
Masa sekarang...
Di sekolah...
"Oi, Kalga! Sini dulu!"
"ada apa?"
"belikan nasi goreng dong!"
"ah, aku..lagi..ada ker-"
"Pak!!" (suara pukulan di wajah)
"apa katamu tadi? Aku gak dengar?"
"eng-enggak,enggak!"
"kau lihat itu? Dia, kalga adalah babu ku! Tahu gak?!"
"hahaha!! Suruh dia lagi dong!"
"akan kusuruh besok! Kasian juga dia! Disuruh-suruh terus! Nanti gak bisa ngelayanin lagi..hehe"
Sesampainya di kedai..
"ibu! Beli nasi goreng dong! Tolong dibungkus ya!"
"iya.."
Saat sedang membeli nasi goreng, datang gadis paling cantik di sma-nya, bernama Myuu. Ia menegor kalga "halo kalga? Apa kabarmu?" wajah kalga memerah karena malu, kalga menjawabnya "ba-baik, kamu sendiri bagaimana?" "aku juga baik (tersenyum)"
Mereka berbincang-bincang seperti layaknya teman dekat. Tiba-tiba datang bergerombolan orang datang, mereka melihat kearah kalga, dan myuu yang tengah berbincang-bincang sambil menunggu pesanan. Mereka menyela pembicaraan dengan berkata "wah, ada yang lagi berpacaran nih?!!" wajah kalga makin merah ia menjawab ucapan orang-orang itu " enggak kok! Ka-kami cuma teman!" Myuu juga menjawab "iya, kami cuma teman!" gerombolan itu berbalik dan menunggu di tempat yang agak sepi dekat situ. Kalga merasakan ada yang mencurigakan, ditambah lagi wajah myuu yang seakan-akan takut dengan gerombolan itu. Tak lama kemudian, nasi goreng mereka berdua sudah siap. Myuu mengatakan "oke, sampai jumpa lagi, kalga!" kalga menjawab " ya,myuu!". Kalga mencurigai gerombolan tersebut, ia berhenti tidak terlalu jauh dan memantau dari kejauhan. Dan benar saja, gerombolan tersebut menghadang myuu. Samar-samar terdengar oleh kalga ["Hei, kamu cantik deh, mau "gitu" dengan ku?nanti ku bayar deh"]. Kalga, merasa sangat marah terhadap gerombolan itu, karena tidak sepatut nya begitu dengan wanita. Myuu, ketakutan ia berkata sambil menjauh "ja-jangan dekati aku!! Aku la-lapor polisi ya!!" gerombolan itu berkata lagi ["kok gitu sih, kami bayar lho, berapapun..hehe]. Kalga berlari kearah myuu, dan dengan cepat menendang salah satu dari mereka hingga jatuh. Ia berkata "jangan dekat-dekat kalian! Be-berani sekali kalian mengatakan hal yang tak pantas!". Gerombolan yang lain menonjok, menendang kalga. "larilah myuu!" myuu terheran-heran, dan berlari menyelamatkan diri. Sedangkan, kalga masih ditonjok dan dipukuli hingga satu tangan nya patah, wajah nya lebam-lebam. Mereka tidak meneruskan memukul kalga karena takut nanti di lapor polisi. Kalga lalu, kembali ke area sekolah dengan badan penuh darah. Hal itu membuat orang orang disekeliling berteriak dan membawa nya ke rumah sakit. Pemukulan terhadap kalga, dan penyelamatan kalga terhadap myuu sudah di beri tahu kepada kepala sekolah. Tanpa sepengetahuan warga sekolah lain, pihak sekolah memutuskan untuk memberhentikan murid yang melakukan kekerasan terhadap kalga. Kalga dibawa kerumah sakit, dan dibiayai oleh sekolah. Myuu berada disana karena khawatir terhadap kalga. Myuu mengingat kembali hal yang dilakukan kalga, karena kalga sangat jantan menurut nya.
"aku merasakan keberadaan penyihir epident"
"epident? kamu serius lissa?"
penyihir spedent: penyihir yang mendukung eskarius vandal omega, membentuk klan besar
penyihir epident: penyihir yang mendukung jegal grolin raizen, bergerak sendiri-sendiri
"myuu, siap-siap"
"spedent magicians: Heat vision"
"disana, lissa!"
"ok!!"
"spedent magicians: Wind of Darkness"
"epident magicians: Fire slasher"
"serang dia! myuu!"
"baiklah! spedent magicians: Light axe.
"cih. kalian melindungi orang yang salah, cepat atau lambat kalian pasti menyesal"