega."


"ya. guru. horee. (suara tak peduli)


"bocah ini...!."


"pertama-tama, coba duduk dan bermeditasi di batu paling besar itu selama 1 jam. Jika kau berhasil aku akan menyudahi pelajaran hari ini"


"itu mudah sa-"


"jangan sampai terkena air, jika kena harus ulang dari awal"


"a..apa?"


"tapi itukan dekat dengan air terjun"


"lakukan saja!"


"baiklah.."


Kalga berusaha bermeditasi, tetapi ia terus menerus gagal. Dia terus mencoba dan mencoba. Ditengah-tengah kegagalan itu, kalga tiba-tiba masuk kedalam alam bawah sadar nya. Di alam bawah sadar nya itu, ia bertemu dengan "eskarius lain". Lalu, eskarius itu menancapkan pedang yang amat panjang ke jantung kalga. Eskarius yang asli berkata "jika anak itu dapat menyelesaikan pelatihan pertama ini, itu berarti dia adalah orang yang terpilih".


•dalam alam bawah sadar•


"argh!!"


"lepaskan pedang itu, jika kau tidak dapat melepaskan nya kau akan mati. Aku beri kau waktu 50 menit untuk melepaskan nya"


"argh, ap..apa..apaan ini"


"krrggghh!!!!" (berusaha menarik pedang itu)


"arggghhhhh!!!!"


"ahhh, pedang ini menghisap-ku!!"


"ya,pedang itu menghisap mu. Jika lebih dari 50 menit kamu akan mati terhisap.


"perkenalkan nama ku aura!, aku disini untuk membunuh kalian berdua! Bersiaplah!"


"epident magician: diamond sword"


"argh!"


"lissa!!"


"epident magician: death thorn"


"spedent magician: thunder wolf!"


"wah, seorang summoner? Hihihi"


Tipe penyihir dibagi menjadi 5


1.Elemental (sihir yang berfokus pada penciptaan elemen dasar/elemen dewa: api,air,angin,petir/cahaya,kegelapan.)


2.Item Creator (sihir yang berfokus pada penciptaan suatu barang: pedang,tombak,duri,dll)


3.Summoner (sihir yang berfokus pada pemanggilan bisa hewan,orang yang telah mati,iblis,malaikat,bahkan dewa)


4.Support (sihir yang berfokus pada pendukungan, tidak harus penyembuhan)


5.All types (sihir yang tidak berfokus pada satu tipe saja, melainkan ke semua tipe. Mereka tidak akan mengalami penurunan kekuatan jika menggunakan sihir yang bukan tipe nya.)


Penyihir akan mendapat penurunan kekuatan jika menggunakan tipe lain contoh:


Myuu yang seorang summoner menggunakan light axe (tipe elemental) (di chapter sebelumnya) mendapat penurunan sebesar: -40%.


"epident magician: gaia wall!"


"a-apa?!"


"myuu, mundur sedikit!"


"spedent magician: Fire bomb!"


"lambat! Epident magician: Poison bow!"


"argh!"


Badan lissa tertancam anak panah beracun. Myuu memanggil thunder wolf nya untuk membawa lissa ke tempat aman. "myuu! Apa yang kamu lakukan?! Aku masih bisa bertarung. "tidak, kamu sudah teracuni". "thunder wolf! Bawa lissa ke bangunan yang hancur itu!".


"epident magician: Rocket launcher!"


"spedent magician: Flame Rhino!"


Pertarungan mereka sangat sengit, myuu menggunakan flame rhino, membuat aura terpental cukup jauh, tetapi dengan cepat ia kembali. Aura menggunakan "epident magician: Speed Boots".


Myuu menyerang dengan flame rhino dan berhasil melukai perut aura, aura menjadi sangat agresif, ia menyerang secara membabi buta. Myuu terluka parah, perut nya terkoyak tetapi, dia menggunakan "spedent magician: Angel heal". Karena bukan tipe nya, luks tersebut tidak tertutup secara maksimal tetapi mengurangi rasa sakit. Mereka terus bertarung hingga mereka berdua sama-sama kehabisan sihir. Lissa datang lalu menyerang penyihir epident tersebut dengan "spedent magician: ice shot" lalu penyihir itu mati.


"myuu! Kamu tidak apa apa?"


"justru kamu yang harus nya di khawatirkan lissa"


"ayo! Aku akan membawa mu ke rumah sakit"


"tidak,lissa. Aku baik-baik saja."


"jangan mengkhawatirkan aku myu, racun ditubuh ku sudah keluar, berkat thunder wolf mu.."


"wouf..wouf..." (suara minta dimanja)


•gunung gargan•


"Kkrrraaaagghhh!!"


Pedang yang menusuk jantung kalga di alam sadar nya pelan-pelan lepas. Tetapi, waktu sudah menunjukkan 49 menit 50 detik.


"10"


"9"


"8"


"7"


"6"


"5"


"4"


"3"


"2"


"1"


"0"