
Hari sudah pagi dan aku juga KimCha pulang menuju apartement. Sesanpai di apartement aku pun menanyakan apa yang kegiatan atau yang dilakukan KimCha pada saat aku sedang kuliah.
KimCha memang menjawab pertanyaan ku tapi jawabannya adalah dia hanya bermain -main apa lagi main boneka. Tapi tidak mungkin hanya bermain boneka sehingga dokter mengatakan tubuhnya merasa capek atau lelah. Aku harus mengikuti kemana pun KimCha pergi.
Hingga pada sore hari, aku melihat KimCha keluar dari apartement dan menaiki taxi. Aku juga tidak mau ketinggalan karena itu aku langsung masuk ke mobil dan segera mengikuti taxi tersebut. Aku terus mengikutinya hingga memakan waktu 1 jam untuk sampai ke tempat yang ingin didatangi KimCha.
Setelah itu, KimCha pun keluar dari taxi. Yang membuat ku bingung adalah kenapa KimCha berhenti tepat didepan rumah yang sangat besar dan juga mewah seperti istana. Tapi melihat raut wajah nya yang merasa sedih, aku berpikir mungkin dia ada hubungannya dengan rumah ini. Karena tidak tega melihatnya, aku pun langsung keluar dari mobil dan mendekatinya.
" KimCha...!!
" Kakak... , Apa yang kakak lakukan disini?
" kakak sudah tahu kamu sudah berbohong kepada kakak. KimCha jika kamu punya masalah bilang saja sama kakak. Kamu gak perlu nyimpan masalah kamu sendiri.
" Maaf kak. Gara - gara KimCha kakak jadi khawatir.
" Ya udah kalau gitu ayo pulang. Kita bicara di mobil saja.
Kami pun langsung ke mobil dan pulang menuju apartementku. Dalam perjalanan menuju apartement, KimCha mencerita kan kenapa dia terus pergi kerumah tersebut. Siapa sangkah KimCha adalah anak dari pemilik. KimCha pernah mengatakan kepada ku bahwa dia tersesat dan ada orang yang mau mencurinya dan itu ternyata bohong. Dia berbohong karena takut tak ada orang yang berbaik hati menjaganya atau membawanya bersama orang tersebut.
Dan cerita yang sebenarnya adalah KimCha yang selalu senang dan tersenyum dan selalu mendapatkan perhatian dan semenjak ibunya meninggal, KimCha selalu merasa terasingkan dan kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Kakak laki \- laki nya KimCha orang nya dingin dan sangat sulit untuk diajak berbicara dan hanya fokus untuk kuliahnya. Dan tidak punya banyak waktu untuk menghibur KimCha.
Walau pun tak mendapatkan perhatian dari keluarganya. Tapi KimCha masih memiliku pembantu pribadi yang sangat baik dan setia untuk menemani KimCha bermain. Tapi beberapa hari ini aku melihat ayah bersama seorang wanita dan aku bingung apa tujuan ayah membawanya. Apakah dia akan menjadi pembantu ku atau bukan.
Dan besoknya dia juga datang kerumahku dan dia melihatku dan langsung menghampiriku. Putri dari keluarga ini memang lah cantik dan imut . Aku tidak sabar pada saat kamu memanggilku mama dan tidur dipangkuanku. Wanita itu mengatakan hal tersebut sambil mengelus kepalaku. Tapi aku bukan lah seorang anak kecil yang akan menerima hal tersebut. Aku tak mau ada orang yang mengganti posisi ibuku.
KimCha langsung pergi menemui ayahnya dan ingin mengetahuinya lebih lanjut. Dan setelah sampai KimCha langsung masuk keruangan ayahnya tanpa mengetok pintu.
" Ayah...., KimCha ingin mengnanyakan sesuatu kepada ayah!
" KimCha ayah lagi sibuk, jadi kamu jangan ganggu ayah.
" Ayah jawab pertanyaanku... Siapa wanita itu yang mengaku akan menjadi mamaku.
" KimCha sekarang kamu harus sopan dan baik kepadanya karena dia akan menjadi mama mu, ayah akan menikah dengannya.
" Apa.....?? Menikah.....!!!
" Ayah tidak sayang lagi sama mama, makanya ayah ingin menikah lagi. AYAH JAHAT....JAHAT.......
KimCha benci dengan ayah.....
KimCha pergi ke luar dari ruangan ayahnya dengan penuh amarah dan kecewa akan tindakan ayahnya.
Dan besoknya diduga KimCha demam tinggi sehingga KimCha tidak bisa ikut keacara pernikahan ayahnya. Lagi pula KimCha tak tahu kalau ayahnya akan menikah pada hari itu.
Walaupun ayahnya akan menikah, kakak laki - laki KimCha juga tak hadir di perta pernikahan ayahnya dengan alasan karena banyak tugas skripsi yang harus di siapkan. Itu alasan pertamanya dan alasan kedua yang tidak dikasu tahunya adalah Kakak laki - laki KimCha masih belum menginginkan mama baru. Karena memurutnya mama nya yang sebenarnya belum lama meninggalkannya tetapi dia tahu kalau ayahnya adalah orang yang sangat keras kepala dan mementingkan diri sendiri.
Betapa malangnya nasib KimCha dan Kakak laki - lakinya yang selalu sabar akan tindakan ayah mereka setelah dia tinggalkan oleh sang mama tercinta.